
"Apa luh ? ngapain cengengesan ? "Ricco mendengus kesal melihat Boy melihatnya sambil mengulum senyuman.
"Hihihi..Gua tau lu pengen nabok gua kan ? sayang nya ada papa sama mama disini..hahahaha.."Boy tergelak senang menyadari Ricco tak bisa melampiaskan amarahnya seperti Andre.
"Shiitt..."Seketika rahang Ricco mengeras mencoba menahan emosinya dihadapan kedua calon mertuanya.
"Kaka ! Uhss..Dasar rese..isshh.."Sonia mendelik kesal melihat Boy malah memancing kemarahan Ricco.
"Apa jadinya kalo mereka nanti jadi ipar ? "Papa petter menghela napas melihat putra dan calon menantu nya masih saja bersitegang.
"hihihihi..."Boy malah makin terkekeh namun kedatangan Halimah membawa makanan seketika membuyarkan suasana tegang diantara mereka.
"Biar aku bantu ..."Sonia ikut merapikan makanan yang dibawa Halimah.
"Kalian kayaknya sudah akrab ? "Mama Shoffie menatap Sonia dan Halimah.
"iya dong Mah..Cewe manis ini emang baik banget mirip kayak Ka Siti..hihihi.."Sonia memuji Halimah sambil mencolek gemas dagu halimah.
"Pantes aja kaka mu berani panggil dia Ade.."Papa petter menyelak.
"Heh ? Kaka ? Jadi ka Willy itu kaka nya Sonia ? "Halimah sejenak tertegun sambil terus menata makanan diatas meja.
"Makasih ya sayang ! kamu ikut makan bareng kita yah ! "Mama Shoffie mendadak tertarik dengan Halimah.
"Kayaknya pindah haluan nih ? "Ejek Petter menyadari istrinya tertarik dengan gadis dihadapan mereka.
"Halimah udah di teckle sama Ka Bagas , Pah..."Sonia memotong ucapan Papa nya dan seketika Halimah sedikit menundukan kepalanya.
"Bener-bener mirip sama Siti ? Jangan-jangan Si Boy sengaja anggap dia Adik supaya bisa inget terus sama Siti ? "Mama Shoffie mengulum senyumnya sambil memperhatikan Halimah.
__ADS_1
"Maaf saya harus balik ke belakang..permisi semuanya.."Halimah tersenyum berusaha menghindari suasana yang membuat nya canggung.
"Thanks Halli..."Boy mengacungkan jempolnya kearah Halimah yang tersenyum ramah sambil melenggang menjauh.
"Si Bisu ini kayaknya gak suka sama si Halimah? " Papa petter melirik Ricco yang mendelik sinis sejak kedatangan Halimah.
"Ayo makan dulu Mah..abis ini kita jalan-jalan ke pantai.."Boy mendekatkan Seporsi Steak kehadapan Mama nya.
"enggak ah..Mama mau istirahat aja di Hotel.."
"Ya udah..sekarang Mama makan dulu ! Besok Boy mau kenalin Mama Papa sama Pak Kail..
"Pak Kail ? "Semua mendadak heran dengan nama yang disebut oleh Boy.
"Hihihi..Nama nya Pak Baskoro tapi biasa di panggil Pak Kail karna hobby nya mancing..hihihi
"Haissh..ada-ada aja sih ? "Mama Shoffie lantas menyantap makanan dihadapannya.
"Orang baik Pah..Dia yang bantu aku sampe Boy bisa kayak gini..Dia punya dua anak yang ikut bantu aku mendirikan usaha Caffe ini..
"siapa ? "Cecar Sonia penasaran.
"Hemm..Bagas sama Ayu anak nya Pak Kail..
"Heh ? iyakah ? pantas saja..."Sonia nampak memikirkan sesuatu sambil menyuapi Ricco.
"Besok kita harus kesana ! Papa harus ucapin makasih sama dia karna udah mau bantu bocah tengik kayak kamu.."Petter mendengus kesal mendadak sinis mengejek Boy.
"Haissh...
__ADS_1
"Steak nya enak Boy ? beda sama yang biasa Mama makan ? "Mama Shoffie menyelak nampak begitu menikmati makanannya.
"ini racikan khusus yang dulu disiapin Si Boy buat Siti..."Ricco mendadak angkat suara menjawab pertanyaaan Mama Shoffie.
"Heh ? iyakah ? "Semua menatap heran kearah Ricco.
"Sialan..Dia masih inget aja .."Boy terkejut mendengar ucapan Ricco.
"Serius Ka ? "Cecar Sonia penasaran.
"Huuuhfh.."Boy mendadak menghela napas.
"Apa kalian gak sadar sama nama Caffe ini ? "Boy malah balik bertanya dan seketika kedua orang tua nya saling beradu pandang dengan Ricco dan Sonia.
"She Fat ? SITI FATIMAH ? "Pekik Sonia dengan mulut menganga.
"Hemm.."Boy menganggukan kepalanya dan seketika Mama Shoffie berhambur memeluk Boy.
"Mama yakin kamu memang sangat menyayangi Siti , Boy.."Mama Shoffie semakin mempererat pelukannya.
"Bocah tengik sampe pake nama Siti buat nama Caffe ini ? jangan-jangan memang disiapkan buat dia ? "Papa Petter nampak mengulum senyuman nya.
"Ka Boy so sweeettt...hihihi aku juga mau dong nama ku dijadiin nama Caffe..plus menu dengan racikan cinta "Sonia bergelayut manja ditangan Ricco.
"Hemm.."Ricco hanya berdehem seolah malas meladeni tingkah manja Sonia.
"Haisshh...Dasar jutek ! gak pernah romantis "Ketus Sonia cemberut kesal melihat ekspresi acuhnya Ricco.
"emangnya kamu mau aku tinggal kabur ? "Ketus Ricco sinis.
__ADS_1
"Haissh..gak gitu juga kaleee..."Sonia tak kalah ketus.
"Hahaha..." semua malah tertawa melihat kelakuan mereka yang selalu saja berdebat.