SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
PART 2 . SHOLAWAT CINTA.


__ADS_3

Welcome Back All Readders


Thanks For Support..


Othor kembali melanjutkan Novel kelas Receh yang merupakan Karya orisinil terbaru dan tetap mengangkat tema percintaan yang dikemas dengan sentuhan balada komedi dan religi.


Harapan Othor gak muluk-muluk 😊 melalui karya Novel SHOLAWAT CINTA part 2 yang bertajuk "Ketentuan Sang Penguasa Hati "


Semoga Para Readers tetap bisa menikmati suguhan karya Othor yang minim edukasi ini 😊



Happy reading !


💔


Boy yang tengah larut dalam kegamangan seakan tak menyadari langkahnya hingga saat itu Boy hanya terduduk lesu diatas kursi Bus travel seteleh setengah jam keluar dari bandara dan tertidur didalam taksi bahkan ia pun melupakan tiket keberangkatannya ke Belanda yang belum sempat dialihkan.

__ADS_1


Selama 3 hari perjalanan darat Boy hanya terdiam memperhatikan pemandangan jalanan dari balik jendela kaca Bus travel yang tanpa disadarinya telah membawanya ke Bali.


Kenyataan bahwa persoalan cinta bisa membutakan mata seakan naluri terbungkam dan akal sehat pun terperdaya begitu nyata terasa pada diri seorang Boy yang pergi tanpa tujuan bagai kapas yang tertiup angin kencang melayang terbang tak tentu arah.


Dikota ini , Sebuah kota yang sangat terkenal dimancanegara bahkan ketika wisatawan dunia mengenal indonesia maka mereka akan menyebut nama BALI.


Tepat dibibir pantai Jimbaran yang terletak disisi barat daya pulau Bali dengan garis pantai yang berada dalam area teluk luas dengan bentuk melengkung dan berada tepat pada sisi selatan Bandara Ngurah Rai, Bali.


Diantara kencang nya angin pantai dimalam hari dan lampu-lampu caffe serta warung yang menjajakan aneka Seafood , dikejauhan Boy terduduk diam merenung tanpa pegangan diatas hamparan pasir putih pantai Jimbaran.


Wajah yang pucat pasi dengan guratan kesedihan terpampang jelas meski remang cahaya bulan seakan menyamarkan tatapan sendu bola mata berembun yang menyiratkan kepiluan hati.


Kepala yang tertunduk dari punggung yang membungkuk itu hanya menampakan kedua bahu yang terlihat turun naik seirama napas yang memburu dan tubuh yang gemetar seakan mempertunjukan keadaan seorang pemuda yang tengah dilanda kesedihan begitu dalam larut dalam tangisan.


"Sudah malam ,Bli..Jangan terlalu lama sendirian dipinggir pantai..! "


Seorang lelaki paruh baya yang membawa sebuah Alat Pancing tradisional dan seutas tali yang mengikat ikan-ikan kecil menghampiri dan menyapa Boy yang tengah duduk tertunduk diatas hamparan pasir putih.

__ADS_1


Seketika Boy menengadahkan wajahnya melirik kearah lelaki yang berdiri tegak dibelakangnya tengah melemparkan senyuman kearahnya.


"Sudah malam , Bli..kamu bisa sakit kalo terlalu lama duduk disitu ! "Lelaki paruh baya itu kembali mengingatkan Boy yang masih saja terdiam dan hanya melirik dengan tatapan mata sendu.


"pulanglah Bli ! kamu bisa terkena masalah kalau terlalu lama sendirian ditempat ini..


"Pulang kemana ? aku justru lari dari tempat pulang..."Suara Boy terdengar begitu lirih dengan nada yang berat dan parau seakan mengandung beban besar dalam ucapannya.


Lelaki paruh baya itu kembali menarik satu sudut bibirnya tersenyum tipis melihat seorang pemuda yang terlihat begitu mengenaskan tengah larut dalam kesendirian.


"ikutlah dengan ku ! aku punya minuman hangat yang bisa menenangkan pikiranmu..."Lelaki itu menepuk bahu kanan Boy mengajaknya pergi dari pantai yang sudah sangat sepi itu.


💔


.


"Meja Othor masih kosong nih..Bisa kali kirim kopinya sambil ngacungin jempol n Vote..Malak cantik 😆

__ADS_1


__ADS_2