Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
empat puluh empat


__ADS_3

setelah mencoba gaun pengantin dan berfoto-foto ria, Lou dan Charl melepaskan baju pengantin. setelah pamit pada sang manager, Charl membawa Lou kembali menuju ke kantor perusahaan.


Penampilanku sekarang benar-benar seperti orang kantoran dengan baju model blazer warna hitam dengan rok pensil bawah lutut warna crem dan bersepatu hak 5 senti yang cukup membuat kakiku pegal karena aku tidak terbiasa menggunakan sepatu dengan hak tinggi.


Mobil yang membawa kami sudah masuk area halaman perkantoran, Charl keluar , kemudian membuka pintu sebelahku. Saat berjalan masuk banyak pegawai yang menyapa boz Charl, terutama kaum hawa.


Axel sudah menunggu di lobi dan membawa kami menuju ke lift menuju ruangan yang terletak di lantai 20


seperti biasa saat duo pangeran tampan, sang bos dan sekertarisnya melintas banyak mata mengarah pada mereka, ada yang" Tuhan berikan kepada hambamu ini salah satu dari duo pangeran tampan yang barusan lewat" celetuk seorang pegawai.


dan tentu saja Lou juga jadi pusat perhatian, perempuan muda yang belum mereka kenal tiba-tiba datang bersama dengan bos ganteng yang mereka anggap milik bersama para wanita yang bekerja di sana .


sebenarnya Louisa merasa risih tapi ia pikir itu bukan urusanku, urusanku di sini adalah bekerja dan bagaimana caranya aku bisa menghasilkan uang banyak .


Setelah masuk lift Axel langsung memencet tombol 20. beberapa saat kemudian, sampailah kami semua di kantor yang begitu luas, aku meletakkan tas dan peralatan perangku

__ADS_1


Louisa menyerahkan hasil kerja kemarin pada Charles. Charles membaca sebentar sambil manggut-manggut,


"ternyata kamu lumayan pintar juga, bisa menyelesaikan dengan baik. sekarang pelajari berkas ini dan ini. aku tunggu resume sebelumnya jam istirahat siang, dan ingat kamu tidak boleh pergi kuliah sebelum menyelesaikan tugas yang kuberikan," ucap Charl mengingatkan.


"oh iya, Lou setiap hari kamu sediakan air mineral dan kalo sore kopi hitam plus makanan kecil dan letakkan di mejaku


Lou sudah mulai berkutat dengan pekerjaannya, karena jam sebelas harus sampai kampus.


Sementara itu Alexa yang menyukai Axelino, rencananya hari Alexa ini akan berkunjung ke kantor papah, sekalian mampir ke kantor Charl, biar bisa ketemu dengan Axel.


Alexa menaiki mobil Range Rover miliknya. dengan kecepatan tinggi melaju menuju ke kantor Beird Group. sedari SMA kelas 1 dia mengenal sahabat kakaknya itu, begitu tampan dan elegan di matanya, sejak saat itu gadis cantik itu jatuh cinta pada Axel.


Alexa memarkirkan mobil di sebelah mobil kakaknya. Alexa yang memakai blouse pink terlihat sangat cantik, dengan rambutnya hitam panjang tergerai, bak model berjalan di atas catwalk. dia memasuki gedung dan langsung menuju ruangan papahnya.


Saat hampir sampai di ruangan dia berpapasan dengan Lohita yang baru keluar dari kantor ayahnya. lohita nampak memandangi Alexa dan berfikir, kemudian dia menyapa Alexa.

__ADS_1


Siang Nona Alexa, ucap lohita yang baru ingat bahwa gadis di depannya adalah anak dari bosnya alias adik Charl, ia ingat pernah melihat foto anggota keluarga Beird.


lohita mengulurkan tangannya untuk bersalaman dan berkenalan dengan Alexabelle. setelah itu Aleksa langsung masuk kantor papah.


...


sementara itu lou hampir menyelesaikan tugasnya untuk mempelajari berkas yang diberikan.


" semoga 5 menit lagi semua bisa selesai dan setelah itu aku bisa pergi ke kampus untuk belajar," ternyata 10 menit berikutnya semua tugas yang diberikan kepada lou baru berhasil di selesaikan.


Secepatnya lou menyerahkan berkas dan memberikan resume pada Charles yang duduk di meja tidak jauh dari tempat duduk lho Charles mengamati sebentar hasil resume yang dibuat Lou. dari berkas yang diberikan Dia sangat puas dengan kinerja louisa tapi dia tidak mau memujinya.


Louisa berpamitan pada Charl, tapi tidak begitu saja diberikan ijin, Charl berdiri dari kursinya dan melangkah menuju ke arah Lou. dia memegang dagu Lou dan mencium lembut bibir Lou beberapa saat, saat masih asyik berciuman, tiba tiba adik nakalnya nyelonong masuk tanpa permisi.


"Aduh ... kakakku benar benar tidak tahu malu dan tidak tahu tempat." ucap Alexa yang menutupi mukanya .

__ADS_1


" lain kali kalo mau masuk ketuk pintu dulu," ucap Charl sewot, sementara Lou mukanya sudah merah padam, menahan malu.


...


__ADS_2