
" Aku baik saja, oh iya, Catrin kenalkan ini istriku ucap Charl pada Catrin seorang putri dari kolega bisnisnya, yang sempat mau dijodohkan dengan Charles, wajah Catrin ditekuk dan menatap sinis pada Louisa.
Charles melangkah pergi meninggalkan Catrin menuju ke arah Axel dengan memeluk pinggang Louisa. Varo berlari menuju kearah om dan tantenya , langkah kecilnya menabrak seorang perempuan dan laki-laki yang sedang bercengkrama.
"Tante tantik cekali dan om acel juga ganteng cekali," teriak Varo sambil memeluk tantenya.
Charles dan Louisa sudah sampai di tempat Axel dan Alexa, mereka berfoto bersama dengan keluarga besar Beird dan setelah selesai dengan keluarga besar nya baru berfoto bersama keluarga Besar Axel.
"Mas aku ke toilet dulu," izin Lou pada Charl suaminya.
"Ayo, aku antar ke toilet!"
" tidak usah, aku pergi sendiri saja kamu disini menemani Varo," ucap loiusa menolak ajakan suaminya untuk mengantar ke toilet.
__ADS_1
"ya sudah, kamu hati-hati ya sayang," ucap Charles melepaskan istrinya menuju toilet.
louisa berjalan menyusuri gedung yang luas dengan banyak orang di dalamnya itu. Dia menuju ke arah toilet perempuan, untuk buang air kecil, tanpa disadari oleh Louisa ada seorang yang membuntuti langkah menuju ke toilet.
Lou memasuki toilet perempuan itu dan memasuki WC untuk buang air kecil, setelah lou selesai dengan keperluannya, dia keluar dari kamar kecil, Lou merapikan penampilannya di depan kaca besar yang terdapat di ruang toilet itu, setelah merasa rapi Lou melangkah keluar dari toilet, tiba tiba dari belakang ada lengan besar yang membekap mulut Lou dengan sapu tangan.
Lou berusaha berontak dan berteriak agar bisa lepas dari cengkeraman lelaki dibelakangnya, tapi apa daya tenaganya tidak cukup kuat, setelah beberapa saat tubuhnya lemas karena pengaruh obat bius yang ada di sapu tangan itu.
sementara itu tubuh Lou yang sudah tidak sadarkan diri, tergeletak lemas kemudian digendong oleh Lelaki itu keluar dari toilet, dan di depan toilet 2 teman pria yang menggendong Lou itu sudah bersiap untuk mengamankan langkah mereka. baru mereka melangkah beberapa langkah Charles datang.
Melihat istrinya digendong oleh Lelaki lagi yang tidak dikenal, wajah Charl langsung berubah dingin dengan tatapan ingin membunuh. Charles Hendak merebut Lou namun dua kelaki lain menghadang langkah Charles.
terjadilah perkelahian antara Charl dan dua orang itu, sementara lelaki yang menggendong Lou pergi meninggalkan tempat itu dengan tergesa gesa. Charles berkelahi dengan sekuat tenaga, setelah beberapa saat dia berhasil melumpuhkan dua orang itu.
__ADS_1
Charles berlari mengejar lelaki yang menggendong louisa, Charl tidak peduli dengan darah yang keluar dari hidungnya sehingga membasahi bajunya, dia terus berlari ke arah lift. setelah lift terbuka Charl langsung masuk dan menekan tombol lantai satu.
Naas bagi Charl, saat sampai lobi, mobil yang membawa Lou sudah melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak terkejar Charl yang berlari. Charles hanya mengamati nomer mobil yang membawa istrinya.
Charles mengambil ponsel di dalam saku celananya, dia langsung menelpon seseorang, yah... Charles menelpon sopirnya agar secepatnya membawa mobil ke lobi untuk mengejar mobil itu.
setelah beberapa saat mang Yadi datang dengan mobilnya, Charl langsung naik dan menyuruh mang Yadi untuk mengejar mobil dengan nopol XXXXX.
sementara dalam mobilnya Charl menghubungi orang orang kepercayaan untuk menyebar mencari no kendaraan yang dia ucapkan. hampir satu jam Charles mengelilingi kota tapi dia tidak menemukan mobil yang membawa louisa.
Charles benar benar cemas dan bingung, karena ternyata orang orang nya juga kehilangan jejak mobil itu. Charl berusaha menghubungi nomor papinya dan memberitahu keadaannya saat ini.
...
__ADS_1