
Makan malam sudah selesai namun kekonyolan Andre masih saja belum selesai.
Sahabat Boy yang satu ini tak pernah bisa membiarkan mulutnya diam dan selalu saja ada celotehan unfaedah dan tidak bermutu merosot dari lidah licinnya.
"Eh Kunyuk, Jangan bengong aja Lu ! Udah kayak Babi kekenyangan..."
"Apa sih ? Perut gua mules nih.." Tonny malah mendengus sambil mengelus-elus perutnya.
"Haish, Udah kayak burung kutilang, Baru aja diisi langsung mau dikeluarin lagi ?
"Pret, Pret, Preet.."Seketika Tonny berlarian menuju Toilet sambil mengeluarkan nada sumbang dan aroma parfum yang pekat keluar dari bokongnya saat melintas tepat dimuka Andre.
"Setan ! Anak Dajjal.."Andre memekik kesal sambil menutup hidungnya Saat Tonny terburu-buru berlari.
"Haish, Bangkeh Busuk "Ricco hanya berdesis sebal sambil menutup hidungnya.
"Kunyuk..Bangsaaadd.."Boy ikut berteriak memaki Tonny yang bergegas masuk kedalam Toilet.
"ish, Jorok banget sih..."Sonia mendengus sebal menutup hidungnya menggunakan kerah baju.
"Dasar Badak Bercula Lembek, Gacor amat tuh Bokong..?
"Makan Sampah kali tuh Bocah !
"Minum air Got kali.."
Sudah pasti Ketiga sahabat Tonny serempak mengeluarkan kata-kata mutiara menghujat dan memaki kelakuannya.
"Sampah di Bantar Gebang pindah semua ke perutnya..Haish, Masih aja berasa Baunya.."
"Haih, Lu juga sama ! Bokong Lu sering jebol.."
"Kentut Gua beda, Boy ! Wangi semerbak kayak Parfum Paris..."
__ADS_1
"Wadaww.." Bungkus Rokok mendadak mendarat dikening Andre
"Ngomong pake mulut Nyet, jangan pake kekerasan..! "Andre memaki Ricco yang melemparkan bungkus rokok itu.
"Hihihi.. "Sonia malah terkekeh melihat Andre mendengus dan merajuk kesal.
Sementara Boy terlihat sudah tidak peduli dengan celotehan Andre dan aroma parfum yang sempat disemprotkan oleh Tonny
Boy beralih menatap layar Handphone berselancar melihat Akun media Sosial miliknya.
"Sudah lama Gua gak Update status..."
"Heh ? Ternyata Follower gua makin banyak.." Sejenak Boy melihat inbok medsosnya yang dipenuhi Messages.
*
*
*
*
"Alhamdulillah, Akhirnye Kelar juga.."
"Euuh.."Siti lantas merebahkan tubuhnya diatas kasur mencoba melemaskan otot-otot yang kaku sambil melihat berita dimedia sosial.
"Heh ? Banyak amat Commentnye ?" Tak sengaja Siti melihat Update status terbaru dari Akun The Black devils Band yang dipenuhi dengan Komentar.
Siti mendadak merasa penasaran lantas melihat Update terbaru itu.
"Eh, Bang Boy ? "Siti nampak mengkernyitkan dahi saat melihat barisan puisi yang ditulis oleh sang Vocalis The Black Devils Band.
"Sejak pertama bertemu, Kamu sudah menjadi Hantu yang terus menghantui pikiranku.."
__ADS_1
"Damn ! PesonaMu benar-benar menyambarKu" Hingga tak ada waktu yang kulewatkan tanpa bayang wajahmu.."
"Tunggu Aku ! Aku akan terus berjuang.."
"Tetaplah Bersabar ! Aku akan segera datang dan membawamu ke penghulu.."
"Hey, Bidadariku yang manis,
"Tetapkanlah hatimu untuk menjalani masa depan bersama denganKu.."
Barisan Puisi yang terkesan seperti curahan hati itu terpampang diBeranda medsos dan semakin dibanjiri oleh komentar absurd para Netizen.
Raut wajah Siti mendadak sendu saat membaca barisan puisi itu seolah Dia memahami maksud dari kalimat puisi yang ditulis oleh Boy.
"Aye tau Bang ! Aye bakal sabar nungguin Abang.."
"Tapi, Nape harus pake istilah Hantu sih ? "Seketika Siti terkekeh menyadari dirinya disamakan dengan Hantu.
.
.
.
.
.
.
Thanks For Support,
Tinggalkan jejak boleh juga, Like, Comment Or anything, Terserah ! Othor ogah maksa, Yang penting kalian Happy..
__ADS_1