PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Andre"


__ADS_3

"Iya iya kau memang manis bahkan sangat manis, lihatlah aku sampai terkena diabetes gara gara dirimu"


kataku sambil tertawa kecil.


"aku senang bisa melihatmu tertawa seperti ini lagi"


kataya sambil menggenggam tangan ku,dengan tatapan lembut.


Dia lalu memesan beberapa menu,


taklama kemudian pelayan datang mengantarkan beberapa masakan seafood dan 2 gelas minuman.


"Aku baru tahu kalau kau penyuka seafood"


kataku berbasa basi sambil menyuap makanan kemulut.


"Aku lebih suka seafood, karena lebih sehat dan menunya juga lebih bervariasi, itu tidak membuat bosan"


katanya sambil mengunyah makanan.


Saat sedang asik menikmati makanannya, tiba tiba seseorang datang mendekati mereka berdua.


"Boleh saya ikut duduk disini ?"


katanya yang membuat wati dan teman prianya menoleh pada orang yang baru bersuara itu.


"Oh..dudukla, tampak seperti kebetulan ya bisa bertemu dengan manager remond"


katanya sambil tetap meneruskan makan nya.


Sementara wati merasa serba salah dan segera mengakhiri makannya dan membersihkan mulutnya dengan tissu.


Tiba tiba remond mengambil sehelai tissu dan membersihkan sudut mulut wati dari noda saus yang masih tertinggal.


"Sini aku bantu bersihkan, kamu tampak lucu makan belepotan"


katanya sambil membersihkan noda saus.

__ADS_1


Seketika muka wati memerah dan salah tingkah.


"Terima kasih saya bisa sendiri, maaf saya ke toilet sebentar"


kataku berusaha menghindar.


"Ah tampak tidak bagus terasa seperti ada bom yang akan meledak"


gerutu wati dalam hati.


"Tapi sepertinya mereka saling kenal dan ada masalah sendiri antara keduanya"


Di resto


"Sejak kapan kamu kenal dengan wati?"


tanya remond dengan nada menekan.


"Dia gadisku, jadi lebih lama dari kau mengenalnya"


"Bagusla, kalau begitu...karena aku juga tidak mau dia menjadi korban dari orang orang itu" kata remond pelan seakan tidak ingin ada yang mendengarnya.


"Kita ikuti saja dulu permainanya, sampai semua bukti sudah terkumpul baru kita bertindak"


"Tapi aku ingatkan jangan pernah berusaha merebut wati dariku"


katanya kemudian


"Ha..ha...aku ingin dia jadi milik ku itu pun adalah hak ku, kita lihat siapa yang akan mendapatkannya"


kata remond sambil tertawa berjalan keluar resto.


"Ah...******** sialan itu mengganggu saja, aku tidak akan biarkan dia mendekati wati"


katanya kesal sambil mengingat interaksi antara remond dan wati.


Taklama aku kembali dari toilet dan menghampirinya.

__ADS_1


"Sudah terlalu malam, ayo kita pulang"


kataku mengajaknya pulang.


"hem...ayo"


jawabnya lalu berdiri berjalan kekasir untuk membayar bill nya.


Lalu dia melingkarkan tangannya dipinggangku melangkah keluar resto.


Aku yang merasakan sikapnya tidak wajar berusaha mendorongnya menjauh, tapi dia semakin erat menarikku kesampingnya.


"Tenangla bersikaplah tenang, ada yang sedang mengawasi kita"


bisiknya pelan sambil kami terus berjalan keparkiran.


Akhirnya kami sampai disamping mobilnya,kami langsung masuk kedalam, dan emosiku langsung meledak ledak.


"Kamu sengaja ya ambil kesempatan, kamu memang brengsek, kamu...."


Belum sempat wati menyelesaikan melampiaskan amarahnya, tiba tiba bibirnya sudah dilumat olehnya.


Wati serasa akan tenggelam kehabisan nafas gara gara mendadak diserang oleh ******* yang cukup lama.


Dia segera memukul dada laki laki itu karena amarah dan juga kehabisan nafas.


Andre akhirnya melepaskan ******* di bibir wati dengan tersenyum penuh kepuasan dan kemenangan, ya setelah 5 tahun menunggu akhirnya dia bisa melampiaskan hasratnya pada wati.


Dalam hati wati mengumpat dan mengutuki kebodohannya karena kecerobohannya lagi lagi andre mengambil kesempatan dari nya.


Dengan wajah merah yang teramat panas karena malu dan marah, wati berusaha keluar dari mobil.


Tapi andre segera menarik tangannya dan tangan satunya otomatis men lock pintu mobilnya.


*Nah akhirnya terjawab ya gaes, kalau dia itu andre.


Ok ikuti terus karyaku ini jangan lupa vote dan like nya👍😘*

__ADS_1


__ADS_2