
" bagaimana kamu bisa mengenalnya, karena dulu dia tidak mudah dekat dengan perempuan. dia sangat mencintaiku, sampai aku pergi belajar ke luar negeri karena beasiswa, hp ku hilang jadi aku lost kontak dengannya, saat ini aku merasa bersalah maka aku berniat menyelesaikan kuliah di sini dan memperbaiki hubunganku dengannya," ucap Tiara dengan mata berkaca-kaca dan meneteskan air mata.
" terus, maksud mbak cerita ke aku perihal semua ini, apa?" tanya Lou balik dengan santai.
"kembalikan dia padaku Lou, dia adalah miliku, kami dulu saling mencintai bahkan sampai sekarang aku masih sangat mencintainya," ucap Tiara dengan berderai air mata.
" mbak Tiara, aku tidak pernah meminjam apapun jadi tidak ada yang harus kukembalikan, Chales bukan barang yang bisa dengan mudah diberikan ke orang, tapi dia manusia yang berperasaan. dan mengapa dia bisa datang padaku, kamu bisa menanyakan langsung padanya. jadi mbak selesaikan dulu masalah mbak dan Charles karena aku tidak ada sangkut pautnya, atau mungkin aku yang tersangkut masalah kalian" sanggah Louisa sambil menghabiskan jeruk yang tadi dipesannya.
Charles sebenarnya sudah masuk kafe dari tadi, dia sedang mendengarkan apa yang dikatakan Tiara pada Louisa, Charl merasa senang dengan jawaban yang keluar dari mulut Louisa.
Setelah di rasa cukup, Charl berjalan mendekat ke arah Lou, Tiara tersenyum pada Charl, namun Charl mengabaikannya
"Lou sayang, apa kau sudah menungguku dari tadi?" maaf tadi sedang ada meeting dan sementara di pending sampai istirahat siang selesai. jadi ayo Secepatnya kembali ke kantor!" ajak Charl.
"Sebentar Carl, sekarang selesaikan dulu masalahmu dengan mbak Tiara, aku tunggu di mobil," ucap Lou dan melangkah kaki hendak keluar, namun tangan Charl menarik lengan Louisa dan mendekapnya.
__ADS_1
" sayang, tidak ada yang perlu dibicarakan lagi dengannya, masalahku dan masalahnya sudah selesai tiga tahun yang lalu, kini aku sudah punya masa depan, dengan orang yang kucintai." ucap Charl sambil mengambil uang dari dompetnya dan meletakan di meja. louisa berjalan beriringan dengan Charles dengan menggandeng tangan Lou.
Tiara tidak dapat menahan air matanya mendengar kalimat yang keluar dari mulut Charl," apakah sudah tidak ada tempat lagi untukku di hatimu Charl, mengapa kamu tidak mau memaafkan aku, aku benar benar tidak sengaja, hiks..hiks...," terdengar lirih
Charles membukakan pintu depan untuk Lou, kemudian memutar dan membuka pintu untuk dirinya sendiri. Charles mengemudikan mobil sambil tersenyum senang.
"Kamu kenapa Charl, kok senyum senyum tidak jelas begitu,' tanya Lou yang bingung dengan sikap suaminya itu.
"Aku senang karena kamu, kamu tahu Lou, aku sangat ingin anak pertama kita laki laki dan anak ke dua baru perempuan, untuk anak ketiga dan selanjutnya itu apa saja oke istriku," sahut charl mencium tangan Lou.
"Ya diterima lah sayang, itu kan buah cinta kita," ucap Charl.
mereka bercakap-cakap sampai akhirnya sampai juga di halaman depan kantor perusahaan BEIRD group.
masuk berdua masuk ke dalam kantor Beird group dengan bergandengan tangan, banyak mata menatap mereka berdua dengan iri, tidak terkecuali dengan lohita yang baru datang dari kantin untuk makan siang, saat akan kembali ke ruangan matanya tertuju pada sepasang anak manusia yang berjalan saling bergandengan tangan. lohita menggenggam dan mengepalkan tangannya
__ADS_1
Lou dan Charl masuk ke dalam ruangan, mereka terkejut melihat Alexa sudah ada di dalam ruangan.
"ngapain kamu ke sini," tanya Charl dengan kesal, karena kedatangan adiknya pasti akan mengganggu sekertarisnya.
"Ehh... Kakak segitunya sama adik sendiri, aku mau bantu bantu kok, sekalian mempraktekkan ilmu yang di dapat." jawab Alexa cengengesan.
"Lou... tolong periksa berkas ini, aku dan Axel akan melanjutkan meeting yang tadi.
kemudian Alexa periksa berkas yang ini, " sambil memberikan setumpuk berkas pada Alexa.
Alexa melotot melihat banyaknya berkas yang harus di teliti. " yang bener saja kak, masak berkas yang harus ku periksa banyak sekali," ucap Aleksa jengkel."
"kalau tidak mau ya sudah pulang saja sana! ngapain di sini kalau tidak bekerja?" ucap Charles sambil mendekati Louisa
"yang aku meeting dulu ya," Sambil mengecup kening louisa.
__ADS_1
"dasar kakak, mesum mulu!" ucap Alexa sambil nyengir kuda.