PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Rencana Party Boy"


__ADS_3

Siang harinya setelah perawat membawakan obat dan surat resume untuk kontrol satu minggu berikutnya, akhirnya Arya diperbolehkan pulang.


Om Marco bersama dengan Boy ikut mengantar Arya pulang sampai di rumah Oma.


Setelah sedikit berbasa basi Marco mulai berpamitan untuk kembali ke kantornya.


"Ok Tante Lane saya pamit untuk kembali ke kantor lagi, dan kamu Arya cepat sembuh ya."


"Dan kamu Boy mau ikut ke kantor atau masih mau disini?"


Tanya Marco kepada Boy, sebelum pergi dari rumah Oma nya Arya.


"Boy mau disini dulu Pap, masih ada yang mau diobrolin sama Bee."


Jawab Boy yang masih enggan untuk kembali ke kantor.


Akhirnya Marco kembali sendirian ke kantor tanpa Boy.


Oma nya Arya yang di panggil Tante Lane oleh Papinya Boy ikut mengantar Om Marco sampai di halaman depan.


"Hati hati Marco, Terimakasih sudah mau mendidik Arya agar bisa menjadi penerus Galaxy Jewelry."


Kata Oma-nya Arya yang berterima kasih saat mengantarkan Om Marco Papi-nya Boy.


"Sama sama Tante Lane, saya pasti akan bantu Arya mendapatkan hak yang seharusnya milik dia, baiklah saya pamit pulang sekarang Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh."


Di dalam kamarnya Arya, Arya dan Boy mulai membuat konten memperlihatkan keadaan Arya yang sedang terluka lalu mengirimkannya kepada kelompok Boyband and Fans.


Tak butuh waktu lama begitu banyak notif pesan masuk yang menanyakan keadaan vokalis Boyband itu.


Ponsel milik Arya dan Boy tak pernah berhenti bergetar ? membuat Boy kewalahan harus membalas juga menjawab setiap panggilan yang masuk.


Arya yang melihat bagaimana sahabatnya itu kewalahan oleh konten yang di uploadnya sendiri, hanya bisa tertawa.


"Cari penyakit, rasain sekarang lo sendiri yang repot kan harus jawab semua pertanyaan mereka."

__ADS_1


"Gue gak ngira kalo bakal begini, cepet banget langsung ribuan coment masuk."


Ucap Boy yang gak nyangka kalo konten yang mereka unggah tentang lukanya Arya langsung menjadi top tranding di salah satu apk penghasil cuan.


"Jangan cuma koment doang ya ! jangan pelit subscribe gak bakalan bikin kalian miskin kok."


chat balasan koment yang dibuat oleh Boy.


Setelah membalas koment terakhir Boy merebahkan dirinya di samping Arya, dan bercerita jika sebenarnya dia mau buat party kecil kecilan untuk ngerayain hari jadinya dengan Lea.


"Padahal sudah dari jauh jauh hari gue plan mau buat party kecil kecilan, gue juga udah sewa tempat untuk konser BoyBand and Bee, tapi dengan musibah yang menimpa lo kemarin dan kondisi lo saat inu kayaknya semuanya bakal tinggal rencana doang Bee."


Keluh kesah Boy menceritakan rencananya.


"Emangnya lo buat party untuk ngerayain apaan sih bro Boy."


Tanya Arya sambil membenar posisi tidurnya yang belum bisa terlentang dan harus tidur miring karena luka dipunggungnya.


"Lo inget cewek gue Lea kan, akhirnya gue dan dia jadian Bee setelah sekian tahun gue sabar menunggunya."


"Hemmm si gadis DJ itu, yang gue kira cewek jadi jadian, selamat ya bro, akhirnya penantian panjang lo membuahkan hasil."


Ucap Arya sambil menepuk lengan sahabatnya yang sudah dia anggap saudara.


"Thanks Bee, tapi gue tetap berharap lo segera sembuh makanya buruan gowes lah Bee, jadi gue bisa ngerayain hari bahagia gue bersama lo dan teman teman kita yang lain, gue bahkan sudah order tickets untuk mereka semua loh."


"Iya... iya... doain aja gue cepet sembuh, gak perlu dibatalin karena seandainya gue belum seratus persen sembuh juga, gue masih bisa ikutan manggung nyumbang satu dua lagu bareng BoyBand."


"Thanks ya Bee, lo memang sahabat dan saudara terbaik buat gue, gue juga minta maaf, lo begini juga karena gue dan seandainya gue gak maksa minta lo temenin gue lapangan hari itu, gue takin lo gak bakal celaka terluka begini."


"Udahlah bro gak usah menyalahkan diri sendiri, seandainya memang sudah ditulis hari itu gue harus celaka, walau gak ikut lo kelapangan mungkin gue tetap akan celaka di tempat lain dengan cara lain, intinya semua sudah tertulis sudah takdir."


"Begitu ya... kok gue baru tahu he... he... he..."


"Lo telat sunatnya jadi telat belajar ngaji dan sholat sama pak kiyai makanya gak tahu yang begonian yang lo tahu cuma begonoan."


"He... he... he... lo tahu aja sih Bee kalo gue suka begonoan, kelihatan ya dari muka gue."

__ADS_1


"Kelihatan malah pake mbanget ha...ha... ha... udah ah gue mau merem lagi dulu, lo jauh jauh dikit mepet banget sempit nih."


Puas bercanda dengan Boy, mata Arya tiba tiba aja menjadi terasa berat, yang tanpa diketahui oleh siapapun termasuk Arya ternyata Wangi menggunakan ajian sirepnya untuk membuat Arya tertidur.


Wangi merasa khawatir jika Arya terlalu lelah dan kurang beristirahat akan berakibat memperlambat proses penyembuhan lukanya.


Ternyata yang tertidur bukan hanya Arya tapi Boy yang berbaring disampingnya pun ikutan tertidur.


Setelah keduanya tertidur, Wangi yang jahil memindahkan Boy yang sedang tertidur ke kasur lantai depan televisi.


Setelah memastikan luka Arya dalam keadaan baik-baik saja dan sudah mulai mengering, Wangi meninggalkan Arya setelah lebih dulu memberikan kecupan dipipi Arya.


"Selamat tidur Raden cepatlah sembuh."


Sebuah kecupan dan usapan lembut di pipi Arya Wangi berikan sebelum dirinya kembali menghilang seperti kabut.


Di tengah hutan yang gelap seekor harimau putih yang sedang bermalas-malasan sambil menyisir bulu bulu putihnya dengan lidahnya yang terjulur tiba-tiba melompat kaget dengan auman nya.


"Aaauuummmm...... geeerrrrrrr....., siapa yang berani melempariku dengan biji getah !!!"


Suara Auman dan teriakan marahnya menggema dalam hutan menakuti para hewan lainnya.


"Aku yang melakukannya dasar kucing malas, kau hanya tahu cara bermalas malasan dan tak memperdulikan asuhanmu yang terluka dan hampir mati seandainya aku sedang tidak disana."


Ucap Wangi yang tak kalah garang dan nyaring menjawab kata kata si singa putih yang taklain adalah Ashlan.


"Karena aku tau kau selalu bersamanya, jadi aku merasa tak perlu repot-repot untuk jadi obat nyamuk diantara kalian berdua."


Jawab Ashlan yang kembali merebahkan tubuh singanya dan mengibaskan ekornya.


*Hai gaes maaf ya karena outhor lama gak update, satu kata selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau hanya 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.


Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2