
Ah pagi yang baru dengan hari yang baru, aku berjalan menyusuri jalan perkampungan yang merupakan jalan pintas ke terminal
Belum sampai keterminal suara klakson sepeda motor yang akrab sudah terdengar,
"tin..tin...tinnn..."
"Maaf ya telat..tadi agak kesiangan, ayo naik"
ajak herdi sambil tersenyum.
Akupun tanpa basa basi langsung duduk dibelakangnya, aku sudah tidak memiliki rasa canggung lagi pada herdi mungkin karena mulai terbiasa.
"Kak sebenernya apasih penyebab kamu sama andre kemarin sampe duel"
tiba tiba saja pertanyaan yang mengganjal dihatiku dari kemarin keluar bagitu aja.
"Hem...biasalah masalah cowok, kami laki laki memiliki ego kami sendiri yang terkadang memang harus pakek otot menyelesaikan nya"
jawab nya panjang lebar yang membuatku terdiam.
"Apa awalnya dari perbincangan empat mata kalian waktu itu ?..."
tanya ku dan lanjut ke pertanyaan berikutnya,
"Sebenernya apa yang kalian bicarakan sampe kalian harus duel kayak kemarin sih ?"
tanya ku lanjut sambil memukul pinggang-nya pelan.
"Ish...is...is...,kamu ini ya bertanya nya seperti cewek yang sedang mergoki cowoknya selingkuh, dari tadi nyerocos terus"
__ADS_1
bukan menjawab,herdi malah menggoda nya.
"Auk ah...gelap, ditanya bener bener tapi malah ngomong yang laen"
kataku sambil cemberut dan mencubit pinggangnya
"aa...a...ha...ha...ha, sakit sudah sudah jangan cubit lagi, aku nyerah"
herdi tak henti hentinya tertawa cengengesan.
Tak terasa sudah sampai disekolah dan herdi masih melajukan motor nya sampe ke tempat parkiran.
Setelah memarkirkan motor nya,kami langsung jalan menuju ke kelas ku, herdi sengaja mengantarku lebih dulu ke kelas ku setelah itu baru balik menuju ka kelas nya sendiri.
Aku harap hari ini tidak akan terjadi hal hal yang aneh aneh lagi.
Aku masuk ke kelas dan langsung duduk di bangku ku, dan di samping ku wulan juga sudah duduk dengan melamun.
tegur ku sambil menepuk pundak nya berusaha menyadarkan nya dari lamunan
Tiba tiba saja wulan menghadap kan wajahnya kearah ku membuat aku kaget,
"Wati tadi hartono titip pesan mengajak kita makan bareng lagi nanti saat istirahat, tapi bagaimana kamu bisa tidak ?"
wulan tiba tiba menyampaikan pesan dari hartono yang membuatku jadi dilema.
Aku tidak mau menyakiti hatinya dan aku juga tidak mau memberikan harapan palsu padanya.
"Bagaimana ya lan aku bingung, aku tidak mau membuatnya kecewa, tapi ada kak herdi dan aku tidak mau sampai terjadi masalah antara mereka berdua"
__ADS_1
"Jadi gimana dong wat, aku jadi gak enak sama hartono"
kata wulan serba salah.
"Aku juga bingung, kamu bilang aja kalau aku sudah ada janji dengan teman lain"
kataku untuk lebih baik jujur dan tak ingin membohongi hartono.
"Ya sudah sekarang konsentrasi untuk belajar dulu, itu pak guru sudah datang"
"good morning students, are ready with our lesson today ?"
(selamat pagi murid murid, sudah siap dengan pelajaran kita hari ini ?)
"Good morning too sir, let's start the lesson"
( Selamat pagi juga pak, mari kita mulai pelajarannya)
Setelah pelajaran bahasa inggris selesai dan dilanjutkan mata pelajaran yang lain nya.
Sampai akhirnya pelajaran selesai dan bel istirahat berbunyi.
"Jadi gimana wat, dengan hartono?"
tanya wulan lagi.
"Ya sudah kamu aja yang temuin dia dulu, please...π"
kata ku memohon pada wulan agar dia mewakili ku menemui hartono.
__ADS_1
Akhirnya dengan cemberut wulan setuju, lalu dia keluar untuk mewakili ku bertemu dengan hartono, aku hanya berharap hartono mengerti dan tidak lagi menunggu ku.
*Tapi aku selalu menunggu kalian ya gaes untuk bantu vote like nya dongππ*