PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Rasa Yang Tak Hilang"


__ADS_3

Wangi yang jiwanya telah bereinkarnasi menjadi sosok Gadis yang kehilangan jati dirinya, beberapa hari Gadis yang masih trauma karena kejadian yang telah lalu, di ganggu seorang pemuda yang berniat tak baik padanya disaat dirinya pulang sendiri dan kemalaman.


Juga bagaimana tangannya bisa meremas hancur tangan pemuda itu, juga saat seekor harimau putih berukuran besar menerkam dan mencabik cabik tubuh pemuda yang sudah berniat tak baik kepadanya.


Semua kenangan itu masih terus berputar dalam ingatan Gadis sehingga membuatnya tak mau ikut Mak Yaya pergi berjualan ke pantai selama beberapa hari.


Tapi entah kenapa hari ini Gadis sangat ingin pergi ikut Mak Yaya untuk berjualan kembali, Mak Yaya yang melihat Gadis yang kembali bersemangat ingin ikut berjualanpun kembali khawatir walau ada rasa senang karena Gadis kembali mau menolongnya berjualan.


Entah kenapa jika Gadis ikut berjualan maka semua dagangan yang dijual oleh Gadis selalu habis terjual, berbeda dengan beberapa hari terakhir saat Gadis tak mau ikut berjualan, Mak Yaya merasa sangat sulit sekali untuk menjual dagangannya.


Seolah Gadis memiliki aura pengasih yang membuat apapun yang di dagangkan olehnya dapat habis laris terjual.


Disudut pantai tampak terlihat oleh Gadis ada kerumunan banyak pelancong, Gadis yang penasaran pun mulai mengajak Mak Yaya untuk ikut mendekat kearah kerumunan.


Mak Yaya pun setuju mengikuti keinginan Gadis untuk mendekat ke pada kerumunan, Mak Yaya berpikir mungkin dagangan mereka akan cepat laku terjual disana.


"Mak disana ramai sekali, kita lihat kesana yuk Mak siapa tahu dagangan kita laris manis disana."


Ajak Gadis yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Mak Yaya.


"Aamiin.... semoga saja ya Gadis cantik, hari ini dagangan kita bisa habis terjual."


Ucap Mak Yaya yang langsung mengikuti langkah Gadis yang mendekat kearah kerumunan.


Gadis melihat ada dua orang pemuda tampan yang menjadi pusat perhatian dari kerumunan disana, Gadis tiba-tiba merasa senang saat melihat jika salah satu dari kedua cogan itu adalah pemuda yang menarik perhatiannya saat pesta di pantai beberapa minggu yang lalu.


Yang membuat Gadis sampai pulang kemalaman dan mengalami peristiwa yang cukup membuat Gadis trauma dan takut keluar rumah setelahnya.


Dalam kerumunan para pengunjung.


Keduanya mulai menyapa para pelancong yang kebetulan mendekat kearah mereka karena penasaran dengan apa yang akan mereka berdua lakukan.


Bayangin aja dua cogan yang satu wajah setengah bule Indo+Latin, yang satunya original wajah asia tapi tampilan bak oppa Korea dengan setelan jas kerja tapi memegang gitar ditangan mereka masing-masing.


"Halo semuanya, kita berdua akan menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur para wisatawan yang berkunjung ke pantai ini. Tak perlu keluarkan goceng cukup anda berpartisipasi untuk menjaga kebersihan pantai ini, dan ikut mengumpulkan sampah yang bertebaran dipantai ya."


"Yap pantai ini milik kita bersama jadi mari kita jaga kebersihan dan kelestariannya."

__ADS_1


Keduanya tidak hanya bernyanyi tapi juga mengajak para wisatawan untuk ikut bersosialisasi menjaga kelestarian dan kebersihan pantai.


Yap siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikan lingkungan hidup kita kalau bukan kita sendiri, dengan membiasakan diri menjaga kebersihan pantai dari sampah kita sudah cukup berpartisipasi untuk generasi mendatang agar dapat menikmati alam yang indah.


Tiba saatnya alunan musik akutik mulai terdengar dari senar gitar yang mereka petik, dan mulailah terdengar suara Arya mulai menyanyikan sebuah lagu dari Budi Doremi.


Tak Kan Hilang


Lagu Budi Doremi


Jangan pergi dari diriku


Tak sanggup harus hidup tanpamu


Kar'na jauh lebih indah


Bila kita bersama


Seperti yang terjadi kemarin


Kini harus aku lewati


Langkah demi langkah yang menyepi


Membalut luka lagi


Yang kutahan hingga kini


Habis sudah nafasku


Menyebutmu namamu, ho-oh


Sampai di ujung waktuku


Mencintamu


Tak terganti

__ADS_1


Padamu, wo-oh-oh-oh-ho, ho-oh


Sampai di ujung waktuku


Sampai di ujung waktuku


Sampai di ujung waktuku


Mencintamu, wo-oh-oh-ho


Di antara kerumunan para pengunjung yang ikut menonton show gratis dari Arya dan Boy, pandangan gadis hanya terpaku pada sosok Arya, dirinya merasakan ada satu rasa yang tak bisa dia ungkapkan dan Gadis sendiri tak tahu itu apa.


"Cowok itu entah kenapa aku merasa sangat tidak asing, dan hati ini kenapa ada rasa yang tak bisa aku ungkapkan, aku rasanya ingin memeluknya tapi siapa dirinya sebenarnya"


Batin Gadis dan berusaha untuk membuka ingatannya.


Dengan pandangan yang tak lepas dari sosok Arya, Gadis mulai berusaha mengingat berusaha membuka sedikit memorinya berharap dapat mengingat sosok pemuda yang sedang menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung yang ada disana.


Tapi bukannya mendapatkan ingatannya kembali, Gadis justru merasakan kesedihan yang tak tahu hadirnya darimana, kepalanya pun menjadi sangat sakit dan saat itulah tiba-tiba pandangannya menjadi gelap.


Arya yang sedang bernyanyi dapat mencium aroma Wangi yang sangat dia kenal, kembali tatapan matanya menangkap keberadaan gadis bercadar di depan sana diantara kerumunan para pengunjung yang menonton pertunjukan ngamennya.


Mak Yaya yang melihat Gadis tiba-tiba limbung segera menangkap tubuh Gadis saat Gadis mulai tidak sadarkan diri. Namun karena tubuhnya yang tua tak dapat menahan berat tubuh Gadis, akhirnya Mak Yaya pun ikut terjatuh terduduk dengan tetap merangkul tubuh Gadis yang sedang pingsan.


Arya yang melihat bagaimana gadis bercadar di depan sana terjatuh tanpa sebab itu, refleks langsung meletakkan gitarnya sembarang tempat dan berlari mendekat ke arah Gadis yang pingsan.


Semakin dirinya dekat dengan Gadis semakin jelas aroma harum wangi bunga dari tubuh Gadis, aroma harum yang sangat dia kenali milik Wangi yang sangat dirindukannya akhir akhir ini karena tak pernah hadir setelah dirinya mendapatkan cincin bermata mustika ungu yang sudah tersemat di jari tengahnya.


Arya yang mendapatkan sedikit keyakinan jika gadis bercadar ini kemungkinan adalah Wangi, dirinya segera menghampiri Gadis dan segera menggendongnya membawa ke arah mobilnya.


*Hai gaes maaf ya karena outhor lama gak update, satu kata selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau hanya 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.


Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*,


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2