PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Surprise"


__ADS_3

Selama beberapa hari pasca kepindahan wati kembali kerumah lamanya, wati hanya menghabiskan waktu nya di rumah dikarenakan andre belum memberitahukan kapan dia harus mulai bekerja di kantor baru yang ditunjuk oleh andre.


Dan kebetulan juga belum ada orang bisa membantu dan menjaga eyang dirumah.


Pagi ini tiba tiba andre datang dengan seorang wanita kisaran umur 40 tahunan.


"Assalammu'alaikum"


terdengar suaranya sambil mengetuk pintu.


Aku langsung berlari kecil untuk membukakan pintu, karena aku sudah hafal dengan suaranya.


"Wa'alaikum salam"


sahutku sambil membukakan pintu untuk nya.


"Mari ayo silakan masuk"


kataku mempersilahkannya dan mataku langsung menangkap wajah perempuan yang datang bersamanya.


"Ini ibu ini siapa ndre ?"


tanyaku langsung pada andre.


"Kenalkan nama saya yati neng, panggil bik yati saja"


katanya memperkenalkan diri, yang langsung disambung andre...


"Dia bibik yang bantu disini"


katanya menjelaskan.


"Oh iya, mari bik masuk"


ajakku kemudian.


"Em..bik yati rencana pulang tiap selesai jam kerja atau bisa nginep disini"

__ADS_1


tanyaku pada bik yati, tapi justru di jawab oleh andre


"bik yati untuk seterusnya nginep selama bekerja disini, karena keluarga bik yati ada didesa jauh dari sini"


jawabnya panjang lebar.


"Oo...syukurla kalo begitu mari wati anter bik yati ke kamar bibik dulu"


kata wati sambil mengajak bik yati yang menenteng tas nya ke kamar yang sudah disiapkan untuk bik yati.


Bik yati cepat menyesuaikan diri, setelah meletakkan tasnya dikamar dan berkenalan dengan eyang putri, dia langsung kedapur dan membuatkan minuman untuk andre dan juga wati.


"Wat...mulai besok kamu sudah bisa kerja, aku yang akan antar jemput kamu"


kata andre memberitahu kalo wati sudah mulai bisa bekerja di kantor barunya.


"Em...baikla, tapi setelah itu biarkan aku berangkat dan pulang sendiri"


jawabku datar.


"Mana boleh begitu..,pokoknya aku yang antar jemput kamu, tidak ada penolakan"


"Patuhlah...ok"


katanya kemudian sambil menepuk punggung telapak tangan wati yang hanya dijawab wati dengan memutar mata malas.


"Bersiap siaplah, aku akan mengajakmu berkeliling, pasti kau sudah bosankan beberapa hari ini hanya diam dirumah"


katanya sambil tersenyum.


"hem...aku ganti baju dulu ya"


kataku sambil berlalu menuju kamar.


"Iya cepatla, dan berdandanlah yang cantik, aku akan memperkenalkan mu pada seseorang"


katanya kemudian, entah didengar oleh wati atau tidak.

__ADS_1


Tak lama kemudian wati sudah keluar dari kamarnya dengan setelan casual celana jeans dan t-shirt putih polos tapi tetap terlihat feminim dan cantik juga tak lupa tas kecil yang diselempangkan dipundaknya.


"Ready...lets go baby"


katanya sambil tersenyum menggandeng tangan wati.


Tak lupa mereka berpamitan lebih dulu ke eyang juga bik yati.


Sesampainya di depan gang,wati celingak celinguk karena tak melihat mobil andre yang biasanya diparkir disitu.


Andre tertawa kecil melihat tingkah wati yang dianggapnya lucu.


"Kita tidak akan pakek mobil"


katanya sambil tetap menggandeng wati ke parkiran ruko dekat situ.


Lalu andre merogoh saku celananya dan mengeluarkan kunci saat dekat dengan sebuah sepeda motor yang sedang diparkir.


"Kita akan naik motor, ayo cepat naik"


perintahnya setelah suara mesin motor terdengar.


Aku langsung duduk dibelakangnya, dan masih sama seperti dulu dia langsung menarik tanganku untuk memeluk pinggangnya.


"Pegangan yang kuat agar tidak jatuh"


katanya sambil menempatkan tanganku dipinggangnya.


Motorpun langsung melaju kencang begitu masuk ke jalan raya.


"Kita akan kemana ?"


tanyaku agak berteriak karena angin yg kencang membuat suaraku hilang terbawa angin.


"Surprise"


jawabnya yang juga agak berteriak.

__ADS_1


*Wati tidak pernah tahu kalau surprise dari andre akan membuat hidupnya mulai hilang ketenangannya*


__ADS_2