Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
S.2.6


__ADS_3

##Halllo pembaca setia SdR, kaget ya sekarang kok Thor bisa up tiap hari hi... hi...


malah sempet juga nulis novel baru berjudul "Bukan Suami Kontrak" padahal kemarin sempat jarang up, tapi karena beberapa bulan kedepan libur panjang, jadi banyak waktu luang buat nulis.


ku tunggu dukungan kalian agar Thor semakin semangat menulis, kunantikan kritik dan saran yang membangun juga ya.


matur thank you banget buat semua##


#####


Semua hidangan sudah tersaji di atas meja, tinggal menunggu kedatangan Varo,Naura dan Cherril.


Varo memasuki restoran dengan menggandeng tangan anak kecil seusia Nathan. keluarga besar Beird kaget dengan ikut bergabungnya anak kecil imut yang datang bersama Varo dan Naura.


"Siapa anak kecil ini Naura, kok bisa ikut dengan kalian, setahu momy tadi kamu tidak membawa anak kecil," tanya Louisa yang penasaran dengan anak kecil yang duduk di depannya.


Varo menjelaskan kejadian yang menimpanya saat berada di jalan raya.


"Siapa namamu nak?" tanya Louisa yang penasaran akan nama bocah lelaki dihadapannya.


"Rafa Tante," jawabnya dengan tenang.


"mengapa kamu berlari di jalan, itu bahaya sekali nak, orang tuamu ada di mana, Tante takut nanti mereka mencari Rafa." tanya Lou dengan lembut.

__ADS_1


"Rafa mau cari papa, Rafa pergi tidak bilang bilang sama mamah, Rafa ingin ketemu papa. temen Rafa sering mengejek Rafa, karena tidak punya papa, jadi Rafa pergi cari papa, akan Rafa buktiin kalo Rafa punya papa," jawab Rafa semangat.


"oh...Jadi begitu, Rafa mau cari papa ke mana? punya alamatnya tidak?" tanya Axel yang dijawab gelengan oleh Rafa.


Siapa nama papa dan mamahmu?"


"Mamahku bernama Sarah Ayunda, kalau nama papah aku tidak tahu," jawab polos anak itu.


Axel menengok pada Charles saat bocah itu menyebutkan nama Sarah Ayunda.


"Ya sudah nanti kamu ikut ke rumah kakak Varo dulu ya!" ucap Axel.


"Ya sudah yuk, semuanya makan dulu, tapi sebelumnya Oma ingin mengucapkan selamat atas kemenangan Varo dan Naura dan semoga sukses untuk pertandingan Minggu depan , raut wajah bahagia terpancar dari wajah keluarga Beird.


"Cherril kok tidak diambilkan sih Oma," sungut Cherril yang cemburu pada Varo dan Naura.


Mereka semua menikmati hidangan.


"Varo, Naura besok ikutlah papi menghadiri undangan pesta ulang tahun pernikahan dari keluarga Prasaja mereka itu klien setia papi. lagipula itukan papa temanmu Keke


"Sebentar Pi, Om prasaja itu berarti papa Keke sahabat Naura, Oh....maklum Pi, Naura belum pernah bertemu dengan om Pras, tapi Cherril boleh ikut ya Pi!" ucap Naura sambil manggut-manggut dan mulut melongo.


"Cherril ya pasti berangkat dengan Om Axel dan Tante Alexa, karena mereka juga dapat undangan," jawab Charles.

__ADS_1


***


Hari Senin Naura berusaha datang lebih pagi untuk mengikuti upacara bendera, Dia berjalan menyusuri koridor menuju ke ruang kelas untuk meletakkan tasnya, dalam perjalanan menuju ke lapangan dia berpapasan dengan Moni dan Rani, Naura hanya melirik tanpa menegur dan bergegas menuju lapangan." berandalan sialan," umpatan Moni yang masih bisa didengar jelas oleh Naura.


Naura melirik sengit tapi tidak ingin meladeni dan terus melangkah menuju ke lapangan.


Sesampai di lapangan Naura mencari keberadaan teman-temannya, dilihatnya Keke melambaikan tangan dan bergegas mendekat ke arah Keke.


" Eh, teman teman nanti malam dateng ke acara unniversary pernikahan bonyok gue ya, jangan lupa acara dimulai pukul 19.00, awas kalau tidak datang." ucap Keke dengan nada ancaman.


"Keke, kakak Lo udah punya pacar belum? kalo belum malam ini gue bakal full make-up pasti cantik seperti bidadari, dijamin Abang Lo klepek-klepek lihat kecantikan gue,"ucap Lusi dengan Percaya diri.


"Ya, serah Lo lah," jawab Keke.


...


Naura pulang sore hari, saat memasuki halaman rumahnya, dia melihat Nathan sedang bermain dengan Rafa, sedang Ara memeluk boneka dan duduk di gazebo dengan perlengkapan bermainnya.


Naura melepaskan sepatu dan meletakkan ke rak sepatu, berjalan perlahan kemudian memeluk momy dari belakang, "mom, aku capek."


"ya sudah, sana mandi dulu kemudian istirahat, dan jangan lupa nanti malam kita ke pesta op Pras," ucap Lou sambil membelai lembut rambut anaknya.


tbc

__ADS_1


__ADS_2