Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
Epilog


__ADS_3

Bayi kembar itu menangis dengan keras saat keluar dari rahim bundanya.


"Papi adikku sudah lahir, ya Tuhanku aku senang sekali, akan kujaga baik baik mereka, teriak Varo sambil mondar mandir di depan ruang bersalin saat mendengar tangisan bayi dari ruang tersebut .


tadi Sepulang sekolah Varo langsung mengajak mang Ujang untuk mengantarkan ke rumah sakit.


"terimakasih Tuhan atas anugerah sepasang permata hatiku." gumam Charl bersyukur saat mendengar tangisan bayi dari kamar bersalin.


Tuan Beird dan nyonya Arina yang mendengar kelahiran cucu kembarnya dari louisa langsung menuju ke rumah sakit tempat lou melahirkan.


Dokter dan perawat keluar dari ruangan bersalin, terlihat dua perawat membawa bayi yang sudah dibungkus dengan kain dan sudah dibersihkan untuk dibawa ke ruang intensif care. Charles langsung mendekati perawat yang membawa buah hatinya. terpancar wajah bahagia dari Charl.


Charles mencium kedua anak kembarnya dengan pelan. Varo yang berada di sebelahnya langsung mendekat dan minta digendong oleh papinya agar bisa melihat adiknya yang masih kecil. Varo memperhatikan dengan sungguh-sungguh kedua adiknya," Papi adik yang perempuan mirip sekali dengan wajah Papi tapi adikku yang laki-laki mirip dengan mommy ucap karo dengan polosnya.


"Selamat Tuan, anak Anda lahir dengan selamat kemudian silakan Anda bisa menjenguk istri anda yang sedang beristirahat mungkin tidak semuanya bisa masuk agar dia bisa beristirahat dengan tenang. bayi ini akan di bawa ke ruang perawatan bayi," ucap dokter yang diikuti dengan ucapan terimakasih oleh Charles.

__ADS_1


...


Keesokan harinya louisa sudah sadar dan tersenyum dengan bahagia melihat Varo yang sedang memegang tangannya di sebelahnya dia melihat suaminya yang nampak terlihat lelah tapi senyum menghiasi bibirnya di sudut sofa , dia melihat ada ibu mertua dan ayah mertua yang memangku Naura, ia tersenyum dan merasakan hidupnya sudah sempurna dan merasakan kebahagiaan yang berlebih saat berada dalam keluarga yang begitu menyayanginya.


Louisa meneteskan air matanya karena merasakan kebahagiaannya. dengan ucapannya yang masih terdengar dengan pelan dia memanggil Charles "mas aku ingin melihat anak kembar ku!" ucap louisa dengan pelan.


Charles tersenyum melihat Lou yang. sudah sadar, dia mencium kening istrinya." sebentar lagi perawat akan membawa si kembar ke sini," ucap Charles memberitahu.


"Terimakasih sayang, kau sudah memberikan untukku dan keluargaku kebahagiaan tak terhingga, Aku sangat mencintaimu," ucap Charles.


seminggu berikutnya Lou diperkenankan pulang. saat menuju tempat parkir Lou melihat mas Reza mantan bosnya saat bekerja di cafe menggandeng tangan perempuan yang terlihat sedang hamil tua.


Lou meminta Charl berhenti mendorong kursi rodanya dan menunggu mas Reza menghampiri. Reza yang melihat Lou dan Charl langsung mendekat dan menghampiri.


"Lou apa kabar?" sapa Reza dengan senyum ramah .

__ADS_1


"Baik mas," Louisa menatap perempuan yang disamping Reza yang nampak tidak asing.


"Mbak Tiara," panggil Lou dengan senyum.


"Tiara adalah istriku, kami menikah 3 tahun yang lalu dan sekarang dia sudah hamil 9 bulan, tinggal menunggu kelahiran," ucapnya.


Lou bercerita sebentar dengan Reza, Tiara dan Charl, Reza memberikan kartu namanya.


"kita lanjutkan kapan kapan ceritanya, Sekarang kakiku pegel," ucap Tiara yang bergelanyut di tangan Reza.


###


Setahun berikutnya


Hari ini akan diadakan pesta di rumah Charl, pesta perayaan pernikahan mereka yang ke delapan sekaligus ulang tahun si kembar. Lou bersiap menyambut tamu, semua hadir mulai rekan bisnis charles, keluarga Axel, keluarga Reza dan nampak juga lohita yang akhirnya menikah dengan sepupu Charles.

__ADS_1


Semua orang seperti ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh keluarga Charl. Senyum mengembang dari bibir orang yang melihat betapa mesranya pasangan dansa di hadapan mereka.


__ADS_2