Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
sebelas.


__ADS_3

# readers silahkan tinggalkan jejak dan berilah like 👍, agar tercipta simbiosis mutualisme antara pembaca dan penulis#


***


Duniaku memang sesempit daun kelor. sudah pergi jauh eh ...ternyata bertemu juga dengan mantan, mantan yang rela memutuskan untuk meninggalkanku demi wanita lain," gumam Louisa sambil geleng-geleng kepala


"Lou.... ayo berangkat, sudah ditunggu bos di dalam mobil." ajak Risma pada Lou yang berhasil membuyarkan lamunan Lou.


Risma menggandeng tangan Lou, mereka menuju ke mobil bos yang sudah siap di depan kafe. Terlihat Mas Reza sudah duduk di kursi kemudi.


"Lou kamu duduk di depan biar Risma dibelakang." pinta Reza pada Lou yang hendak membuka pintu belakang mobil.


"Baik mas," ucap Lou sambil membuka pintu depan mobil dan duduk di sebelah Mas Reza.


" mau apa kita ke Mall mas," tanya Lou yang baru pertama kali diajak ke Mall oleh bos nya itu. Risma yang duduk di belakang menyahut" ya ... mau belanja keperluan kafe Oneng, masa mau masak," canda Risma yang membuat Lou tersenyum malu.


Lou memandang ke luar kaca jendela mobil yang melaju dengan kecepatan sedang, nampak lalu lalang manusia pulang kerja dengan wajah lelah.


Aku juga lelah sekali rasanya, ingin rasanya membenamkan diriku di atas tempat tidur kemudian melepaskan kelelahan jiwa dan raga.

__ADS_1


"Ada apa lou, kamu seperti sedang memikirkan sesuatu? tanya mas Reza yang masih sibuk mengemudi mobilnya.


"Tidak ada mas, aku hanya merasa capek saja, capek jiwa dan raga," ucap Lou yang masih mengarahkan pandangannya ke luar jendela.


Mas Reza mengetahui kejadian yang menimpa mamah Lou dari ibunya. sebenarnya mas Reza merasa kasian pada Lou, namun dia tidak bisa berbuat banyak.


"Kalau ada apa-apa, kamu boleh cerita sama mas, jangan disimpan sendiri, kamu boleh menganggap mas seperti kakakmu sendiri," ucap mas Reza berusaha menenangkan Lou.


"Terima kasih banyak atas kebaikan mas Reza, Lou bersyukur bisa menemukan orang orang baik seperti mas dan Bu Ana di tempat yang masih asing bagi Lou," ucap Lou dengan mata berkaca-kaca.


Dua puluh menit kemudian mereka sampai di Mall yang di tuju. Setelah memarkirkan mobilnya, mereka bertiga keluar dari mobil, kemudian berjalan beriringan menuju ke dalam mall.


Selama di kota ini memang Lou belum pernah ke mana mana, dia hanya menghabiskan waktu untuk kerja dan istirahat di rumah selebihnya kadang ke makam mamahnya.


***


Pukul tujuh malam, Lou langsung pamit dengan Risma dan lainnya untuk mendahului pulang, Lou seperti berlari berkejaran dengan waktu agar tidak terlambat sampai ke rumah Charles. setelah dua puluh menit diapun sampai di rumah Charl.


Lou memarkirkan motornya di garasi, dan bergegas pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam.

__ADS_1


hari ini Lou menyiapkan menu makan malam steak tenderloin Asparagus, Lou mulai mengeluarkan daging sapi yang sudah di rendam bumbu dari dalam kulkas dan memanaskan pemanggang steak.


Setelah bertempur hampir setengah jam di dapur, akhirnya masakan Lou sudah siap dan terhidang di atas meja makan. Sebelum makan malam Lou hendak membersihkan badan yang rasanya lengket dan bau.


Lou memasuki kamar dan melepaskan semua pakaiannya dan tak lupa memasukan baju kotor ke dalam keranjang.


Lou berendam air hangat dalam bathtub, saking nyamannya, Lou sampai tidak sadar tertidur di bathtub.


Pukul delapan malam Charles sampe di mansion,dan dia segera memasuki mansionnya berharap melihat Lou , saat melewati meja makan, nampak di atas meja sudah terhidang makan malam, Charl mengedarkan pandangannya, namun tidak nampak Lou ada di dapur, Charles melanjutkan berjalan menuju kamarnya, kamarnya nampak sepi, dia menoleh ke kanan-kiri tapi Lou juga tidak ada dalam kamar.


Charles berniat mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket, baru turun untuk Makan malam.


Charles memasuki kamar mandi, dia terkejut melihat Lou tertidur dalam bathtub. Senyum smirk muncul dari sudut bibirnya, Setelah melepas handuknya Charl ikut masuk dalam bathtub. dia meletakkan tubuh Lou di atas tubuhnya dengan tangan mendekap tubuh Lou .


Lou kaget dan terbangun dari tidurnya, karena ada sesuatu yang bergerak di tubuhnya. Lou membuka matanya dan betapa terkejutnya dengan apa yang ia duduki.


"Aaaahhhhh..." teriak Lou saat melihat tubuh naked Charles di bawahnya dan tangannya bergerak menari - nari di atas tubuh nakednya


"ah... berisik, hentikan teriakanmu, jangan membuat gendang telingaku pecah, lagian kau juga sudah pernah melihatku dalam keadaan naked, mengapa kau teriak histeris seperti itu?

__ADS_1


Lou dan Charles ...


....


__ADS_2