
" samakan saja yang dengan pesananmu." sahut Axel.
setelah beberapa saat, datanglah Susi membawa pesanan ke meja Alexa.
"silahkan menikmati nona, tuan!
"Tante Cuci, ayo main cama Valo," panggil suara anak kecil yang suaranya masih cadel. dan menghampiri Susi.
"Eh ada Adek ganteng, ayok kita main di belakang ya!" balas Susi.
tanpa sadar Alexa menoleh kearah suara, dia melihat seorang anak kecil, raut muka Alexa langsung berubah, Axel yang tahu hal itu pun langsung ikut menoleh pada anak kecil yang baru datang.
Alexa mendekat, "halo ... Valo" ucap Alexa menirukan gaya bicara anak kecil itu.
Varo yang biasa bertemu dengan banyak orang pun menjawab, "halo juga Tante tantik," suara ramah varo.
"maaf Mbak, ini ponakan mbak? oh... ganteng sekali! tanya Alexa yang penasaran dengan bocah kecil dihadapannya.
"oh... iya, Varo ini anak dari pemilik resto ini nona, mbak Friska namanya nona." jawab Susi dengan ramah.
"di mana Mamahmu varo? kok tidak kelihatan?" tanya Axel yang penasaran ingin tahu siapa Ibu dari Varo.
" Mama macih ada di dapul om, masih cibuk macak, jadi om belteman cama valo, aja!" ucap cadel Varo yang bikin gemas orang yang melihatnya.
__ADS_1
"Bener ya Varo mau jadi teman om dan Tante ya? terus di mana ayah Varo.
"ayah itu apa om?" tanya Varo yang kebingungan.
" laki laki besar seperti om yang ada di rumah Varo."
"oh...Valo tidak punya ayah, dilumah tidak ada om becar," jawab Varo sambil manyun mulutnya.
Axel dan Alexa saling melirik.
" maaf tuan dan nona atas ketidak nyamanan karena Varo," Susi langsung menggendong Varo dan menuju ke dalam.
siapapun pasti akan gemas melihat Varo bocah dua setengah tahun dengan mata bulat dengan iris emerald, hidung mancung, pipi gembul dengan rambut hitam dan lebat.
Varo pun pergi setelah digendong oleh Susi, Axel dan Alexa mengantarkan dengan tatapan penasaran. namun sesaat kemudian menyelesaikan makan dengan cepat dan lahap. mereka benar-benar senang bertemu dengan anak yang sebelas dua belas dengan Charl.
Alexa dan Axel pergi meninggalkan Resto menuju ke hotel yang akan dijadikan tempat menginap selama 3 hari ini. Axel memesan dua kamar bersebelahan mereka menginap di hotel Oaktree yang terletak di tengah kota Semarang.
Walaupun Alexa dan Axel sudah resmi berpacaran Tiga tahun yang lalu, mereka tidak tidur bersama. Axel benar benar menjaga kesucian pacarnya. ia ingin menikmati saat sudah sah dan tidak ada yang perlu di takutkan.
Sore ini Alexa sudah menyiapkan berkas perjanjian tentang kerjasama pembangunan sebuah rumah sakit di kawasan kota Semarang untuk besok, Alexa dan pak Budi akan menandatangani setelah meninjau lokasi tempat pembangunan
...
__ADS_1
Pemilik rumah menawarkan Lou untuk membeli rumahnya. karena dia ingin menetap di tempat tugas yang sekarang. . setahun yang lalu Lou memberi DP dua ratus juta dan sisanya dicicil selama setahun. Resto yang ditempati Lou dan karyawannya sudah terbayar lunas bulan kemarin.
Lou menarik nafas perlahan, akhirnya resto ini seutuhnya jadi milik Lou. Lou menempati lantai dua bersama anaknya sedang mbak Rina , Susi dan Marni menempati satu kamar utama di lantai bawah.
"momy dimana ayah Valo", tanya Varo yang membuat Lou tersentak kaget.
Lou berusaha tersenyum dan menjawab," ayah Varo diluar kota."
"momy, Valo pingin ketemu dengan ayah,"
"iya nanti jika Varo sudah besar." mamah akan ajak Menemui Ayah."
...
pagi harinya Alexa dan Axel kembali ke Resto milik Luisa Mereka ingin sarapan di tempat itu walaupun sesak berjubel orang mengantri hendak membeli makan, tapi Alexa tetap memaksa untuk menikmati makanan di resto itu. Axel hanya patuh menuruti keinginan Alexa.
"Louisa! panggil Alexa dengan keras.
spontan Louisa menoleh kearah datangnya suara.
"Alexa! kok kamu bisa ada di sini!" mereka berdua sama terkejut.
dengan cepat Alexa berjalan cepat menuju ke arah louisa dia memeluk kakak iparnya dengan sangat erat.
__ADS_1
Axel yang melihat kejadian itu secep kilat mengambil foto dua perempuan yang sedang berpelukan dan mengirim pada seseorang.
...