Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
28


__ADS_3

mereka teman kuliah yang mau membantuku mengerjakan tugas," ucap Lou menjelaskan.


" jangan terlalu dekat dengan mereka, apa lagi kedua lelaki itu, ingat! kamu istriku," ucap Charl menekan kata istri.


"iya, kami hanya mengerjakan tugas saja, tidak aneh aneh, lagian ini ditempat umum juga," jawab Lou dengan hati kesal.


Charles meninggalkan kafe dengan diiringi Axel. sebelum pulang Charl berkata," aku pulang jam 6 sore, saat aku pulang kau harus sudah ada di rumah."


Lou yang mendengar itu, langsung menghampiri Charl, "apa maksudmu, kau kan tahu aku selesai jam 7 malam, " sahut Lou dengan mulut manyun.


" suami apaan, maunya maksa kehendak," gerutu lou.


Lou kembali menemui teman temannya setelah Charl meninggalkan kafe. dan menyelesaikan tugas kuliahnya. sementara itu Hasan masih sibuk melayani pelanggan.


terima kasih Tuhan, engkau memberikan teman yang benar-benar baik," ucap Lou dalam hati.

__ADS_1


pukul tujuh malam Lou, pulang ke rumah, mobil Charl sudah terparkir di garasi. ada rasa was-was bila Charl marah, karena pulang lebih dari waktu yang ditentukan.


Lou langsung berjalan menuju dapur hendak menyiapkan makan malam, setelah meletakkan tas di atas kursi, dia langsung memasak udang asam manis, ayam goreng krispi, cah kangkung, dan kerupuk. sesudah selesai semua hidangan diletakkan diatas meja, dan Lou menuju ke kamarnya.


Charles sebenarnya sudah menunggu dari jam enam sore di dalam kamarnya, ia mulai geram karena Lou tidak pulang pulang.


Lou membuka pintu dengan perlahan, Lou mengamati sekeliling kamar, dan dia mendapati Charl sedang memandang dengan tatapan tajam seolah siap menerkam siapa saja yang mendekat.


Maaf tadi aku langsung masak di bawah, jadi tidak langsung ke kamar, "makan malam sudah siap Charl," Ucap lou pelan.


Charles hanya memandang tanpa sepatah katapun keluar dari bibirnya. Charles berjalan ke arah kamar mandi dia berdiri di dinding sebelah pintu kamar mandi.


setelah sepuluh menit Lou keluar dari kamar mandi dengan rambut digulung dengan handuk, Charl menarik tubuh Lou mendekat ke arahnya, Lou yang tidak siap tubuhnya menabrak tubuh Charl.


Dengan cepat Charl mengungkung tubuh Lou ke dinding. sebelum Lou mengucap sesuatu bibir Charl sudah melumat kasar bibir Lou. Lou berusaha melepaskan diri karena hampir kehabisan nafas, namun Charl tidak melepaskan. dan setelah Lou hampir tercekik karena kehabisan nafas, Charl melepaskan pautan bibirnya, dan beralih ke leher jenjang milik Lou, dia membuat tanda kemerahan cukup besar di sana.

__ADS_1


"itu hukuman buatmu karena berani melanggar perintahku," ucap Charl yang pergi begitu saja setelah melakukan hukuman .


Lou hanya bisa meneteskan air mata, dan menerima pasrah perlakuan Charl terhadapnya. dia menuju ke arah Ranjang dan berniat langsung tidur karena hilang sudah nafsu makannya.


Namun lagi lagi Charl menarik tangan Louisa dan menuju ke meja makan. "sekarang makan malam dahulu sebelum ku makan pula tubuhmu." ucap Charl dengan muka datar.


Charles duduk dikursi diikuti oleh Lou. dengan cepat Lou mengambilkan nasi, ayam, cah kangkung, dan juga udang ke dalam piring Charl kemudian mengambilkan memberikan pada Charl.


ditengah acara makan bel pintu berbunyi


Ting..thong...Ting ...thong...


Lou hendak membuka pintu namun tidak diperbolehkan oleh Charl. " biar bik Siti saja yang membukakan." ucap Charl.


bik Siti membuka pintu dan mempersilahkan nyonya dan nona duduk yang datang berkunjung untuk duduk di ruang tamu.

__ADS_1


__ADS_2