Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
tujuh puluh delapan


__ADS_3

setelah sekian lama merasa sulit memejamkan mata, akhirnya Lou terlelap juga. sore hari Lou dan Charl bangun dari tidurnya. Charles yang sudah bangun terlebih dahulu mengerjapkan mata sesaat, kemudian ia mengamati seorang gadis cantik di hadapannya yang juga sama-sama mulai mengerjapkan matanya.


Charles mencium keningnya dan membisikkan sesuatu ke telinga Lou "Aku mencintaimu sayang, ayo sekarang kita mandi dulu dan kemudian kita turun bersama! kemudian kita pamit pada mamah dan papah, Setelah itu kita pulang.


Oh iya, nanti Varo kita ajak pulang saja, pulang tapi kalau dia tidak mau pulang ya nanti di sini dulu, besok kita ambil lagi ke sini, ucap Charles sambil mengajak istrinya mandi bersama.


***


"Mah, papa kami pamit pulang," ucap Charles.


"Ayo Varo kita pulang sekarang," ajak Charl.


"papi Valo dicini dulu, kata Tante Alexa, nanti mau diajak jalan cama om Axcel." ucap Varo masih dengan logat cadelnya.


"Ayolah Varo, nanti siapa yang nemeni momy kalo papi kerja?" ucap Lou memelas.


" momy becok hali Minggu, papi paling juga libul Bekerja, momy cama papi buat adik aja buat Valo bial cepetan jadi ya!." tolak halus Varo yang jawabannya membuat geleng kepala yang mendengarnya.


"Varo siapa yang mengajari bicara seperti itu?" tanya kakek penasaran.

__ADS_1


"Papi kakek, ucap Varo yang diikuti pelototan papah pada Charl.


" Biar saja Varo disini dulu, kalian pulang saja, kami akan menjaga cucu kami dengan baik," ucap papah.


"Ya sudah, Tapi Varo tidak boleh nakal, harus nurut sama kakek, nenek dan Tante Alexa oke, ucap Louisa pada anak lelakinya.


"Kami pamit mah, papah," ucap Lou pada mereka berdua yang diangguki oleh mereka. berdua.


"Ayo sayang kita pulang," ucap charles memeluk pinggang Lou dan berjalan berdekatan. Anak kita benar-benar pintar, dia tahu apa yang diinginkan oleh papi dan momi nya, dia pasti pintarnya meniru seperti aku kan, kalo baiknya mungkin menurun dari mommynya," ucap Charles kembali tersenyum menggoda Louisa.


" Enak saja, wajah dan jenisnya saja yang sama denganmu, tapi pintar baik , peduli, pandai bergaul itu pasti seperti aku dong, akukan momynya." sahut Lou tak mau kalah.


Charles membuka pintu mobil untuk istrinya., setelah itu dia membuka pintu kemudi. setelah mesin mobil dinyalakan Charles melajukan mobil dengan kecepatan yang sedang, dia ingin mengajak lou pergi ke suatu tempat, namun sebelumnya dia membawa louisa ke sebuah butik yang menyatu dengan tempat spa.


Charles benar benar ingin memanjakan istrinya pada saat hari liburan seperti ini, Charles sengaja pergi ke tempat spa untuk pasangan, karena dia juga ingin spa sama dengan istrinya, setelah itu nanti dia ingin kencan dengan istrinya.


setelah hampir satu jam berkendara, Charl memarkirkan mobil di tempat parkir milik boutique itu.


Boutique Avenu terlihat sangat mewah, Lou melihat beberapa mobil mewah berjajar di sebelah mobil mewah Charl. sudah dipastikan yang datang pasti orang berduit.

__ADS_1


Dari mobil sebelah juga nampak seseorang sedang turun dari mobil mewahnya. perempuan yang anggun dan cantik. perempuan itu berjalan dengan anggun menuju ke arah Charl yang baru keluar dari mobil.


"Charles,!" panggil perempuan itu.


"Lohita, ada apa, kamu mau ke butik juga?" tanya Charl balik.


"iya, aku juga mau spa di sana," jawab Lohita.


"Oh, iya Lohita kenalkan itu adalah istriku, ucap Charl menunjuk Lou yang baru keluar dari mobil dan di panggil Charl untuk mendekat.


"Lou, ini manager keuangan di Beird Group,"


"Lou dan Lohita saling berjabat tangan, tapi tatapan lohita seolah memandang penuh benci, sedang Lou menatap heran dengan perempuan dihadapannya.


" Kami masuk duluan, ucap Charl menggandeng tangan Lou.


Ternyata perempuan yang disukai Charl sudah kembali, perempuan kampungan yang biasa saja, kupikir dia akan mencari yg high class , cantik, berharkat dan bermartabat, cihh mending sama gue Charl.


"Tunggu sebentar, bisakah kita bersama, gak enak kalo sendirian,"

__ADS_1


...


__ADS_2