
Wati melompat dari satu pohon ke pohon yang lain, dengan pandangan nya tak lepas memperhatikan kebawah mencari cari hewan cemani.
Wati sengaja melakukan perburuan nya dari atas pohon untuk mempermudah mencari hewan yang dijadikan target buruan nya, dan dengan bergerak dari atas pohon setidaknya tidak membuat hewan didalam hutan itu ketakutan sehingga tidak menyadari keberadaannya.
Wati terus melompat dari satu pohon ke pohon lainnya dengan pandangan nya tak lepas dari memperhatikan semua hewan dibawahnya sampai akhirnya dia melihat seekor kelinci hitam.
Dengan sedikit trik akhirnya Wati berhasi menangkap kelinci hitam yang memang semua bagian tubuhnya berwarna hitam bahkan matanya pun bulat hitam tak ada putihnya.
Setelah menangkapnya, Wati merasa sayang jika kelinci hitam yang lucu itu harus diambil darahnya.
"Kau lucu sekali hitam, ah... rasanya aku tidak tega menggunakan mu untuk membuat tinta segel, aku akan cari hewan yang lain saja"
Akhirnya Wati kembali melompat dari satu pohon ke pohon lagi untuk mencari hewan cemani lainnya.
Kelinci hitam yang ditangkapnya tadi pun dibawa dalam gendongan nya sambil terus melompat di atas pohon.
Setelah cukup lama dan hari sudah hampir gelap, akhirnya Wati melihat seekor ayam hutan cemani sedang berada diantara semak semak.
Kali ini Wati tidak semudah dia menangkap kelinci hitam tadi, karena ayam hutan cemani itu selalu bisa lolos saat akan ditangkap nya.
__ADS_1
Wati berusaha mengamati bagaimana cara ayam hutan cemani itu selalu bisa lolos dari tangkapan nya.
Ternyata ayam hutan cemani itu selalu terbang keatas saat akan ditangkapnya tidak seperti ayam pada umumnya yang berlari untuk menghindar.
Akhirnya ayam hutan cemani itu berhasil ditangkap nya dengan trik melempar ranting untuk menipu si ayam sedangkan Wati bersiap menangkapnya dari atas bila ayam hutan cemani itu akan kabur terbang keatas.
"Hah, akhirnya dapat juga, lelahnya"
keluh Wati sambil terduduk memeluk dua hewan berwarna hitam setelah berhasil menangkap ayam hutan cemani itu.
Setelah merasa cukup istirahat dan dilihatnya sekeliling hutan itu mulai gelap, Wati segera berlari kembali menuju tempat latihan nya dengan kedua tangan memeluk dua hewan cemani hasil tangkapannya tadi.
Sesampainya di tempat latihan nya Wati sudah disambut dengan aroma harumnya daging yang sudah dipanggang diatas api.
"Krukkk kruk kriukkkk..."
ternyata perut Wati langsung bereaksi setelah mencium aroma harum dari daging yang sedang dipanggang oleh Ashlan
"Wah...kau memang sangat manis dan baik, tau saja kalau perutku ini sudah menjerit minta diisi"
__ADS_1
seru Wati senang karena Ashlan lagi lagi sudah menyiapkan makanan untuk nya.
Serasa dicintai rasanya, itu yang dirasakan Wati dari semua perlakuan Ashlan yang sebenarnya sangat sederhana itu.
Memang benar kata orang"cinta itu berawal dari mulut kenyangkan perutnya baru dapat hatinya" ha...ha...
Wati menghambiskan daging panggang itu bersama Ashlan tanpa ada perbincangan satu katapun tidak seperti biasanya.
Setelah menyelesaikan makan malamnya, mereka berdua mulai meracik semua bahan herbal untuk membuat tinya segel, dengan Ashlan sebagai gurunya dan Wati yang men-eksekusi semua bahan.
Setelah semua bahan teracik sempurna, barulah darah cemani dari ayam hutan cemani itu diambil untuk campuran membuat segel, semuanya diaduk rata dengan merapalkan beberapa kalimat untuk menyempurnakan tinta segel yang dibuat.
Selama proses pembuatannya Wati berusaha menghapalkan semuanya mulai dari bahan, langkah pembuatannya bahkan sampai kalimat yang harus dirapalkan selama proses pembuatannya.
Malam itu juga akhirnya tinta segel berhasil dibuat dengan sempurna.
Malam itu Wati kembali bermalam dihutan dengan ditemani Ashlan.
Wati pun tidur dengan memeluk kelinci hitam yang ditangkapnya tadi,dia cepat sekali terlelap mungkin karena terlalu lelah setelah seharian berburu tadi, membuat Ashlan terseyum dan menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
*Hari ini author cukupkan tiga bab ya gaes, semoga besok author bisa lanjut update lagi, Terim kasih untuk para readers semuanya dan jangan lupa tinggalkan jejakmu vote like koment dan rate 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍