
"Besok besok hak usah buru buru, sarapan dulu jadi gak kelaparan seperti ini"
kata ku mengingatkan nya.
"Iya ah bawel.."
balasnya sambil mengusap puncak kepalaku.
"aa..rambutku jadi berantakan.."
kata ku sambil manyun.
"ha..ha...kamu imut banget kalo cemberut, minta di cium ya" kata nya ambil tersenyum menggoda.
"tau ah gombal" kata ku, yang di balasnya dengan kedipan sebelah mata dan senyum menggoda penuh kemenangan
"oh iya td si cowok brengsek yang mesum itu bicara apa sama kak herdi"
tanya ku mencari tahu.
"bukan apa apa, oh iya maaf aku gak bisa anter kamu pulang karena ada urusan, jadi kamu pulang naik bus dulu ya"
jawab herdi dengan sedikit alasan.
"kata nya mau anter jemput aku, tapi ini baru 2 hari sudah ga mau, ya sudah lah nanti aku pulang naik bus" jawabku dengan nada seolah kecewa.
"Cuma untuk hari ini saja sebab aku ada urusan mendadak, besok mulai seperti rencana Ok.."
__ADS_1
jawab nya beralasan.
"Untuk seterusnya juga gak papa, jadi gak usah anter jemput aku lagi" sahut ku merajuk
Aku lalu bangkit berdiri dan pergi untuk kembali ke kelas ku dan meninggalkan nya sendiri.
Sementara herdi dia hanya diam melanjutkan makan nya seolah tidak terjadi apapun diantara dia dan wati.
Saat di kelas wati melamun merenung merasa ada yang aneh dengan sikap herdi setelah pembicaraan empat mata dengan andre.
Setelah jam pulang sekolah wati langsung menunggu bus untuk pulang, dan sambil menunggu dia juga memperhatikan apakah herdi sudah keluar dengan motor nya atau belum.
Tak lama tampak herdi keluar melaju dengan motor nya, wati pun mengurung kan niat nya untuk pulang.
Tak lama wati naik taxi yang barusan lewat dan menuju kearah yang ditujuh oleh herdi
tak lama lalu mengikuti herdi, tiba tiba..
"stop.. pak stop.." kataku karena melihat motor herdi berhenti dekat lahan kosong yang sepi.
Aku turun dan bersembunyi agak jauh agar tidak ketahuan kalau aku mengikutinya.
Tidak berselang waktu lama tiba tiba muncul sekelompok orang bermotor ke tempat herdi memarkirkan motornyo, lalu tampak satu orang turun dari motor dan membuka helm nya.
"Hem..ternyata pikiran ku tidak salah, andre pasti merencanakan sesuatu"
bisik ku dalam hati.
__ADS_1
Kembali ke herdi dan andre
Begitu andre membuka helm nya langsung menghampiri herdi dan tidak tahu siapa yang duluan memulai mereka sudah saling serang memukul menghindar meninju dan menendang.
Disaat kedua cowok itu sedang adu jotos, wati hanya menonton nya dari tempat nya, dan begitu juga dengan sekelompok orang bermotor temannya andre mereka juga sama hanya menonton jalannya perkelahian adu jotos dua orang itu.
Dan disaat andre terlihat sudah sangat terdesak, tiba tiba beberapa orang bermotor itu datang ikut menyerang herdi.
Melihat herdi yang sudah lelah dan dikeroyok, wati tidak tinggal diam dia berlari ikut masuk dalam perkelahian.
Menendang lalu berkelit kesamping lawannya dan sikutnya menonjok rusuk lawan..
"bug..krak..ah...
Berlari kelawan yang lain lagi lansung menerjang pas ulu hati musuhnya titik mematikan..
"dap...brug ..hek....
Menyelinap diantara serangan musuh menarik memutar lengan lawan dan menendang pinggang nya..
"srek..krak..dap..ah...
Sengaja menjatuhkan tubuhnya dan membuat gerakan berputar menghantam kaki lawan nya hingga jatuh terbanting lalu mumukulkan kepalan tinjunya ke dada lawan..
"srek...krak..bruk...bug...
*Ayo gaes di vote like dulu ya untuk author biar tambah semangat👍😘*
__ADS_1