Selendang Di Atas Ranjang

Selendang Di Atas Ranjang
Tiga puluh


__ADS_3

"Apa wanita tadi yang mau dijodohkan dengan Charl, dia sungguh sangat cantik" gumam Lou yang sejenak pikirannya melayang tak tentu arah.


"apa yang terjadi nanti, biarlah terjadi,


yang jelas sekarang ini jangan sampai aku hamil, aku bersyukur karena Charl juga tidak ingin punya keturunan dari perempuan status rendah seperti ku, sehingga dia selalu menggunakan pengaman saat berhubungan." gumam Lou.


setelah berperang dengan pikirannya yang berkecamuk, akhirnya Louisa bisa tertidur dengan nyenyaknya.


pukul sebelas malam, Charles baru sampai ke rumah setelah sebelumnya mengantarkan mamah dan lohita pulang, Charl langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket habis bepergian. Charles keluar dari kamar mandi dan berganti pakaian dengan celana pendek dan singlet, Charl merebahkan dirinya di sebelah louisa yang tertidur dengan nyenyak, sesaat Charles memandang wajah louisa yang berada di sampingnya.


"perempuan di sampingku ini sungguh cantik saat tidur seperti ini, wajahnya terlihat tenang seperti tidak punya beban, padahal aku tahu beban hidup dia sangat berat." gumam Charl sambil mengamati wajah Lou yang tidur dengan pulas.


"Ah... Louisa, jangan pernah berpikiran untuk meninggalkan diriku,"gumam Charl yang sedang berpikir bagaimana agar Louisa bisa lebih terikat lagi dengannya.


Charles mengambil ponsel yang berada di atas meja, dia mulai berselancar di dunia maya. dia menuliskan kata di kolom pencarian, "kiat mengikat pasangan agar tidak berpaling"

__ADS_1


muncul di layar ponsel berbagai artikel dan dia membuka salah satunya. Charles tersenyum puas terhadap hasil pencariannya.


Dia mematikan ponselnya dan meletakkan di atas Nakas". lihat saja besok, akan aku pastikan kau tidak akan pernah ingin berpisah dengan Aku." gumam Charl yang masih senyum senyum sendiri.


Charles memiringkan badannya menghadap ke arah Lou . tangan menyibak helaian rambut yang menutup wajah cantik Louisa, kemudian Charl mulai mencium kening Lou dan tidur dan memeluk posesif pinggang istrinya. kemudian tertidur dengan nyenyaknya.


Seperti biasa Lou hendak bangun untuk menyiapkan sarapan, dia berusaha memindahkan tangan Charles yang masih melingkar pada pinggangnya, bukannya Charles melepaskan pelukannya tetapi Charl bangun dan mulai mencium bibir louisa.


Louisa merasa kaget karena Charles tidak melepaskan pelukannya tapi semakin mengeratkan, lebih parah lagi, malah mencium bibir Lou dengan lembut." lepaskan!! aku mau menyiapkan sarapan,"elak Lou dari ciuman Charl.


"Charles aku bisa terlambat kuliah," ucap Lou yang masih berusaha keluar dari dekapan Charl.


" kalau perlu kau tidak usah kuliah hari ini. kamu cukup menemaniku, melayaniku dan memuaskan aku hari ini." ucap Charl dengan senyum seringai dari sudut bibirnya.


"Apa maksudmu? ayolah Charles sayang, lepaskan dulu pelukannya yah!" ucap Lou yang berusaha merayu Charl agar melepaskan dirinya.

__ADS_1


Bukannya melepaskan Lou tapi Charl malah semakin mempererat pelukannya dan mulai menikmati setiap jengkal tubuh Lou.


" kau tahu Lou, bau tubuhmu seperti morfin yang membuatku kecanduan dan menginginkan lebih setiap harinya." ucap Charl di telinga Lou dan meniupnya.


"Tapi Charl, ini waktunya tidak tepat, ayolah aku mo...," ucap Lou yang terpotong karena mulutnya sudah ditutup dengan bibir Charl.


...


Lou kelelahan setelah diajak bergulat dua kali oleh Charl. jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi, sedangkan perkuliahan eh ospek dimulai sengah delapan. Lou juga belum menyiapkan sarapan .


"kalau harus masak aku pasti terlambat, ahhhh... Charles sialan! mending sekarang aku mandi, dan secepatnya berangkat ke kampus, aku tidak mau masak pagi ini,salah sendiri," gumam Lou dengan wajah kesalnya.


Louisa berhasil melepaskan diri dari dekapan Charl, dia bergegas ke kamar mandi, dia heran mengapa serasa ada yang mengalir dari bagian bawahnya, setelah melepas pakaiannya dia melihat cairan putih susu.


"Ahhh.... shit... kenapa dia tidak menggunakan pengaman seperti biasanya. bagaimana jika aku.... ah.... Charles... sialan!" maki Lou yang kesal luar biasa.

__ADS_1


...


__ADS_2