PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Pertemuan Dengan Bunda ****"


__ADS_3

Sesampainya di rumah, wati langsung mandi dan menyelesaikan semua aktivitas rutinnya.


Setelah itu wati menemani eyang putrinya.


"Eyang belum istirahat ?, ini sudah malam eyang"


"Eyang kangen karo kowe cah ayu, rene mberene o ngobrol karo eyang"


(Eyang kangen sama kamu anak cantik, sini kemari ngobrol sama eyang)


"Iya eyang, wati minta maaf karena sibuk kerja jadi jarang nemenin eyang"


"Wes rapopo seng penting kudu pinter jogo awak mu ojo kanti kekeselan ndak loro awakmu"


(Sudah tidak apa apa yang penting harus pinter jaga badanmu jangan sampai kecapekan jangan sampai badanmu sakit)


"Iya eyang, sekarang eyang tidur ya, ini sudah malam"


"Kamu juga cepetan tidur sana, wes bengi"


"Iya eyang, cup... selamat tidur ya eyang"


wati mencium pipi eyang putri lalu berlalu keluar dari kamar eyang dan menuju kamarnya sendiri.


Wati masuk kekamarnya dan bersiap untuk tidur.


Tapi belum lama wati memejamkan matanya, dia merasa ada seseorang yang mengusap lembut rambutnya.


"Siapa ?"

__ADS_1


tanyaku bingung saat melihat sesosok perempuan cantik bermahkota ada disampingku mengusap lembut rambutku.


"Aku adalah bundamu sayang, sudah lama aku kehilangan dirimu putriku, dan akhirnya saat ini tiba, tapi karena dunia kita yang berbeda bunda tidak dapat bersamamu"


"Bunda harap bisa kembali bersamamu suatu saat nanti sayang, tapi saat ini waktu bunda terbatas, jaga dirimu baik baik"


Setelah kata katanya yang terakhir wanita itupun perlahan lahan mulai menjadi samar sampai akhirnya menghilang.


"Bundaku, tadi bunda **** datang dan memelukku, rasanya aku merasakan kerinduan yang amat sangat"


"Bunda **** jadi benar aku putrinya bunda ****, apakah ini mimpi atau nyata?, tapi aku merasa sangat sedih dan kehilangan saat bunda **** pergi tadi"


"Bunda...aku rindu bunda hik..hik...bunda..."


entah mengapa tiba tiba wati merasa sangat kehilangan dan sangat sedih setelah kepergian wanita yang mengaku sebagai bunda **** nya.


"Ini kasur tempat bunda **** tadi berbaring disampingku kok basah semua ya"


"Bunda **** suatu saat kita pasti akan bersama lagi, pasti ada caranya untuk aku bisa kembali kealam tempat bunda **** berada"


batin wati mulai memikirkan cara untuk kembali kealam jiwa murninya berasal.


Karena lelah akhirnya wati kembali tertidur.


Sementara ditempat lain setelah aksi wati tadi sore, salah seseorang yang menyaksikannya masih memikirkannya.


"Wati kamu tidak berubah masih sangat mempesona dan mengagumkan seperti dulu"


"Apakah kamu masih mengingatku merindukanku sama seperti diriku yang selalu merindukanmu"

__ADS_1


"Tapi aku masih takut untuk bertemu denganmu, aku takut kamu sudah tidak mengingatku dan tidak ingin menemuiku"


dia merasa gelisah sendiri saat membayangkan bila suatu saat bertemu dengan wati.


"Hallo boy, aku butuh bantuanmu secepatnya kesini"


Setelah hampir 30 menit menunggu akhirnya orang yang ditelpon nya datang.


"Malam bos, kapan lo pulang kok gak ngabari gue"


sapa orang yang baru datang.


"Aku sudah 1 minggu di kota ini"


"Aku butuh bantuan lo untuk mengawasi gadis ini"


katanya sambil menunjukkan foto wati.


"Cukup awasi dia dari jauh, jangan sampai dia curiga, dan bila dia dalam masalah dan terdesak lo harus bantu dia"


"Gadis ini cukup manis, tapi apa maksudnya masalah? apa dia sering mendapat masalah?"


tanyanya bingung tidak mengerti maksud dari pesan pria yang mengundangnya itu.


"Lebih tepatnya, gadis itu sering menantang masalah, tapi dia mampu melindungi dirinya sendiri dalam tahapan tertentu jadi kau tidak perlu terlalu ikut campur urusannya kalo tidak terdesak"


"Hem, gadis yang cukup spesial, jadi dia bisa bela diri"


"Apa dia sangat spesial untukmu ?, sehingga kau menyewaku untuk membayanginya"

__ADS_1


"Jangan banyak tanya, cukup kau lakukan tugasmu"


*Tolong dukung terus author dengan vote dan like👍😘*


__ADS_2