PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Sahabat Sejati"


__ADS_3

Dilihatnya jam sudah menunjukkan hampir jam lima sore, Arya langsung mandi dan wudhu lalu sholat ashar dulu, baru setelahnya berangkat dengan melajukan motornya menuju tempat yang sudah di share location oleh temennya ke Arya.


Dengan lincahnya Arya membelah jalan raya dengan sihitam dalam mode The Doctor tak ada yang namanya dilema jalan macet.


Pas waktunya mahgrib akhirnya Arya sampai di lokasi yang sudah tunjuk oleh teman temannya.


Arya dan temannya lebih dulu sholat mahgrib berjama'ah di masjid seberang lokasi tempat mereka akan manggung.


Setelah selesai sholat mahgrib, barulah mereka bersiap untuk tampil di panggung.


"Kenapa kalian gak ambil kontrak manggung bulanan di satu tempat aja seperti dulu sih?"


Tanya Arya di sela sela kesibukannya menyetel senar gitarnya.


"Awalnya iya, tapi terkadang kita yang rugi kalo pas jatuh waktu mereka bayar malah mangkir, seolah kita ini harus ngemis untuk mendapatkan upah kita sendiri."


Jawab Doni yang menceritakan pahitnya kalo kontrak bulanan di satu tempat.


"Iya bener, enakan gini tiap hari ganti suasana dan duit juga lancar masuknya, tiap kali kita manggung mereka harus bayar dimuka."


Sahut Lukas ikut menimpali.


"He... he.... iya tuh, se enggaknya dompet gak pernah kering."


"Nah kalo yang satu ini bener alasannya, dompet kagak pernah kering."


"Hmmm..... iya juga ya, tapi tiap hari lancar selalu manggung kan?"


Tanya Arya lagi.


"Alhamdulillah sampai saat ini masih lancar jaya🤣🤣🤣"


Jawab Doni yang selama ini mencari order manggung untuk mereka.


"Gimana kalo kita buat kafe sendiri dan kalian gak perlu susah payah cari order manggung lagi, gimana?"


Usul Arya pada teman temannya yang berharap teman temannya gak perlu lagi manggung kesana kemari.


"Kalo cuma modal untuk tempatnya aja mungkin kita bisa tuh kita patungan nyewa tempat, tapi untuk pegawai juga semuanya yang berhubungan dengan kafe kita gak akan sanggup Bee yang adanya bukannya dapet duit tapi kehilangan duit iya."


Jawab Daren sambil memainkan keyboard-nya.


"Gimana kalo gue kasih kalian kafe untuk kalian kelola dan manggung."


Kata Arya memberikan satu penawaran yang membuat teman temannya saling melirik satu sama lain.


"Gimana setuju gak? kita terima gak tawaran Bee?"


Tanya Doni pada semua sahabatnya.


"Seriusan gak nih Bee?, nanti kita udah seneng eh ternyata cuma omong doang."

__ADS_1


Celetuk Luke yang memang kalo ngomong asal ceplos.


"Hais.... Luke ini, cetok.... kalo gue sudah ngomong bearti positif iya, emang baru berapa lama sih lo kenal gue Luke."


Sahut Arya sambil ngetok kepala Luke pake buku menu yang kebetulan ada di meja mereka.


"Ok sekarang lo udah ada gambaran belom kafe yang bagaimana yang bakal kita urus."


Tanya Daren yang tadi cuma nyimak.


"Kalo gak salah ada kafe yang mau dijual di dekat X Plaza, kita cuma harus beli kafenya dan semua pagawai tetap gak perlu ganti orang, kita tinggal ngelanjutin aja tuh kafe."


"Tapi apa lo yakin tuh kafe bakal rame?"


"Semua orang sudah pada tau eksistensi BoyBand kita, kenapa takut gak bakalan rame."


"Emmm.... betul tuh, gue setuju sama lo Bee, mereka selalu dateng kemanapun ada kita selama ini, jadi apapun kafenya dimanapun kafenya asal ada kita pasti rame."


Sahut Doni akhirnya setuju dengan apa yang dikatakan Arya.


"Ok.... kalo semua sudah setuju, besok gue tinggal nego sama pemilik kafenya, jadi saat gue harus balik ke Kalimantan gue sudah tenang liat kalian sudah gak perlu kesana kemari lagi buat manggung."


"Thanks ya Bee, lo selalu jadi yang terbaik buat kita semua."


"Kuy lah kita mulai, keburu malem noh pengunjung juga sudah pada rame."


"Hallo selamat malam semuanya, langsung kita buka dengan sebuah lagu ok..."


Seru Doni selaku ketua BoyBand mengawali memberikan salam pembuka.


Sahabat Sejati


Lagu Sheila on 7


Sahabat sejatiku


Hilangkah dari ingatanmu


Di hari kita saling berbagi


Dengan kotak sejuta mimpi


Aku datang menghampirimu


Kuperlihat semua hartaku


Kita slalu berpendapat


Kita ini yang terhebat


Kesombongan di masa muda yang Indah

__ADS_1


Aku raja kaupun raja


Aku hitam kaupun hitam


Arti teman lebih dari sekedar materi


Pegang pundakku jangan pernah lepaskan


Bila ku mulai lelah


Lelah dan tak bersinar


Remas sayapku jangan pernah Lepaskan


Bila ku ingin terbang


Terbang meninggalkanmu hu ho ho ho


Ku slalu membanggakanmu


Kaupun slalu menyanjungku


Aku dan kamu darah abadi


Demi bermain bersama


Kita duakan segalanya


Merdeka kita kita merdeka


Pegang pundakku jangan pernah Lepaskan


Bila ku mulai lelah


Lelah dan tak bersinar


Remas sayapku jangan pernah Lepaskan


Bila ku ingin terbang


Terbang meninggalkanmu ho ho ho ho ha ho


Tak pernah kita pikirkan


Ujung perjalanan ini


Tak usah kita pikirkan


Ujung perjalanan ini ho ho ho ho


Benarnya saat ini othornya yang sedang merasa lelah, sangat sangat lelah.

__ADS_1


*Akhirnya hari ini outhor selesai juga update-nya ya gaes, walau hanya bisa up 1 bab hari ini, do'a kan semoga outhor tetap sehat dan bisa rutin up setiap harinya ya gaes. Ikuti terus ceritaku dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote like koment dan rate 😘👍*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2