
"Tidak usah tuan, saya benar - benar sehat, masa hanya luka lecet harus ke rumah sakit, saya kira untuk tinjauan lapangan hari ini sudah cukup, saya langsung permisi pulang," pamit Varo.
"Tapi... bener nak Varo tidak apa apa?" tanya Tuan David untuk meyakinkan.
"Iya, saya baik-baik saja, tuankan juga melihat sendiri, bagaimana kondisi saya, " ucap Varo tersenyum lebar hingga nampak gigi Putih dan tersusun rapi. Nia menatap wajah tampan di hadapannya tanpa kedip. "hmmm, sayang aku sudah punya pacar, coba kalau belum pasti aku langsung jatuh cinta pada Varo." gumam Nia yang langsung menunduk saat Varo mengalihkan pandangan padanya.
...
sementara itu Naura sedang duduk di kantin bersama Keke dan Lusi yang kebetulan juga melanjutkan di SMA yang sama dengan Naura. hanya saja sekarang teman mereka bertambah dua ada Faris dan Radit.
pertemanan dengan Radit dan Faris berawal dari masa orientasi siswa SMA yang kebetulan mengelompokkan mereka dalam satu kelompok sehingga menjadi dekat apalagi mereka sering mengerjakan tugas bersama walaupun Naura berada di kelas yang berbeda.
Bakso dan es lemon tea pesanan Naura dan temannya sudah datang, Naura yang memang sedang kelaparan langsung saja melahap bakso dihadapan. Keringat membasahi wajahnya yang polos tanpa make-up tapi terlihat sangat cantik saat menikmati bakso pedas.
"Ra,... nanti sore jalan yuk, sudah lama kita tidak jalan bareng!" ajak Keke sambil menelan bakso di hadapannya.
"Kemana? lagian
" Yea...kan kamu tahu sendiri, papi aku di rumah sakit, masak aku anaknya tidak nungguin malah kelayaban, yang ada nanti di cap anak durhaka," sahut Naura yang sudah menyelesaikan menikmati bakso, dan menyeruput es jeruk.
__ADS_1
"Ke bioskop aja ada film baru yang baru rilis. lagipula ayahmu sudah sembuh sekarang, kalo jalan tidak ada kamu itu kurang seru, seperti ada yang kurang gitu," jawab Keke yang diangguki mereka berlima.
"Bilang saja perlu bodyguard, kalo ada Naura rasanya kita aman, gak bakalan pada ganggu kita!"
"lah kan ada kita berdua," sahut Faris menunjuk diri sendiri dan teman di sebelahnya.
***
Sore harinya Naura sudah bersiap. Dia menggunakan celana jeans dan kaos hitam yang pas di badan dan tidak lupa sepatu kets kesayangannya, tidak lupa dia membawa tas selempang .
Setelah pamit sama bibik, Naura keluar dari rumah. Di depan gerbang mobil Keke sudah menunggu. Keke melambaikan tangan memanggil Naura agar cepat naik.
" Masuklah Ra, sorry kakakku maksa mau ikut gak papa kan Ra? kamu duduk di depan saja, aku biar dibelakang," perintah Keke sambil tersenyum pada Naura yang bingung.
"Heh... kenapa tidak kamu saja yang di depan, Aku yang duduk di belakang.? tanya Naura
"Mau main game dengan tenang," jawab Keke santai sambil memegang gawainya.
Dimas membuka pintu depan, kemudian menyuruh Naura masuk. sambil mendengus kesal Naura duduk di sebelah kak Dimas
__ADS_1
" Bagaimana kabar kamu Naura," tanya Dimas yang sudah mulai menghidupkan mobil dan melaju dengan perlahan
" kabar Aku baik kak, tumben Kak Dimas ikut kita kita jalan," jawab Naura yang diselingi dengan tersenyum.
" pingin sekalian jalan-jalan biar banyak temen, itung-itung sambil jaga kalian, kan siapa tahu ada yang usil sama kalian," jawab Kak Dimas sambil tersenyum.
" ye... kakak kan tahu sendiri, aku juga bisa menjaga diri sendiri tidak perlu merepotkan orang lain," celetuk Naura, Keke duduk di belakang hanya tersenyum mendengar perbincangan dua orang di depannya.
Sebenarny ini adalah murni akal-akalan dari kakaknya yang ingin jalan dengan Naura, tapi dia tidak mungkin pergi berdua saja dengan Naura, maka tadi pagi Kak Dimas meminta Keke mengajak teman-temannya untuk pergi nonton bioskop.
flashback on
Keke sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah tanpa disadari Kak Dimas sudah masuk ke dalam kamar Keke.
" Tumben Kak pagi pagi masuk kamarkku, ada apa?" tanya Keke penasaran kenapa kakaknya tiba-tiba masuk ke ruangan kamarnya.
Ke... kamu kan adik kakak yang paling baik nih, tolongin gue dong! gue pengen ajak jalan Naura nih, tapi kalau sendiri sepertinya tidak mungkin, terlalu aneh, lu ajak Naura pergi ke mana gitu ntar gue ikut,"
"Kakak, sorry ya gak bisa bantu, kalau mau pendekatan-ya pendekatan sendiri dong, gue tidak mau persahabatan gue jadi hancur kalau Naura tidak suka atau menolak!" Balas Keke.
__ADS_1
Ke, tolongin dong, sepertinya aku jatuh cinta sama naura. Temanmu itu terlihat sangat cantik dan polos," ucap Dimas sambil tersenyum membayangkan wajah tersenyum Naura.