PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Boy Boy Boy Playboy"


__ADS_3

Panjang lebar Boy nyeramahin itu gadisnya, dia memang udah sering kali dibuat frustasi oleh keras kepala gadisnya itu.


"hik...hik...m..ma...af..."


katanya lirih masih sambil terisak.


Boy langsung mendekap tubuh gadisnya penuh sayang.


"Mulai besok lo gak boleh kerja kayak gitu lagi OK?!"


perintah Boy seolah kali ini gak ingin gadisnya itu menolak.


Dengan patuh gadis itu menganggukkan kepalanya.


"Good girl, besok gue bawa lo kekantor, lo kerja di kantor gue OK?!"


perintahnya lagi dan kembali dijawab anggukan kepala oleh gadisnya.


Seolah kejadian barusan membuatnya benar-benar trauma dan takut, sehingga kali ini dia tidak membantah ataupun menolak semua perkataan Boy.


"Lea...gue sayang sama lo, gue cinta kamu Lea...jadi jangan buat gue khawatir lagi"


Kata katanya barusan membuat gadis bernama Lea itu menatapnya tak percaya.


"Kenapa liat gue kayak gitu, emang salah kalo selama ini aku cinta kamu Lea"


katanya lagi mengulangi kata cintanya.


Gadis itu semakin menatapnya tak percaya dengan ekspresi yang absurt dan mulut sedikit terbuka.


Dalam keadaan gadis itu belum sadar, Boy segera meraup bibir gadis itu dan ********** rakus.


Arya yang mengemudi didepan hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sohibnya itu dari kaca spion yang menghadap kebelakang.

__ADS_1


"Ekhem.... ekhem...., ingat tempat bro masih ada gue disini ni"


"Dianggap nyamuk atau gaib kali ya gue antara ada dan tiada hadeuh....kenapa gue punya temen yang satu ini begono banget seh...."


Batin Arya sambil ngelus dada-nya setelah melihat Boy yang tak ingat tempat.


Arya akhirnya menganggap tak ada seorangpun di mobilnya, dia anggap Boy dan gadisnya tak nampak dan dia juga tak mendengar apapun selain musik yang volumenya dia kecangkan.


Tiba-tiba laju mobil berhenti tepat di persimpangan Jl.xx.


"Bro kita sudah sampe nih di Jl.xx, yang mana rumahnya"


Tanya Arya pada Boy tanpa menoleh ke belakang atau mengintip lewat kaca.


Setelah ditunggu gak ada jawaban, akhirnya Arya terpaksa menoleh kebelakang untuk melihat kenapa Boy tidak menjawab dan ternyata....


"Oh.... walah.... Boy Boy Boy...lo enak enakan ya molor sambil meluk anak gadis orang, gak bisa dibiarin ini"


Arya segera turun dan sebelumnya dia juga sudah membuka kaca mobil bagian belakang untuk memudahkan dia membangunkan si Boy


Teriak Arya disamping telinga Boy yang sedang asyik tertidur sambil memeluk gadisnya.


"Lo bisa gak untuk gak teriak? ganggu tidur gue aja loh"


Sahut Boy sambil membenarkan posisi duduknya.


"Lo perhatiin ini sudah di Jl.xx, nah rumahnya dia yang mana?"


"Ok maju lagi ke dalem kalo nemu rumah sederhana warna pastel, itu rumahnya".


Arya kembali masuk ke mobilnya dan kembali mengendarainya, perlahan mobil menyusuri jalan kecil itu sampai akhirnya terlihat rumah mungil berwarna pastel yg imut dan tampak dihiasi pot pot bunga diterasnya.


"Sudah sampe tuh bro, bangunin gadis lo tuh"

__ADS_1


Perintah Arya yang terdengar agak kasar karena merasa kesal dengan tingkah sohibnya yang ambil keuntungan dari keadaan gadisnya tadi.


"Lea... bangun beb...sudah sampe rumah, bangunlah"


Boy menepuk nepuk pipi Lea agar terbangun, akhirnya setelah berapa x tepukan dipipi akhirnya gadisnya terbangun, dan segera keluar dari mobil dengan wajah tersipu karena malu.


"Emmm... terimakasih untuk tumpangnya, dan pertolongannya tadi"


Kata Lea sebelum pergi menuju rumahnya.


"Ingat besok siapkan CV untuk bekerja, aku akan menjemputmu"


Teriak Boy mengingatkan gadisnya


Setelahnya keduanya mulai pergi dengan tujuan pulang.


"Boy terus terang gue gak suka cara lo yang manfaatin keadaan gadis lo kayak tadi".?


Kata Arya menyampaikan perasaan tidak suka atas tingkah Boy tadi.


"Sorry bro gue tergoda liat bibirnya he...gue udah lama suka dia sejak sekolah dulu, jadi wajar kalo gue bisa nahan diri tadi sorry ya...ya ..ya...he...he...he..."


Jawabnya sambil cengar cengir yang akhirnya buat Arya cuma geleng geleng kepala.


"Besok kalo lo sudah ngerasain rasanya jatuh cinta, baru lo bisa pahami, makanya buruan cari bebeb sana he...he..."


Canda Boy sambil mengedip ngedipkan matanya menggoda Arya.


"Lo salah makan ya apa cacingan bro...? kok kedip kedip kek gitu kwekekekk"


"Adek kelilipan abang liat oppa ganteng disebelah he....he...."


"Amit amit dah kalo lo mulai somplaknya bro, jauh jauh geli gue"

__ADS_1


*update thor lanjut...., iya readers ini thor lanjut update, terimakasih untuk semua yang selalu setia menanti author untuk up, tetap dukung author terus ya gaes vote like koment dan rate 😘👍*


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2