
Malamnya selesai penampilannya bersama group BoyBand'nya, arya kembali ke toko herbal bundanya.
Karena sudah sangat malam dan juga mengantuk membuat arya merasa malas untuk pulang ke rumah dan memilih menginap di toko.
Untuk menghindari kekhawatiran bundanya, arya memberitahukan ke wati melalui telepati karena signal hp terkadang buruk di tempat tinggal mereka yang dilereng gunung.
"Assalamu'alaikum, bunda...arya malam ini tidur di toko aja ya, sebab arya sudah sangat mengantuk"
"Ya udah gak apa-apa dan mungkin untuk sementara selama kamu manggungnya malem memang lebih baik kamu tidur di toko aja"
"iya bun..., ya udah arya mau tidur sekarang"
"ya udah hati hati ya sayang, di cek dulu lagi semua sudak terkunci belum, selamat istirahat ya sayang"
"aohm....iya bun, selamat malem"
sambil terus menguap arya akhirnya menyudahi komunikasi dengan bundanya.
Pagi harinya saat wati datang ke toko dilihatnya arya masih tertidur pulas di kamarnya.
Setelah bangun untuk sholat subuh, arya kembali tidur lagi karena masih sangat mengantuk.
"Arya ini sudah pagi, ayo cepetan bangun nanti kesiangan berangkat ke sekolah nya"
wati membangunkan arya sambil menggoyangkan badannya.
"ehm...bunda sudah datang ya, ini jam berapa bun ?"
arya segera terbangun dan duduk sambil mengucek matanya yang masih mengantuk.
__ADS_1
"ini sudah jam enam, cepat mandi dulu kalau sudah baru sarapan, tadi bunda bawain sarapan dari rumah"
"ehm, arya mandi dulu bun"
arya berjalan ke kamar mandi masih dengan mata setengah terpejam
"brak...aduhhh....ah ini kenapa bisa ada dinding disini sih"
tiba tiba arya menabrak dinding dan lucunya dia menyalahkan dinding seolah dinding yang menabraknya ha ha...ha...dasar arya.
Wati geleng geleng kepala melihat tingkahnya arya yang dianggapnya tetap lucu menggemaskan walaupun putranya itu sudah remaja.
Tidak lama kemudian arya sudah rapi dengan seragam sekolah nya.
"Ayo sini arya sarapan dulu sayang"
tanyanya sambil mengunyah makanannya.
"Tadi bunda sudah sarapan di rumah sama kakek"
"Arya kangen sama kakek, sejak arya sekolah di kota ini waktu arya sama kakek jadi berkurang, kalo pulang juga sudah sore jadi gak ada waktu untuk melakukan kegiatan berdua kakek seperti dulu lagi"
arya termenung mengingat kembali masa masa bersama kakeknya ki ireng.
"Besok kalau hari minggu kan kamu bisa membantu kakek dan menghabiskan waktu berdua dengan kakek"
"Udah buruan ini sudah siang, nanti telat sampe sekolah"
"Ya udah arya berangkat dulu ya bun, cup..."
__ADS_1
arya pamit ke bundanya kemudian mencium pipi bundanya sebelum berangkat.
"Hati hati ya sayang, jangan lupa baca do'a nya"
"Iya bunda, assalammu'alaikum"
pamitnya sebelum berlalu dengan motor nya.
"Wa'alaikum salam"
Setelah kepergian arya, wati segera melakukan kegiatan nya seperti biasa.
Pegawainya juga satu persatu mulai datang dan langsung mengerjakan tugas mereka masing-masing.
Saat hari mulai siang, wati berencana untuk shoping ke mall****** untuk berbelanja beberapa kebutuhan pribadi nya.
Wati juga mengirim pesan ke arya lewat WA untuk menyusulnya sepulang sekolah.
Sesampainya di area mall****** wati segera masuk ke salah satu toko yang menjual perlengkapan pakaian dalam wanita, dan kebetulan bersebelahan dengan butik yang menjual pakaian pria.
Dan saat keluar dari toko, tanpa sengaja belanjaan wati terjatuh saat akan melihat hp nya yang berbunyi, dan tidak sengaja belanjaannya terjatuh didepan pria yang bermaksud akan masuk ke butik disebelah toko tempat dia belanja tadi.
"ah....ma..maaf..."
kata wati sambil menunduk hendak mengambil belanjaannya yang terjatuh.
Tiba tiba wati mematung saat pandangannya bertemu dengan mata pria didepannya yang juga menunduk hendak menolong mengambilkan belanjaannya yang terjatuh.
*Ok ya gaes jangan bosen untuk terus ikuti cerita ini, dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote dan like 👍😘*
__ADS_1