Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
delapan puluh tiga


__ADS_3

Pukul sembilan malam Charl sampai juga di rumah, dia membuka pintu rumah depan, di ruang tengah nampak Lou sedang duduk menunggu dirinya pulang.


Lou langsung berdiri menyambut kedatangan suaminya. Lou membawakan tas dan mengambil jas dari tangan suaminya.


"Mas ayo mandi dulu, aku sudah menyiapkan bak berisi air panas setelah itu nanti kita makan malam bersama, walaupun ini sudah agak telat tapi aku tinggal memanaskan kembali masakannya. kamu capek ya Mas ya," ucap Lou sambil menghanger jas Charles.


"terima kasih sayang, apa kau mau ikut mandi Lou," ucap Charles pada Lou sambil mencium pucuk kepala Louisa.


"aku sudah mandi Mas, gak mau kalo harus ikut mandi lagi. sudah sana mandi dulu, aku hangatkan masakan dulu." tolak Lou sambil berlalu menuju dapur.


Charles menyelesaikan mandinya dalam waktu 15 menit, dari kamar mandi dia keluar menggunakan handuk kemudian menyisir rambutnya menggunakan jari tangannya. Charles menggunakan kaos warna putih dan celana pendek berwarna hitam, setelah itu Charles menuju ke dapur menyusul istrinya yang sudah ada di dapur duluan.


Charles menuruni tangga dengan perlahan, hingga Lou tidak menyadari kehadiran suaminya kemudian memeluk Lou dari belakang.

__ADS_1


"sayang, aku lelah sekali biarkan sebentar aku memelukmu seperti ini," ucap Charl yang memeluk pinggang istrinya yang sedang berdiri di depan kompor .


" Ayo makan dulu, setelah itu istirahat, aku tahu kamu terlihat sangat capek. pasti pekerjaanmu menumpuk Kate kamu tinggal hampir satu Minggu, apa perlu aku membantumu di perusahaan." ucap lou yang melepaskan dari pelukan Charles.


Lou dengan cekatan mengambilkan nasi,lauk dan sayur di atas piring milik Charles.


Charles menyantap makanan yang disajikan oleh Louisa istrinya. "terima kasih sayang aku benar-benar bersyukur dengan kehadiranmu disisiku. kamu ingin membantuku di perusahaan, boleh kok, tapi bagaimana dengan Varo?" ucap Charl sambil tersenyum menatap istrinya yang cantik.


"oh iya bagaimana keadaan Varo hari ini?" tanya Charl tentang kondisi anaknya.


"oh iya mas aku besok akan mengajak Varo ke makam nenek Ica, aku ingin memperkenalkan anak kita pada mamahku dan mmberitahunya bahwa aku baik-baik saja sekarang. dan aku sudah memiliki seorang anak yang ganteng dan memiliki suami yang menyayangi aku. dan aku ingin ibu di sana bahagia juga bahagia tanpa harus memikirkan ku di sini." ucap Lou yang terlihat sedih kala mengingat mamahnya.


"oke, aku besok ikut dan akan mengantarkan kalian ke pemakaman setelah itu nanti aku langsung ke kantor.

__ADS_1


sementara itu di apartemen Axel.


"Mas aku pulang dulu ya sudah malam. takutnya nanti Mamah mencari-cari ku karena belum pulang-pulang," Ucap Alexa yang berusaha untuk berjalan dengan menahan rasa perih di bagian bawah , namun dipegang tangannya oleh Axel.


" Kamu tidak usah pulang biar aku telepon sama mamah mu, kondisimu belum memungkinkan untuk pulang, kamu masih merasakan sakit di bagian bawah kan? beritahu namah bahwa kamu menginap di apartemenku, kita itu masih pengantin baru sayang, masa kamu mau di rumah mama dan aku di apartemen sendirian, kan gak asyik, serasa jomblo lagi," gerutu Axel yang tidak ingin ditinggal oleh istrinya.


"Haish, suamiku merajuk deh, iya deh aku menginap di sini,"ucap Alexa yang kembali duduk di sisi Axel dan memeluk tubuh suaminya.


"Besok Mamah mengajak fiting gaun pengantin ke butik Laura, aku telfon kamu saat aku tiba di sana yah!"


"Hmm... baiklah," ucap Alex yang berjalan ke arah pintu karena ada bunyi bel. ternyata jasa layanan antar makanan online yang mengantar pesanan Axel.


"sayang ayo kita makan malam dulu agar bertenaga untuk menghadapi malam yang panjang ini!" ucap Axel sambil mengeringkan satu matanya pada Alexa

__ADS_1


...


__ADS_2