
Di Jakarta
Sudah tiga hari Andre tak putus asa berusaha mencari kebenaran tentang Arya, Andre juga menelpon mommy nya menanyakan apabila Arya sudah berada di Kalimantan.
Tapi yang didapat bukan informasi keberadaan Arya melainkan membuat mommy nya syok mendengar kabar tentang kemungkinan cucunya itu menjadi salah seorang korban dari kecelakaan pesawat naas itu.
Akhirnya setelah tiga hari Andre mendapat kabar kalau tim evakuasi menemukan ponsel yang diidentifikasi milik Arya.
Sontak kabar itu membuat Andre sangat terguncang, walau dia berusaha untuk tegar dan tidak percaya kalau putranya menjadi salah seorang korban, toh selama tiga hari usahanya memang tidak membuahkan hasil yang diinginkan nya.
Mendadak tubuhnya menjadi lemas dan terduduk begitu saja, untungnya teman teman Arya saat itu juga datang untuk mengkonfirmasikan kebenaran nya.
"Om.....!!!"
teriak mereka bersamaan saat melihat tubuh Andre tiba tiba merosot kebawah dan terduduk tanpa daya.
"Bro...buruan bantuin, kita bawa om Andre pulang dulu"
Buru buru rombongan itu membawa Andre pulang ke kediaman, sebuah rumah mewah bercat putih dengan halaman yang luas dengan beberapa orang penjaga berseragam hitam hitam.
Mobil yang mereka kendarai pun awalnya tidak diperbolehkan masuk, tapi saat salah seorang dipaksa untuk melihat keberadaan tuan mereka ada didalam mobil itu, barulah mereka diperbolehkan masuk.
jarak dari gerbang ke rumah utama itu pun jauhnya sekitar dua ratus meteran.
Setelah mobil berjalan sejauh dua ratus meter akhirnya mereka sampai di depan rumah yang mewah itu.
Bersamaan mereka memapah turun Andre, bersamaan pula pintu rumah dibuka dari dalam.
__ADS_1
Seorang laki-laki keluar dan segera mengambil alih tubuh Andre dan langsung membawanya ke kamarnya.
Dan pelayanan yang lain segera mempersilahkan mereka untuk duduk diruang tamu.
"Mari silahkan masuk tuan tuan"
ajak pelayan itu mempersilahkan tamu yang membawa tuannya pulang tadi.
"Terima kasih pak, tolong jangan panggil kami tuan, kami jadi serasa menjadi bapak bapak"
jawab satu dari mereka yang ikuti tawa dari temannya yang lain.
"Ha...ha...benar pak, cukup panggil dengan mas saja ya"
sahut yang satunya lagi.
Taklama kemudian pelayan tadi kembali dengan membawa lima gelas minuman berwarna warni.
"Wah sultan mah emang beda ya, minumannya aja serasa di cafe ala ala bar high class gini"
celetuk salah seorang dari mereka saat melihat minuman yang disuguhkan.
"Silahkan diminum para mas masnya semua"
kata pelayan mempersilahkan.
Tampak laki laki yang tadi membawa Andre, turun dan menghampiri mereka.
__ADS_1
"Maaf kalau boleh tahu kalian ini siapa?"
tanyanya dengan ekpresi datar.
"Eh...kami semua teman-teman Arya, dan kebetulan saat kami ingin mengklarifikasi berita terbaru tentang Arya tiba tiba kami melihat om Andre sudah dalam keadaan seperti tadi"
kata salah seorang teman Arya yang bernama Doni.
"Baiklah saya ucapkan terima kasih atas bantuan kalian semua, tapi kalau bisa saya masih akan meminta bantuan kalian semua untuk membantu acara takziah malam nanti"
"Em... baiklah..."
"Remond itu nama saya"
"Baiklah om Remond kami pamit dulu, malam nanti kami pasti kami datang"
Mereka pun akhirnya berpamitan untuk pulang.
Masih ingatkan dengan Remond di season pertama ada Herdi, Remond dan Andre.
Tiga saudara yang mencintai satu wanita yang sama yaitu Wati.
Dan saat itu Remond hanya bisa mencintai Wati dalam diam karena dia tahu dirinya yang Casanova tidak pantas untuk Wati, terlebih dia tahu kalau Wati adalah gadis yang dicintai oleh Andre.
Untuk yang penasaran silahkan baca Putri Dari Dunia Lain di season pertama ya.
*Maaf untuk para readers karena kemarin author hanya bisa update dua bab, tapi akan author usahain untuk up tiap hari jadi ikuti terus ceritaku dan jangan lupa tinggalkan jejakmu vote like koment dan rate 😘 👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍