
Selepas sarapan bersama, Boy dan Bagas bergegas menemui pemilik ruko sambil mengantar Ayu yang mau berangkat kekampus.
Sebuah Ruko sederhana berukuran 5x10 m Milik Pak Gede orang tua dari temannya Bagas akhirnya dipilih Boy setelah proses negosiasi yang terbilang cepat.
"Pembayaran nya sudah saya transfer ya Pak ! silahkan di Check dulu..! "Ucap Boy sopan.
"Nanti saya check di ATM aja Nak ! "Ujar pak Gede.
"memang nya Bapa gak punya aplikasi mobile banking ? "Heran Boy.
"Aku ada nih..."Gadis manis Putri Pak Gede menghampiri mereka yang terlihat begitu serius berdiskusi perihal pembayaran dan serah terima kunci.
"eh temen gua yang paling cantik ada dirumah? katanya gak bisa dateng gak tau nya nongol juga..hihihi.."Bagas terkekeh melihat temannya menghampiri dengan raut wajah sumringah melirik ke arah Boy.
"gelagatnya sama nih kayak si Ayu..calon fans nya si Willy..." batin Bagas.
"oh ya Nak Willy , kenalkan putri saya Kartika.."Ujar Pak Gede.
"Eh iya Pak... Saya Willy..William..."Ujar Boy melambaikan tangan kearah putri pak Gede.
"Heh ? kenapa dia gak ngajak salaman ?" aku Kartika ..panggil aja Tika !
Boy hanya sedikit tersenyum lalu kembali menghadap Pak Gede membahas perihal situasi dan potensi diruko yang dikontrak nya.
"Wew ? Baru kali ini ada Cowo yang gak mau salaman sama aku..aku jadi penasaran.." Tika mulai menyodorkan Ponselnya ke hadapan Boy yang tengah serius berdiskusi bersama Pak Gede.
"Transferan nya udah masuk Pa , Total nya 60 juta..berarti bapa kasih harga 5juta dong perbulannya ? "Ucap Tika seraya duduk disebelah Pak Gede menghadap lurus kearah Boy.
"Iya Nak..Daripada Ruko ini gak kepake , Bapa kan udah gak kuat jagain ruko tiap hari yang penting ada pemasukan buat biaya hidup kita.."Ujar Pak Gede.
"oya Tika , mending lu ikut kerja sama kita ! kita butuh 2 cewe nih ,lumayan kan daripada lu cuma bengong dirumah sambil buang-buang kuota..hihihi "Bagas terkekeh menyelak ucapan Pak Gede.
"Heh ? Dua Cewe ? kebetulan banget ! Temen aku lagi nyari kerjaan, baru aja dikeluarin gara-gara pengurangan karyawan.."Ucap Tika Antusias.
"Siapa ? "Cecar Bagas.
"Nama nya Imah..Halimah..Temen aku waktu tinggal dijakarta ,kasian dia dipecat tanpa ada pesangon sekarang aja lagi pusing buat bayar kost.." Tika nampak menghela napas.
"cewe ini pernah tinggal di jakarta ? "Boy sedikit melirik ke arah Tika.
"Boleh tuh Tik ! Kasih aja Nomer HP gua..biar temen lu bisa gua seleksi ..hihihi.."Bagas terkekeh dengan senyuman genitnya.
"Haissh dasar playboy batu karang..."Ketus Tika.
..Sekarang aja aku telpon yah ! kebetulan dia lagi dipantai katanya lagi buang stress...hihihi
"ya udah suruh kesini ! "Cecar Bagas antusia.
"Ok..
"O ya Nak Willy..berhubung urusan kita udah selesai Saya pamit dulu yah ! Kalo ada yang mau ditanya biar nanti sama si Tika aja yah !
"eh iya , Pak ! terimakasih ya pak ! saya sangat beruntung kenal sama orang sebaik Pa Gede.."Boy tersenyum ramah seraya berjabat tangan dan mengantar Pa Gede keluar dari dalam ruko.
"Cowo itu mau salaman sama Bapa ? tapi kenapa gak mau salaman sama aku ?.Tika.
"Bengong aja luh ? buruan telpon yang nama nya imah itu..! "Ejek Bagas menyadari temannya memperhatikan Willy.
"Bos kamu itu muka nya familiar deh , kayaknya aku pernah liat..tapi dimana yah? "Tika menengadahkan wajahnya nampak memikirkan sesuatu.
"yeh malah makin bengong ! buruan telpon ! "Ketus Bagas.
"udah aku Chatt ! Dia lagi jalan kemari.."Ucap Tika tak kalah ketus sambil menunjukan Chatt dilayar ponselnya.
"Dimana yah ? aku pernah liat dia ?kalo gak salah di medsos..? "Tika nampak sibuk berkutat dengan ponselnya mengabaikan Bagas yang menggerutu kesal.
"ini Diaaaa..." Tika tersenyum manis melihat Fhoto Boy di salah satu medsos yang menunjukan aksinya diatas panggung bersama group Bandnya "The Black Devils".
__ADS_1
"lu waras Tik ? senyam-senyum sendiri kayak orang gila..."Ejek Bagas.
"hihihi..Bos lu ternyata Rocker ..."Ucap Tika Antusias.
"Dia emang mantan Rocker.."Ceplos Bagas yang tidak tau maksud Tika.
"mantan ?
"Dia bilangnya gitu..
"jadi dia udah keluar dari Black Devils ?
"Heh ? Black Devils ? "Bagas terperangah heran.
"lah ? emangnya kamu gak tau kalo Bos mu itu mantan Vocalis nya Black Devils ? "Cecar Tika sambil menunjukan Fhoto-fhoto Boy dijejaring Sosial.
"Heh ? "Bagas semakin terperangah melihat fhoto-fhoto aksi liar nya diatas panggung.
"Liatin apa sih,Gas ? serius amat ? "Ucap Boy seraya menghampiri mereka setelah mengantar pak Gede.
"Gila lu Will..ternyata lu beneran Rocker ? "Pekik Bagas antusias sambil menunjukan Fhoto dilayar Ponsel milik Tika.
Seketika Boy menghentikan langkahnya terdiam dengan raut wajah kaget dan bingung.
"Astaga..Medsos memang sulit dihindari ? kapanpun mereka sudah pasti tau siapa gua.." Batin Boy mulai gelisah.
"Huuhfh..."Boy menghela napas kasar seraya menghampiri dan duduk diantara mereka.
"lu berdua udah tau siapa gua kan ! tapi gua minta tolong sama kalian ! Pliss jangan ceritain soal ini sama siapa pun ! dan jangan pernah Upload fhoto gua dimedsos.."Boy menatap serius wajah Bagas dan Tika.
"Kenapa si Willy nutupin identitasnya ? apa dia lagi menghindar dari orang-orang ? "Tika.
"Gua faham Will..! "ujar Bagas.
"emm aku juga bisa tutup mulut kok..yah biarpun penasaran juga sih ..hihihi.."Tika terkekeh manja.
"No problem..."Ejek Tika.
"Hemm...."Bagas hanya berdehem dengan banyak pertanyaan mengisi kepalanya.
💔
"Assalamu alaikum..."Sapa seorang gadis berjalan cepat menghampiri mereka.
"alaikum salam..."Hanya Boy yang menjawab salamnya sambil sibuk memainkan Ponselnya memesan peralatan via Online Shopp.
"eh cepet amah imah ? "Tika nampak antusias melihat kedatangan temannya.
Bagas terperangah melihat kedatangan gadis manis itu seakan pesonanya menyambar tepat dikedua matanya.
"biasa aja dong ! gak usah mangap gitu.."Ejek Tika melihat Bagas yang terperangah.
"Hay..! "Sapa Imah Sopan.
"Hay juga manis..."Bagas mendadak antusias.
"Sini Siss..kenalin ini si playboy cap batu karang namanya Bagas dan itu Calon Bos kita namanya Willy.."Ujar Tika seraya menyambut imah dan menyuruhnya duduk disamping Bagas.
"Aye Halimah..panggil aja imah..."Imah tersenyum manis kearah Bagas dan melirik Boy yang masih tertunduk sibuk dengan Ponselnya.
Boy yang mendengar suara gadis berlogat betawi langsung menengadahkan wajahnya melihat wajah Halimah.
"Lu orang jakarta ? "Tanya Boy penasaran.
"iya Pak..saya perantau dari jakarta.."Ucap Imah Sopan dengan senyuman khasnya yang manis dan membuat Bagas yang berada disebelahnya semakin terkagum-kagum.
"Panggil Willy aja ! jangan panggil Bapak ! gua belum tua-tua amat..! "Boy tersenyum tipis seketika membuat Halimah dan Tika terpesona.
__ADS_1
"o ya ..tadi si Tika bilang lu lagi nyari kerja kan? Kalo lu minat, Gua lagi butuh pegawai buat Caffe yang baru mau dibuka ini..tapi Grand opening nya kira-kira seminggu lagi karna gua sama Bagas mau renovasi dulu..
"iya pa Willy..saya mau "Ucap Imah sopan namun raut wajahnya seakan tengah memikirkan sesuatu.
"Haish..masih manggil Bapak aja ! panggil dia Bos Willy...hihihi..."Bagas menyelak sambil terkekeh genit.
"eh iya..."Imah nampak kikuk.
"Kenapa ? ada yang lu pikirin ? "Cecar Boy yang heran melihat raut wajah gelisah Imah.
"Dia lagi gak punya biaya buat bayar kontrakan Bos..sisa gajihnya cuma cukup buat kebutuhan sehari-hari.."Ungkap Tika keceplosan dan membuat Halimah semakin salah tingkah.
"Ohhh...butuh berapa ? "Tanya Boy dan seketika imah pun kaget.
"ehh..gak usah Bos Willy ! "Ujar imah sungkan dan gugup.
"Santay aja ! Maaf yah ! bukannya gua mau ikut campur atau sok peduli..tapi gua gak mau pegawai gua punya beban yang bisa berpengaruh sama kinerja nya nanti..
Cerita aja biar gua bisa bantu..."Boy menatap serius wajah imah yang mendadak berdebar tak karuan.
"Cerita aja Imah ! mumpung ada yang mau bantu..Kamu kan tau aku juga gak bisa bantu kamu karna kita sama-sama pengangguran.."Ucap Tika mencoba merayu temannya.
"Bener tuh ! gak usah malu-malu ! Bos kita pasti bantuin elu..Kalo sampe Dia gak mau bantu pasti gua hajar nih Bos Willy demi elu ...hihihi..."Bagas masih saja berusaha cari perhatian imah.
Halimah semakin tertunduk malu dan sungkan meminta pertolongan pada orang yang baru dikenalnya.
"Sudahlah ! Mana nomer rekening kamu ? "Boy menyelak cepat menyadari Imah sedang dilanda keraguan.
"ada sama aku nih..."Ujar Tika sambil menyodorkan Ponselnya.
"tika ? "lirih imah sungkan.
Boy langsung mengetik nominal rupiah dan mentransfer ke rekening halimah yang diberitahu oleh Tika.
"Udah gua kirim yah ! Kalo kurang lu bilang aja sama si Bagas ! anggap aja itu Bonus lu karna sudah mau bergabung sama kita.."Tegas Boy.
"ini kebanyakan Bos ? "Lirih Imah melihat nominal 5 juta yang terpampang mengisi saldo rekening dilayar HP nya.
"Mulai hari ini lu kerja sama gua dibawah pimpinan si Bagas ! dan hari ini juga lu bantuin kita rapihin Ruko ini.."Boy berusaha mengalihkan keraguan Halimah.
"i iya Bos Willy..Saya siap ! sa sa saya sangat berterima kasih sama bantuan ini ,saya gak mau nerima Bonus tanpa bekerja ,sebaiknya dipotong dari gaji saya nanti aja.."Halimah masih saja terlihat gugup.
Boy hanya tersenyum sambil menganggukan kepalanya menyadari gadis dihadapannya merasa tak enak hati.
"Kalo kamu gak mau biar Buat aku aja deh Bonusnya..hihihi..."Ejek Tika.
"Haiisshh..Dasar celamitan.."Ketus Bagas.
"ya udah ! selamat bergabung ya buat kalian berdua..sebentar lagi perabotan bakal dateng ! gua udah pesen peralatan Via Online Shopp..Tolong bantu rapihin yah ! "Tegas Boy seraya bangkit dari duduknya.
"gila Gerak cepat sekaleee Bos gua ini..."Kekeh Bagas.
"gua mau keliling dulu ,Gas ..Tolong lu arahkan mereka OK !
"Siyap Bos ! "Pekik Bagas antusias.
Halimah dan Kartika terperangah melihat Boy melangkah gontai keluar dari Ruko menuju Pantai.
"ya Allah terimakasih sudah mempertemukan aye sama orang sebaik Bos Willy..." batin Imah.
💕💕
"Maaf kalo sabtu Minggu gak Update yah !
Othor lagi sibuk ngitung jumlah semut yang berbaris di dinding..hihihi
"jangan lupa tinggalkan jejak !😆
__ADS_1
"