
Setelah puas menumpahkan semua perasaanya dia melepaskan pelukannya dan kembali meminta wati untuk duduk.
"Dudukla sebentar lagi makanan nya datang"katanya lembut.
Taklama seorang waitress masuk membawa banyak menu makanan dan 2 gelas minuman yang kemudian ditata diatas meja.
Dia mulai mengambilkan beberapa makanan untuk ku cicipi.
"Makanlah masakan seafood disini enak, kamu pasti suka"
katanya sambil menyuapkan makanan kemulutnya.
"Oh ya, gimana kamu bisa tahu aku kerja di perusahaan Bintang Abadi"
tanyaku untuk memecah kecanggungan.
Dia bukan menjawabku tapi menatap ku tajam dan menghentikan makannya, lalu membersihkan mulutnya dengan tissu.
"Apa kamu bisa untuk berhenti kerja dari perusahaan itu ?, aku akan bantu merekomendasikan kamu ke perusahaan yang lain"
pertanyaan dan kata katanya yang tiba tiba itu membuatku tidak mengerti.
"Apa maksudmu, aku tidak mengerti"
kataku karena memang tidak mengerti.
"Apa kau tahu, pekerjaan mu saat ini sangat berbahaya bahkan bisa mengancam mu dan keluargamu"
katanya dengan ekspresi yang serius.
"Aku masih tidak mengerti, maksudmu bagaimana ?"
kataku lagi semakin tidak mengerti.
__ADS_1
Dia menarik nafas kasar dan menghembuskannya lagi, lalu menyenderkan punggungnya kebelakang.
"Kau tau posisimu saat ini sudah berapa orang yang menjadi korban dari permainan kotor di perusahaan ini?"
"Mereka semua dan keluarganya menjadi korban, dan aku tidak mau kamu menjadi korban berikutnya"
katanya tampak serius sambil menatapku tajam.
"Jadi aku harus bagaimana ?"
tanyaku bimbang.
"Kamu ajukan pengunduran diri, sisanya aku yang urus, aku juga akan merekomendasikan kamu diperusahaan lain"
"Tenang saja, keluar dari perusahaan ini kamu bisa langsung bekerja diperusahaan yang aku tunjuk"
katanya pasti, membuatku harus menentukan sikap.
Karena mengingat kejadian semalam yang hampir mencelakai eyang putri, membuatku memilih untuk mengikuti sarannya.
kataku kemudian.
Selesai dari resto dia mengantarku balik ke kantor.
"Ingat segera buat surat pengunduran diri, sebelum semuanya menjadi tambah rumit"
katanya mengingatkan ku sambil mengecup kecil keningku sebelum aku keluar dari mobil, membuatku mematung karena terkejut.
"Sudah sana turun..,apa mau tambah disini"
katanya sambil tersenyum bahagia sambil menunjuk bibirnya menggoda ku, membuat wajahku merah panas tersipu malu.
Di London
__ADS_1
Tepatnya disebuah universitas ternama "Oxford University"
Seorang pria berwajah oriental asia sedang menghabiskan waktunya dengan melamun duduk disudut library kampusnya sambil memandang sebuah foto bergambar gadis cantik.
"Aku sangat merindukan mu, bagaimana kabarmu sekarang sayang..."
desahnya pelan sambil mengusap wajah gadis yang didalam foto.
"Tunggulah sebentar lagi aku akan pulang, aku akan mencarimu, aku tidak akan menyianyiakanmu lagi, aku akan selalu menjagamu"desahnya pelan seolah berbisik.
Kembali ke kota J
Setelah menyelasaikan semua tugasnya, wati menghadap ke HRD dan menyerahkan surat pengunduran dirinya
Setelah hari itu wati selalu memikirkan kata katanya dan mengingat semua kejadian membahayakan yang mengancamnya dan juga eyang putrinya, akhirnya mengambil keputusan yang mantap untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya yang sekarang.
Wati segera mengemasi semua barang barangnya lalu membawanya keluar gedung, sebuah mobil hitam mewah sudah menunggunya dan seseorang keluar mengambil alih barang barang yang di bawanya dan meletakkan nya di kursi penumpang belakang.
Kemudian membukakan pintu untuk wati lalu berputar dan masuk ke kursi pengemudi.
Mobilpun melaju dengan kecepatan sedang.
"Kita muter muter dulu ya, aku masih ingin merasakan saat dekat dengan kamu seperti ini"
katanya sambil tersenyum dan melirik ke wati.
"hem..terserah kamu yang bawa mobilnya kan.."
jawab wati datar sambil menatap lurus kedepan.
"Kamu tahu sikap dinginmu ini yang membuat ku jatuh cinta, kamu berbeda dengan gadis lain yang menggunakan wajah dan tubuhnya untuk merayu laki laki"
"Tapi bersikaplah sedikit manis dan manja padaku, please..."
__ADS_1
katanya sambil tersenyum manis dan terus ngegombal yang akhirnya membuatku harus tertawa geli melihat sikapnya.
*ha...ha...ayo gaes dukung terus author dengan vote like nya ya👍😘*