Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
sembilan


__ADS_3

# Thor sangat senang kalau tulisan thor banyak yang menyukai dan membacanya, tolong beri like 👍 agar thor tahu kalau banyak yang menyukai tulisan ini dengan begitu thor lebih semangat nulis cerita ini ibaratnya "take and give"#


"Oh iya teman teman untuk novel ini review dari pihak MT agak lama padahal dah tak usahain up tiap hari, mungkin novel baru kali ya."


###


Charles membaringkan tubuhnya di sebelah tubuh Lou, matanya langsung terpejam karena kelelahan akibat aktivtas olahraga yang dilakukan berkali-kali.


Walau tubuh Lou sangat lelah tapi matanya belum bisa diajak kompromi untuk terpejam. Pikirannya melayang layang, menghadapi semua kemungkinan yang terjadi tanpa terasa air mata mengalir dari sudut matanya.


"Charles sialan ... Aku dulu berharap dapat menikah dengan orang yang aku cintai dan mencintaiku. Aku ingin menyerahkan keperawananku padanya. Tapi sekarang apa, aku terjebak dalam kehidupan yang rumit, pernikahan yang aku tidak tahu mau seperti apa kedepannya, mungkin hanya sebagai pemuas Ranjang saja bagi charles. "ahhh" yang jelas ini sudah terjadi, aku akan berusaha mempersiapkan semua, bila suatu saat aku harus keluar dari rumah ini.


Di buku tabunganku hanya ada uang dua juta yang merupakan sisa bayaran kerja di kafe. Mungkin tahun depan uangku baru cukup untuk mendaftar kuliah. sekarang aku harus bisa menghemat uang. Setidaknya biaya makan sudah tidak perlu dipikirkan, karena ikut di rumah ini.


Aku harus kuat menghadapi ini, bagaimanapun caranya aku harus berhasil mendapatkan uang, kalau perlu aku merayu Lelaki ini yang katanya kaya raya, aku tidak mau berakhir di jalanan setelah dicampakkan, karena yang ku tahu Lelaki kaya selalu dikelilingi wanita cantik.


Siapa sebenarnya laki laki ini? Mengapa dia menginginkanku, bukankah banyak sekali perempuan cantik yang bersedia tidur dengannya. Banyak pertanyaan yang menyelinap ke pikiranku yang benar benar membuat lelah. Karena terlalu lelah berperang dengan batin dan pikirannya Lou akhirnya tertidur Juga.


***


Pagi sekali Lou sudah bangun, hendak ke kamar mandi, tapi tubuh terasa remuk terutama bagian bawahnya benar benar terasa nyeri, sakit sekali saat digerakkan.


Tubuh Lou yang masih polos tanpa kain berusaha ditutup dengan kemeja Charl yang ada di lantai. Dengan tertatih dia berjalan dan berpegangan pada benda yang ada disekitarnya menuju kamar mandi. Lou berendam di bathtub yang berisi air hangat. Setidaknya untuk saat ini tubuh agak rileks.

__ADS_1


Lou keluar dari kamar mandi dengan tubuh berbalut handuk, dan rambut yang basah. Diliriknya charles yang masih tidur dengan nyenyak. "Sangat tampan, dengan hidung mancungnya, wajah yang bersih dengan sedikit jambang menghiasi, bibir yang seksi berwarna pink kecoklatan, tapi sangat menyebalkan". Gumam Lou.


Lou memakai kemeja Charles yang kebesaran seperti daster. Dan bergegas menuju dapur.


Dia membuka kulkas dan menemukan isi kulkas penuh dengan berbagai jenis sayuran, daging, ikan dll.


Pagi ini Lou masak capcay , ayam bumbu Bali dan membuat salad buah. Pukul setengah tujuh semua hidangan sudah matang dan siap di santap.


Lou bergegas kembali ke kamar untuk membangunkan Charles dan mengajak sarapan.


Lou membuka pintu kamar dan melihat Charles baru keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk sepinggang. Terpampang dengan jelas tubuh sixpack nan seksi.


Lou berdiri mematung memandang tubuh seksi Charles, dengan cepat tangan Charles menarik tubuh lou, walau berusaha menolak dan menjauh namun tarikan kuat itu membuat tubuh Lou berada dalam dekapa Charles. kemudian mencium lembut bibir Lou.


" Apakah hari ini kau ke kantor Charl? Tanya Lou berjalan menuju ruang baju milik Charl.


" Ya, hari ini aku akan ke kantor, kenapa? Tidak mau ditinggal," goda Charles yang tidak ditanggapi oleh Lou.


Lou memilih kemeja dan dasi beserta jas yang akan dipakai ke kantor dan menyerahkan pada Charles.


"ganti baju dulu , setelah itu aku tunggu sarapan di bawah," ucap Lou sambil berjalan meninggalkan Charl di kamar.


Charles menuruni anak tangga menuju meja makan dan tersenyum manis pada Lou yang sudah duduk di kursinya.

__ADS_1


Charles duduk di kursi sebelah Lou.


Dengan cepat Lou mengambil piring dan mengisi dengan nasi, lauk, dan sayur kemudian menyerahkan pada Charles.


"Terimakasih" ucap charl.


Charl menyuapkan nasi ke mulutnya.


"Ehm... Masakanmu enak," puji Charl.


Lou membuka percakapan pagi dengan charles.


"Charles hari ini aku berangkat kerja di kafe," ucap Lou memberitahu.


"Boleh, tapi kamu harus sudah di rumah saat aku pulang, aku pulang jam delapan malam, jangan lupa tugasmu menyiapkan makan malam juga,"Jawab Charles dengan peringatan pada Lou.


"Baiklah, akan aku usahakan, tapi... perjalanan dari kafe ke sini memerlukan waktu sekitar setengah jam, belum menunggu bus, jadi boleh gak aku pakai motor yang biasa digunakan pembantu belanja ke pasar di garasi," pinta Lou pada Charl.


"Pakai saja," sahut charles.


" Terimakasih,"


...

__ADS_1


__ADS_2