PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Ular itu Jelmaan..."


__ADS_3

*Maaf ya gaes bab 41 direview sbb tokoh cowok nya salah bukan hartono tapi andre, ok sekarang kita lanjut lagi up.


Selama perjalan wati kembali teringat pada herdi tetapi entah kenapa dia berusaha untuk menjauhinya.


"Wat...gimana kamu mau kan kasih aku kesempatan ?"


suara andre yang bertanya pun kembali menyadarkan wati dari pamunan nya.


"Maaf ndre... aku gak bisa kasih jawaban apapun, saat ini aku hanya ingin kembali fokus belajar"


"jadi jangan berharap apapun padaku"


kata ku datar.


Aku tak ingin terjebak oleh perasaan untuk kedua kali, walau aku dan herdi tidak memiliki masalah apapun tapi yang terjadi saat ini cukup membuktikan kalau kami masih terlalu muda dan belum bisa konsekuen dengan setiap perasaan dan tindakan.


Aku menarik napas berat dan menghembuskan nya lagi, berharap agar sesuatu yang berat di dada ini bisa hilang.


Semantara andre tetap pada niat awalnya untuk tetap mendekati wati.


"Aku tidak berharap kau akan segera menerima ku, kau hanya cukup memberi aku kesempatan dan membiarkan aku untuk selalu dekat dengan mu, itu sudah cukup bagi ku"


Katanya andre tetap teguh tak berubah.


"Bisa melihatmu tertawa tersenyum saat bersamaku itu sudah membuatku bahagia"


gumamnya nya lagi tak pernah putus asa.

__ADS_1


"Oh..ya kamu mau aku anter sampai mana ?


tanya nya kemudian mengagetkan aku.


Ternyata kami sudah masuk ke komplek perumnas condon catur.


"Antar aku sampai jln.cepaka aja"


jawabku singkat.


"Gimana kamu bisa tahu kalau alamatku disini ?"


tanyaku dengan tatapan menyelidik.


"Ya tahu lah, untuk cewek yang aku suka pasti aku akan mencari tahu semuanya tentang kamu" katanya dengan percaya diri.


Andre pun langsung tancap gas pergi begitu wati sudah masuk ke lorong kecil dan tak terlihat lagi.


Sesampainya dirumah seperti biasa aku menyelesaikan semua aktivitas ku, mulai dari mandi sampai sholat magrib.


Selesai sholat aku malas untuk keluar kamar dan memilih untuk tidur.


Tapi tengah malam aku terbangun karena lapar.


Saat aku makan tiba tiba aku melihat sosok hitam yang besar di depan pintu dapur sedang berdiri melihatku.


"Kamu siapa ? kenapa kamu disin ?"

__ADS_1


tanyaku kepada sosok hitam besar itu.


"Aku hanya menjalankan tugas ku menjaga mu putri" kata si hitam besar itu.


"Siapa yang menyuruh mu ?" tanyaku lagi.


"Itu memang tugasku untuk selalu menjaga mu putri" jawabnya lagi


"Tapi siapa kamu, kenapa aku baru melihat mu sekarang ?"tanya ku lagi dan lagi.


"Kamu ingat ular besar waktu kamu kecil ? dan juga ular yang menolong mu dalam mimpi mu m"


bukan menjawab tapi dia bertanya balik pada ku.


"Hem...aku ingat, lalu apa hubungannya dengan mu"


"Ular itu adalah jelmaan ku,. dan dalam mimpi itu juga, dan itu bukan mimpi itu nyata"


katanya mulai menjelaskan.


"Maksud mu apa itu bukan mimpi tapi nyata ?" tanyaku ingin tahu lebih banyak lagi tentang semua rahasia diriku yang sesungguhnya.


"Dulu kau adalah seorang putri dari Ibu Ratu ***** , kau bertanggung jawab atas merapi"


"Kau memimpin ras siluman ular yang merupakan penghuni asli disana, tapi karena ada sengketa kekuasaan di kerajaan **** ***** saat itu putri bertugas melindungi Ibu Ratu***** dan memberantas penghianat"


"Tapi kemalangan terjadi padamu putri, sebelum putri mengungkap dalangnya dia sudah lebih dulu bertindak, dia menjebak mu putri"

__ADS_1


*author kembalikan jalan kisahnya ke misteri lagi ya gaes jangan lupa dukung author dengan vote dan like nya ok👍😘*


__ADS_2