PUTRI DARI DUNIA LAIN

PUTRI DARI DUNIA LAIN
*"Wati Terbangun"


__ADS_3

Wati merasakan sakit yang teramat sangat, dia juga merasakan dadanya sangat sesak susah bernafas seperti orang yang tenggelam.


"Wati sayang....."


Andre segera menekan tombol nurse call, saat melihat wati seperti susah bernafas.


Dokter dan beberapa perawat segera datang menghampiri Wati yang terbaring di ranjang pasien.


Mereka segera melakukan tindakan dengan menggunakan alat kejut jantung.


Setelah beberapa kali usaha akhirnya detak jantung dan nafas Wati kembali normal.


"Bagaimana keadaan nya Dok?"


tanya Andre penuh khawatir.


"Untuk saat ini keadaan pasien sudah kembali normal, kita berdo'a saja semoga pasien cepat kembali sadar"


kata Dokter kemudian pergi keluar dari ruang rawat Wati.


"Wati cepatlah bangun sayang, saat ini aku hanya punya kamu tolong bangunlah jangan tinggalkan aku sendiri"


kata Andre berkeluh kesah kembali mengajak Wati bercerita untuk merangsang saraf nya.


Wati yang memang belum memiliki kekuatan untuk bangun dari tidurnya tapi bisa mendengar kembali semua yang dikatakan oleh Andre, walau dia ingin bangun tapi tidak ada tenaga sedikitpun untuk sekedar membuka matanya.


"Apa aku sudah kembali ke dunia ku lagi, aku bisa mendengar suaranya menyebut namaku"

__ADS_1


"Wati sayang, apa kau tahu aku sangat mencintaimu dan aku hampir gila apalagi setelah kabar meninggalnya Arya putra kita hanya kau yang aku miliki saat ini sayang"


"A...apa maksud kata katamu Andre? Arya sudah meninggal? itu tidak mungkin itu tidak mungkin!!!!"


Wati berusaha berteriak untuk bertanya pada Andre tapi dia tidak memiliki kekuatan sedikit pun


Andre merasakan jari tangan Wati yang berada dalam genggamannya bergerak gerak.


Diperhatikan nya jari Wati untuk memastikan apakah yang dirasakannya benar bahwa jari jari Wati bergerak.


"Benar, jari jari mu bergerak sayang"


Dengan penuh harapan Andre kembali menekan tombol nurse call.


Kembali Dokter dan perawat datang kembali ke ruang rawat Wati.


Dokter segera memeriksa Wati, dan benar tampak Wati beberapakali memberikan respon.


"Baiklah tuan, kita hanya tinggal menunggu pasien benar benar tersadar, tuan bisa terus memberikan rangsangan dengan sentuhan dan mengajaknya bercerita sampai pasien benar benar sadar"


Dokter kembali keluar dari ruang rawat Wati.


Andre yang mendengar kalau Wati mulai merespon merasa sangat bahagia.


Dia kembali mengajak Wati bercerita dan terus menggenggam tangan Wati dan mengusap lembut tangannya.


Setiap hari Andre dengan setia menemani Wati merawatnya juga mengajaknya bercerita.

__ADS_1


Membuat Wati sangat terenyuh dan terharu atas kesabaran dan perhatian Andre kepada nya selama ini.


Setelah seminggu jarak dari pertama kali Wati mulai bisa merasakan dirinya telah kembali pada tubuhnya sendiri, Wati merasa kekuatannya mulai pulih sedikit demi sedikit.


Hari ini Wati berniat memberikan kejutan kepada Andre.


Saat Andre menemaninya mengajaknya bercerita dan menggenggam tangan Wati, dia merasakan tangan Wati membalas dan menggenggam tangan nya dengan cukup kuat.


"Sayang kau sudah sadar sayang? kau menggenggam tanganku sayang"


Andre merasa bahagia dia reflek mencium tangan Wati.


Dan dia merasa sangat surprise saat dia merasakan usapan lembut dirambut kepalanya saat dia sedang mencium tangan Wati.


Dia mengangkat wajahnya dan mendapati mata Wati yang terbuka dan senyum yang menghiasi bibirnya.


"Sayang ini benar kau sudah bangun sayang"


Andre yang merasa sangat bahagia langsung menciumi wajah Wati dari kedua matanya keningnya hidungnya pipinya dan kecupan kecil dibibirnya.


Wati hanya bisa menahan nafas saat Andre menghujaninya dengan banyak ciuman.


"Andre....cukup, aku geli..."


kata Wati, karena memang wajah Andre yang menjadi tidak terawat penuh dengan jambang dan kumis.


*Akhirnya author bisa update dua bab hari ini ya readers, terimakasih untuk semua readers yang sudah sabar dan setia menanti author untuk up tiap hari, tetap dukung author terus ya gaes dengan vote like koment dan rate 😘👍*

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


__ADS_2