
"Kalau jodoh, walaupun kau pergi dan menghilang pasti kita akan tetap bersama suatu saat nanti, ingatlah cinta akan menemukan jalannya"
"Kau benar Ndre, terbukti pada cerita cinta kita"
Kata Wati mengenang semua suka duka cintanya bersama Andre yang sejauh apapun dia pergi terbukti nyata masih dipertemukan kembali.
"Ya udah sana buruan mandi, gantian aku juga sudah gerah dari tadi"
Kata Andre mengingatkan Wati untuk segera mandi.
"Oh iya he ....tolong bantu bukain ini ritsleting nya yg dibelakang ini susah banget nyangkut Ndre"
"Mana sini aku bantu,emmm....yank"
"Apa?? sudah belum?? emmm apa itu maksudnya???"
"Ada yg bangun yank...ituππ"
"Itu apa?? cepet bantuin ini aku mau mandi"
"Anuku bangun yank, dia gak sejalan dengan kata-kata ku tadi"
Kata Andre pelan takut hasratnya ditolak.
"Aku gak paham Ndre anu apa yang bangun"
Kata Wati yang bertingkah seolah olah tidak mengerti dengan maunya Andre.
"Ya ampun yank masa hak paham yang ku maksud anu ku itu ini ...."
Kata Andre lagi sambil tangannya menuntun tangan wanita menyentuh benda keramatnya yang sudah berdiri bak tiang bendera.
"Astaghfirullah.... Ndre"
__ADS_1
Wati kaget bukan kepalang saat tangannya dituntun oleh tangan Andre untuk menyentuh anunyaπππ€£π€£π€£
"Aku mau itu yank"
Kata Andre yang minta anuπππ€£π€£π€£
"Aku capek Ndre, ya udah kamu mandi duluan aja biar anu km tidur"
Kata Wati menawarkan pada Andre agar mandi lebih dulu.
Tapi tak tahu apa yang merasuki Andre, dia langsung mengendong Wati ala bridal style dan membawanya ke kamar mandi dan bisa ditebak terjadilah drama kamar mandiπ€£π€£π€£.
Maklumlah perjaka sudah bukan tapi ini pertama kali menikah dan punya istri, bayangin aja sendiri ya readersπ€£π€£π€£
Othor sedang gak mau bayangin apa apa, maklum kepala sedang pusing banyak energi tersita.
Dikamar hotel yang tak jauh dari kamar Wati, pasangan Oma dan cucunya sedang merencanakan langkah langkah mereka kedepannya.
"Apa Oma yakin tidak ada yang mengenaliku di acara pesta pernikahan Ayah Bunda tadi?"
"Baiklah Oma kalo begitu Arya mau ketemu sama temen temen Arya dulu, Arya kangen mereka Oma"
"Hmmmm....."
"Oma boleh ya.....ya....ya....ya Oma....?"
"Ada syaratnya"
"Baru tahu Arya kalo Oma suka menekan cucunya"
"Hanya untuk cucu yang nakal aja ini, ingat itu sayang"
"Apanya yang nakal dari Arya Oma?, Arya kalem kok gak nakal"
__ADS_1
"Hah!!!.... gak nakal apanya?... suka tebar pesona begitu bilang kalem gak nakal dari mananya?"
"He...he...he.... kalo itu Arya no debat Oma, ini alami dari sononya juga kalo seorang Arya itu selalu mempesona"
Sambil cengengesan dan tak lupa pasang aksi sok cool.
"Jadi mau ngikutin syarat dari Oma gak nih?"
Tanya Oma sambil bangkit berdiri hendak menuju tempat tidurnya.
"Oma jangan begitu dong, ok sekarang apa syaratnya, hah... demi berkumpul dengan *Bee and the gangs*"
Oma bukannya menjawab pertanyaan dari Arya tapi malah mengambil syalnya dan mengganti kacamatanya dengan kacamata yang lebih Moody's lalu menggandeng Arya.
"Ayo sekarang kita kumpul dengan *Bee and the gangs*"
Mata Arya langsung membesar seolah tidak percaya dengan syarat dari Oma-nya.
"Oma serius ingin ikut kumpul bareng temen-temen Arya?"
Tanya Arya seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Oma-nya.
"Sudah jangan banyak bicara, ayo ajak Oma kumpul sama temen temen kamu, sekali sekali kan gak masalah kumpul bareng brondong xixixix"
Oma ketawa sendiri merasa geli membayangkan dirinya ada di tengah tengah para brondongπ
"Ya ampun Oma...Arya gak tahu kalo ternyata Oma juga punya sisi narsis yang tidak wajar seperti ini"
Arya berusaha menahan geli dengan tingkah Oma-nya kali ini.
"Jangan senyum senyum sendiri begitu, sekali sekali kan boleh untuk menghibur diri, ayo kapan kita kongkow nya? Oma sudah tidak sabar xixixix"
*Akhirnya hari ini selesai update-nya ya gaes, walau hanya bisa up 1 bab dan kalo sempet nanti outhor lanjut lagi. Ikuti terus ceritaku dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote like koment dan rate ππ*
__ADS_1
ππππππππππππππππππππππππππππππππ