PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Iventarisasi"


__ADS_3

Sesampainya di area kerja lapangan, wati dan breta langsung menuju ke gudang perlengkapan untun melakukan iventarisasi semua property yang baru masuk.


Wati dan breta dibantu oleh seorang pegawai bagian akomodasi yang bertanggung jawab atas keluar masuknya semua property yang ada di area lapangan salah satu proyek yang sedang dikerjakan oleh perusahaan yang kebetulan proyek satu ini dipegang oleh andre.


Dari hasil iventarisasi yang dilakukan oleh wati dan breta ternyata ada beberapa list yang tidak sinkron, antara daftar pesanan beberapa barang tidak sesuai dengan daftar barang yang diterima tetapi faktur bukti pembelian menyebutkan nominal yang sama dengan daftar pesanan.


Karena nominal barang yang masuk tidak sesuai yang seharusnya, maka wati dan breta menanyakannya pada pegawai akomodasi yang bertanggung jawab saat penerimaan barang masuk.


"Ini barang yang seharusnya datang kenapa bisa kurang dari daftar yang seharusnya kita terima dan jumlahnya tidak sesuai yang tertera pada fakturnya, sekarang coba bapak jelaskan!"


Wati mulai memberikan pertanyaan langsung ke poin tanpa basa basi dan membuat si pegawai akomodasi kelimpungan untuk menjawabnya.


"Ma...af..bu..., sa..saya...ju..ga...tidak ta..hu..


se..be..narnya ini sudah berlaku lama tapi kata pak andre lebih baik saya diam agar semua aman"


kata si pegawai akomodasi terbata bata menjelaskan


"Maksudnya ? saya tidak mengerti, coba kamu jelaskan"


"Pak andre sebenarnya sudah tahu pelakunya tetapi untuk keamanan semuanya untuk saat ini diam lebih baik, begitu kata pak andre"


kembali si pegawai menjelaskan.


"Apa itu artinya kemungkinan ada orang orang dari si pemain disini ?"

__ADS_1


"Tampaknya begitu bu, dan lebih baik kita berhati hati wat"


kata breta lirih yang di ikuti anggukan kepala si pegawai.


"Baikla karena semua sudah selesai kami akan kembali ke kantor dan silahkan bapak lanjutkan pekerjaan anda disini"


"Dan apa yang kita bicarakan tadi hanya kita bertiga yang tahu, bila ada yang mencelakai kami sepulang dari sini, itu artinya bapak yang ada dibelakangnya"


wati akhirnya mengucapkan kata kata ancaman untuk berjaga jaga seandainya si pegawai memang pelakunya dan berniat jahat pada mereka.


Otomatis si pegawai langsung pucat, karena takut bila benar ada yang mencelakai wati dan breta maka dia yang akan menjadi kambing hitamnya.


"Baik bu, bagaimana jika pulangnya ibu berdua saya antar saja agar lebih aman"


kata si pegawai menawarkan diri agar lebih menjamin kedua perempuan dihadapannya selamat.


kata wati sambil berlalu keluar gudang bersama breta.


Dan untungnya saat itu juga andre sudah berjalan menuju kearah mereka membuat si pegawai akomodasi merasa lega karena pastinya si bos akan memastikan kedua wanita itu selamat.


"Bagaimana wat, sudah selesai semuanya ?"


tanya andre begitu sampai di hadapan ketiganya.


"Sudah, dan kami baru akan balik ke kantor"

__ADS_1


jawab wati singkat.


"Semua amankan mat ?"


tanya andre pada si pegawai yang ternyata namanya ahmad, sambil menepuk bahunya.


"Aman bos"


jawab ahmad singkat sambil tersenyum masam.


"Ya sudah ayo kita kembali kekantor, dan untuk kamu mat bereskan semuanya ok !"


"Siap bos"


Andre, wati dan breta akhirnya kembali kekantor dengan bermotor beriringan.


Mereka sampai dikantor dengan selamat tanpa ada hambatan apapun.


Didalam ruang kerjanya, andre dan wati mendiskusikan semua kejanggalan dari hasil iventarisasi nya tadi.


"Karena kamu sudah langsung membukanya di depan ahmad, aku rasa pasti ada yang mencuri dengar pembicaraan kalian di gudang tadi, jadi berhati hatilah"


"Atau biar aku yang antar jemput kamu lagi"


"Tidak tidak..kamu tahu aku bisa jaga diriku sendiri ndre"

__ADS_1


*Vote vote vote


like like like 👍😘*


__ADS_2