PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*'Party Perayaan Boy & Lea"


__ADS_3

Tiba saatnya Party perayaan hari jadi Boy dan Lea dirayakan, semua teman Arya dan Boy yang merupakan personil group BoyBand telah hadir.


Personel Grop BoyBand yang terdiri dari Darel, Doni, Luke, Boim, dan Lukas. Mereka semuanya sengaja di undang oleh Boy untuk ikut meramaikan party hari jadinya bersama dengan Lea.


Boy bahkan rela menghabiskan isi koceknya untuk membelikan tiket pesawat bagi kelima temannya itu, awalnya Boy juga berniat memesankan kamar hotel untuk kelima temannya itu, tapi Arya melarangnya dan menyiapkan kamar di rumah besar Oma nya untuk teman-teman Band nya.


Arya tak ingin melewatkan saat saat untuk quality time bersama semua sahabat yang sangat dirindukannya, Sehingga tak ingin membuang waktu saat kebersamaan mereka yang hanya beberapa hari ini.


Sebuah panggung di buat di sudut tepian pantai dengan latar belakang nya view natural tanaman bakau dan juga pesisir pantai yang cantik dengan ombaknya yang berbuih.


Semua tamu yang hadir di party perayaan hari jadi Boy dan Lea, adalah teman teman dari sang empunya hajatan yang tentunya para kaula muda.


Arya sudah bergabung bersama dengan para personel Boyband diatas panggung, sementara Boy dan Leya yang punya hajat sibuk menerima dan menemani para tamu undangan mereka yang hadir.


"Selamat Datang untuk seluruh tamu undangan, teman teman semuanya."


Terdengar suara MC dari pengeras suara menyampaikan sambutan selamat datang dan juga ucapan selamat untuk kedua pasangan di party perayaan hari jadi sang empunya hajat Boy dan Lea tentunya.


Setelah panjang lebar kata sambutan yang disampaikan oleh MC dan juga sepatah dua patah kata dari pasangan Boy dan Lea akhirnya party pun dimulai.


Suasana riuh pesta di pantai tentunya juga menarik perhatian dari para pengunjung pantai, dan juga penduduk setempat sehingga mereka semua ikut berkumpul walau hanya sekedar untuk menonton aksi panggung dari para pemain musik yang tak lain Arya dan Boyband.


Sebuah lagu mulai di lantunkan oleh Arya.


Akhirnya Ku Menemukanmu


Lagu Naff


Akhirnya ku menemukanmu


Saat hati ini mulai merapuh


Akhirnya ku menemukanmu


Saat raga ini ingin berlabuh


Ku berharap engkau lah


Jawaban sgala risau hatiku


Dan biarkan diriku


Mencintaimu hingga ujung usiaku


Jika nanti ku sanding dirimu


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Akhirnya ku menemukanmu


Saat hati ini mulai merapuh


Ku berharap engkau lah


Jawaban sgala risau hatiku

__ADS_1


Dan biarkan diriku


Mencintaimu hingga ujung usiaku


Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu)


Miliki aku dengan segala kelemahanku


Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)


Jangan pernah letih tuk mencintaiku


Akhirnya ku menemukanmu


Selesai satu lagu lanjut ke lagu berikutnya, sementara suasana pesta semakin ramai, bahkan beberapa orang mukai request minta dinyanyikan lagu yang mereka sukai.


Sebuah lagu request dari seorang tamu yang hadir di pesta ini, mulai dilantunkan oleh Arya.


Cinta Sejati


Lagu Ari Lasso


Aku jatuh cinta padamu


Sejak pertama kita bertemu


Kau tak pernah peduli


Tuhan mengapa kau anugerahkan


Cinta yang tak mungkin 'tuk bersatu


Kau yang telah lama kucintai


Ada yang memiliki


Cinta sejati


Tak akan pernah mati


Selalu menghiasi ketulusan cinta ini


Jalan hidup telah membuat kita


Harus senantiasa bersama


Lewati segala suka duka


Tiada cinta bicara


Cinta sejati

__ADS_1


Tak akan pernah mati


Selalu menghiasi ketulusan cinta ini


Cinta sejati


Tak akan pernah mati


Selalu menghiasi ketulusan cinta ini


Dan kau selalu


Hanya diam membisu


Meskipun kau tahu


Betapa dalam cintaku


Ramainya pesta di pantai itu sangat menarik perhatian banyak orang, salah satunya seorang gadis dengan wajah yang bercadar dan bertopi pantai.


Gadis ikut menjadi penonton melihat aksi Arya dan Group Boyband diatas panggung, setelah berkeliling menjajakan dagangannya, Gadis berteduh dibawah rindangnya pepohonan yang tampaknya sengaja ditanam di area pantai sebagai perindang disana.


"Cowok yang rambutnya berwarna biru itu cakep banget"


Entah kenapa Gadis memiliki rasa ketertarikan kepada pemuda yang rambutnya diwarnai biru.


Seolah ada magnet yang membuat pandangan Gadis tidak mau berpaling dari sosok pemuda yang sedang melantunkan bait bait lagu diatas panggung bersama teman temannya.


Seolah tak bosan bosannya Gadis memandang pemuda itu dari tempatnya berdiri dan dibalik kain cadarnya tanpa disadari Gadis wajahnya sedang merona.


Arya yang sedang melantunkan lagu-lagu dengan iringan musik dari Group Boyband, entah memang kebetulan atau memang ada tali merah diantara keduanya, mata Arya tiba-tiba tertumpu pada sosok yang jauh menyendiri di bawah rindangnya pohon.


Berulang kali pandangan Arya tertuju pada sosok Gadis, tapi mungkin karena kurang menyadari semuanya Arya pun tidak begitu memperdulikan setiap kali pandangannya jatuh pada sosok Gadis.


Seolah chemistry yang pernah ada diantara keduanya telah hilang karena diantara mereka tak dapat mengenali antara mereka berdua.


Akhirnya party Boy dan Lea pun berakhir setelah satu persatu para tamu mulai pergi meninggalkan pantai, begitupun dengan para pengunjung pantai juga para pedagang yang merupakan penduduk setempat.


Disaat Gadis hendak pulang kerumah Mak Yaya, Gadis harus melewati sekumpulan pemuda yang tak lain Arya dan teman temannya.


Kembali aroma wangi bunga yang menguar dari tubuh Gadis membuat Arya hilang fokus dari teman temannya.


"Aroma wangi bunga ini kenapa selalu ada setiap kali gadis ini lewat, dan ini kedua kalinya terjadi."


Batin Arya sambil memandang punggung Gadis yang mulai menjauh.


"Apakah hanya kebetulan saja? tapi tidak mungkin juga kebetulan itu terjadi sampai dua kali."


Kembali Arya berasumsi seorang diri dengan apa yang dipikirkannya.


Sementara sosok lain yang tak kasat mata selalu mengawasi Arya dari tempat yang tak terlihat dari pandangan manusia, hanya tersenyum mengejek kebodohan Arya.


"Sebegitu bodohnya kah dirimu Raden ! sudah mendapatkan petunjuknya tapi kamu tetap tak mengenalinya."


Ucap sosok yang tak lain adalah Ashlan sang harimau putih.


*Hai gaes maaf ya karena outhor lama gak update, satu kata selamat membaca para readers setia-ku. Alhamdulillah akhirnya hari ini othor bisa up walau hanya 1 bab ya gaes dan jangan bosan bosan untuk memberikan dukungan terbaik dari kalian tentunya gaes.


Dan semoga outhor bisa up 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.

__ADS_1


Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*,


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2