PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Gangs"


__ADS_3

"Aaa....kenapa sih ****** itu masih selamat, dan pakek acara andre dateng nolongin dia lagi"


"aku pastikan lain kali dia gak akan selamat"


Sisil seperti orang gila, marah marah sendiri tidak jelas dan membanting semua barang didekatnya.


Ruangan kerjanya yang kecil itu semakin tampak berantakan seperti kapal pecah.


Karena posisinya dikantor didapatnya atas rekomendasi langsung mama andre, maka tidak ada yang berani mengusiknya.


Setelah puas melampiaskan semua amarahnya, sisil mengambil tasnya dan pergi meninggalkan kantor, dengan sebelumnya dia memanggil petugas kebersihan untuk membereskan bekas kekacauan di ruang kerjanya.


Sementara andre, setelah mengobati wati dia langsung pergi menemui teman teman gang nya yang sudah lama tidak pernah ditemuinya.


"Hai boss lama tidak kumpul dengan kita kita, iya gak kawan kawan.."


kata salah seorang yang menyapanya dan langsung membawa andre masuk kedalam.


"em...aku butuh kalian, kalian semua masih exist kan?"


tanya andre sambil meminum soft dring yang diberikan padanya.


"Aku ada pekerjaan untuk kalian, dan aku ingin kalian melakukannya dengan bersih"


katanya sambil memasang muka serius.


"Ah...setelah sekian lama cuti, akhirnya kita akan beraksi lagi gangs"


seru orang itu yang dijawab dengan sorakan oleh yang lainnya.


"ok, langsung ke inti nya boss, siapa orangnya?"

__ADS_1


"pastikan, gadis ini tidak akan berulah lagi"


kata andre sambil memberikan sebuah photo.


"Siap boss, tapi boleh di icip icip gak boss?"


tanya nya sambil menyeringai.


"Kan mubajir boss, barang halus gitu"


"Terserah kalian, tapi pastikan semuanya bersih"


kata andre sambil menghabiskan soft dring nya sebelum keluar dari tempat itu.


"Anggap semuanya sudah beres, boss tinggal tunggu kabarnya,ok.."


kata laki laki itu sambil mengantar andre keluar.


"Kalau boleh tahu boss, apa yang sudah dilakukan oleh gadis itu, sampai boss ingin mengurus nya"


"Banyak tahu itu akan membinasakan, pernah dengar kalimat itu?, jadi lakukan saja tugasmu"


"Siap boss, maaf karena sudah banyak tanya"


Andre langsung meninggalkan tempat itu melaju kencang dengan motornya.


Dikantor


Saatnya jam pulang wati yang berencana pulang bareng breta tampak berjalan bersama breta keluar dari kantor.


"tiin tin tin tiiinnn..."

__ADS_1


klakson motor andre memanggilnya, membuat wati menoleh dan menemukan andre menunggunya.


"Ya udah wat, lain kali saja kita pulang bareng, itu pak andre sudah nunggu kamu"


kata breta.


"Maaf ya ta, lain kali kita pasti jalan bareng, da dah..."


kata wati sambil melambaikan tangannya pada breta, dan berjalan menghampiri andre.


Wati langsung duduk dibelakang andre.


"Pegangan, kenapasih harus di ingetin terus"


katanya sambil menarik tangan wati dan menempatkannya untuk memeluk pinggang andre.


"Pegangan yang kuat biar gak jatuh"


katanya, kemudian motor pun melaju dengan kencang.


"Gimana sekarang mulai terasa sakit gak?"


tanyanya agak berteriak agar terdengar oleh wati.


"Iya mulai nyeri, tapi gak papa nanti diminumin obat juga reda sakitnya"


"Ya udah, sekarang kita langsung pulang aja biar kamu bisa langsung istirahat"


Andre melajukan motornya dengan kencang membelah jalan raya, tapi andre merasakan pelukan tangan wati dipinggangnya perlahan mulai terlepas, andre pun mengurangi kecepatan motornya dan menepi ketika dia memanggil wati tapi tidak mendapat sahutan.


Andre segera memeriksa wati, dan mendapatkan suhu tubuh wati panas.

__ADS_1


Ya wati demam tinggi, mereka mungkin luka luka memar bekas perkelahiannya tadi siang mulai terasa sakit sehingga membuatnya demam.


*Maaf ya para readers karena beberapa hari ini author gak up, tetap bantu author dengan vote dan like nya ya👍😘*


__ADS_2