Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
empat puluh enam


__ADS_3

"Fatin kenalkan ini Alexa dan itu Axel," ucap Lou yang diikuti dengan berjabat tangan Fatin dengan Axel dan Alexa.


"Axel dan Alexa ini Fatin, sahabat aku di kampus. saat mereka sedang bercakap Hasan dan Radit datang menghampiri.


"Siang semuanya," sapa Radit sambil melambaikan tangan.


Hasan terpana melihat penampilan Lou yang berbeda dari biasanya secara detail. diikuti pula oleh Radit.


"kamu terlihat seperti orang yang berbeda Lou, dengan menggunakan pakaian resmi begini, kamu terlihat semakin tambah cantik dan dewasa." ucap Hasan


"jangan heran melihatku. aku sekarang tidak bekerja di kafe lagi, sekarang aku kerja di perusahaan, jadi penampilanku juga berubah," terang Lou yang dari tadi temannya melihat penampilannya yang berbeda.


" jadi kamu sudah keluar dari lovin kafe," ucap Hasan kaget.


"iya, aku sekarang kerja sambilan di perusahaan, itung-itung cari pengalaman kerja," ucap Lou.


"oh iya, Axel dan Alexa ini teman aku juga, yang ini bernama Radit dan itu Hasan," ucap louisa memperkenalkan Hasan dan Radit.


Axel mengamati penampakan Hasan dari atas sampai bawah,


" Dilihat dari gesture dan raut wajah sepertinya Hasan ini naksir sama Louisa. Waduh bos, kayaknya kamu harus hati-hati, sekarang punya saingan berat, bocah tampan teman kuliah istrimu, batin Axel.

__ADS_1


"Ya sudah Axel, Alexa, aku masuk kelas dulu, nanti tolong sampaikan Charl aku balik kantor pukul dua, tidak usah di jemput, aku naik ojol saja," ucap Lou pada Axel.


Lou memasuki kelas diiringi oleh ketiga sahabatnya.


Alexa dan Axel berjalan ke arah pintu keluar tempat parkir, saat Axel mengeluarkan kunci mobil dari kantong saku celananya, Alexa tiba tiba merebut kunci mobil dari tangan Axel.


"Aku yang akan membawa mobilnya," ucap Alexa pada Axelino, yang masih berusaha mengambil kunci dari tangan Alexa.


Axel memegang tangan Alexa, namun Alexa Secepatnya memasukkan kunci ke saku dressnya. Axel masih memegang tangan Alexa, jantungnya bener-bener berdegup tidak teratur, maka cepat cepat dia melepaskan tangannya.


"Ya Tuhan kenapa jantungku berdegup kencang saat aku memegang tangan Alexa, ini bahaya untuk kesehatan jantungku."


Alexa sudah duduk di kursi kemudi, Axel membuka pintu belakang. belum sempat membuka Alexa sudah berteriak.


Alexa tidak membawa mobil ke arah kantor tapi membawa ke sebuah kafe yang cukup ramai. Alexa dan Axel menjadi pusat perhatian, yang perempuan sangatlah cantik dan yang lelaki sangatlah tampan sebelas dua belas dengan Charles. banyak mata menatap mereka dengan iri.


Alexa memesan minuman dan makanan, begitu pun dengan Axel. Alexa tersenyum, dengan penuh kemenangan, se


"Sekarang ceritakan padaku secara rinci bagaimana kakak bisa menikah dengan Louisa kalau kamu tidak mau cerita maka kunci mobil akan aku tahan, dan kubilang kakak kalau kamu menyakitiku.


"Haish... kakak dan adik sama pemaksanya," gumam Axel.

__ADS_1


"Mereka bertemu saat ulang tahun Charl, yang di rayakan di kafe tempat Lou bekerja. awalnya bagaimana saya juga tidak tahu. Charles meminta dia memotong kue dan menemaninya di pesta ulang tahunnya. setelah semua acara selesai Charl memberikan kartu nama dan meminta lou datang ke mansion, malam harinya. tapi Louisa tidak datang. Kamu kan tahu sendiri, kakakmu seperti apa saat menginginkan sesuatu.


"maka malam itu juga dia menyuruhku menculik Louisa yang sedang tidur dan membawa ke mansionnya. Charles sangat menginginkan gadis itu, tapi gadis itu menolak, Sebelum Charl gelap mata lou mengajukan permohonan yang sebenarnya merugikan dia yaitu agar Charl menikah dengannya sebelum melakukan malam pertama dengan Lou. karena prinsip Lou malam pertama adalah milik suaminya


"Charles menyetujuinya, keesokannya mereka berdua benar-benar menikah di catatan sipil. dan beriringan dengan berjalan waktu Kakakmu jatuh cinta pada istrinya.


"selesai, sudah puas?" ucap Axel pada Alexa.


"Ah... kakak ipar memang keren, aku juga sama akan menjaga kesucianku hanya untuk suamiku" ucap Alexa tersenyum ke arah Axel.


"mas Axel, kamu sudah punya pacar belum?


Axel yang ditanya hal seperti itupun tersedak, dan segera menenggak habis air di gelas.


"lah kalo kamu sendiri? tanya Axel yang tidak menjawab pertanyaan Alexa.


"Aku belum punya pacar, yang naksir dan nembak aku sih banyak, tapi belum sreg di hati." jawab Alexa.


"lah memang yang kamu cari yang seperti apa?" tanya Axel penasaran.


...

__ADS_1


sementara itu Charl di kantor merasa emosi sendiri, sudah hampir dua jam, Axel sang sekretaris belum kembali juga dari mengantarkan Louisa, padahal jarak ke kampus hanya Lima belas menit, mana di telfon tidak diangkat lagi.


"Apa sih yang mereka kerjakan sampai tidak pulang ke kantor.


__ADS_2