Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
tujuh puluh empat


__ADS_3

sementara itu Arina Subroto mamah Alexa menangis tersedu di dalam kamarnya.


"kenapa anakku tidak ada yang menikah dengan keluarga terhormat, dulu Charl yang lebih memilih istrinya dari pada mamahnya, sekarang Alexa juga, "ya tuhan apa salahku, kenapa anaku tidak ada yang menurut padaku.


apakah salah dengan sikapku selama ini.mengapa dulu adikku juga memilih menikah dengan orang biasa, hidup dengan istrinya tapi aku lihat dia sangat bahagia. Apa mungkin begitu yang dirasakan Charles tapi apakah aku juga salah saat menginginkan aku bangga membawa menantu menantu ku saat arisan dengan teman-teman ku.


Rudi adikku juga lebih memilih meninggalkan keluarga dan menikah dengan orang biasa memang mungkin cinta tak memandang harga dan tahta, ucap Ibu yang sedari tadi bergumam sendiri.


apa jika aku tidak merestui hubungan Alexa dan Axel , mereka juga akan meninggalkan Aku sendiri," suara batin mama yang berkecamuk dalam hatinya.


Apa Aku akan kesepian di masa tuaku? tidak bisa ku biarkan semua, apakah aku harus menerima mereka? apakah aku harus mengesampingkan ego ku? sudahlah mari kita lihat saja bagaimana besok aja, pusing kepalaku. ucap mama sambil menggeleng kepalanya.


"Mah... " panggil Papa yang sudah berdiri dibelakangnya dan memeluk istrinya.


" Mama, kita sudah kehilangan anak kita yang pertama sudah 3 tahun dia tidak menginjakkan kaki di rumah ini, apakah Mama juga ingin Alexa pergi dari rumah ini?" ucap papa bijaksana.


"Seusia kita harusnya sudah menimbang cucu, bukan lagi memikirkan pekerjaan, biarlah anak-anak kita yang mengurus pekerjaan dan kita harusnya lebih fokus pada cucu kita. mah restui saja hubungan antara Alexa data Axel, Papa tahu Axel adalah laki-laki yang baik, dia tidak kaya raya, tapi dia bisa mencukupi Alexa dan membahagiakannya.

__ADS_1


"tapi Pah, nanti teman teman akan menggunjing keluarga kita,"


"Mah ngapain memikirkan omongan orang, yang penting orang yang melaksanakan bahagia, itu sudah cukup.


Papa ingin keluarga kita kembali utuh, Charl, Alexa dan menantu kita. papah juga tidak mau kesepian diusia kita yang sudah tidak muda lagi.


pagi harinya mereka duduk di ruang makan tidak ada suara yang keluar dari mulut mereka. setelah menyelesaikan sarapan papa memanggil Alexa,


Alexa pukul 8 pagi hari Sabtu, Axell disuruh datang kerumah ini, kalau memang dia tulus mencintaimu dia Ayah izinkan untuk melamarmu, tapi kalau dia hanya bermain-main saja maka Ayah yang akan membunuhnya. "ucap Ayah dengan penekanan dan Alexa mengembangkan senyumnya.


"Alexa berangkat dulu Pah, mah, Alexa akan memberi tahu Axel dan kakak. akan ku pastikan besok Sabtu, Kakak dan kakak ipar datang ke rumah kita." ucap Alexa kegirangan dan bergegas menuju mobilnya.


*Mansion Charles*


Louisa bangun dari tidurnya dan merasakan badannya capek sekali, "Charles benar benar membuat semua badanku menjadi sakit," gumam louisa sambil merentangkan tangannya, dia memindahkan tangan Charl yang berada di atas perutnya.


Lou turun dari ranjang dan mengambil ikat rambut yang berada diatas nakas, kemudian menguncir kuda rambutnya. dia menuju kamar mandi untuk buang hajat dan mencuci muka.

__ADS_1


Lou menuju ke dapur dan mulai sibuk menyiapkan menu sarapan, Lou tidak menyukai roti, jadi pagi ini Lou menyiapkan menu bubur ayam.


setelah semua terhidang Lou memanggil suaminya


"mas... bangun, sudah siang, mas mau ngantor apa tidak?" ucap Lou sambil menggoyang badan Charl yang hanya menggeliat.


" morning kiss momy" ucap Charl sambil memonyongkan bibirnya, Lou yang duduk di pinggir ranjang ditarik oleh Charl sehingga menimpa badannya dengan sigap tangan Charl memeluk erat tubuh Lou.


"cup, Charl mengecup bibir Lou.


"Kak...kakak... bangun! terdengar teriakan Alexa. tanpa mengetuk pintu dia langsung nyelonong masuk, sehingga nampaklah badan Charl tanpa baju sedang memeluk istrinya. untung bagian bawahnya tertutup selimut. Lou berusaha melepaskan pelukan Charles karena malu pada adik suaminya, namun Charl malah semakin mempererat pelukannya.


" Ah... Kakak...!! sorry lupa, kalo ada kakak ipar,"


"kakak dan kakak ipar besok Sabtu, harus datang ke rumah papah, Axel akan melamarku. kakak mau datang bersama Axel atau langsung ke rumah silahkan, yang jelas saat lamaran kakak dan kakak ipar harus datang. jangan lupa ajak Varo ponakanku yang imut itu," ucap Alexa langsung pergi.


" Silahkan dilanjutkan lagi aktivitas kalian yang tadi sempat tertunda" ucap Alexa berlari keluar.

__ADS_1


__ADS_2