
Menjelang Siang Boy dan Siti pamit pulang kerumah Babeh Jali karna harus berkemas sekaligus meminta izin untuk ikut bersama Boy ke Bali menemaninya bekerja sekaligus Honeymoon sesuai rencana Boy.
Pukul 04 Sore Boy sudah tiba di Bali dan langsung meluncur ke Caffe setelah sejenak beristirahat di Hotel.
"Ciciii..."Halimah berhambur memeluk sepupunya itu menyambut hangat kedatangannya dengan celotehan yang membuat semua mata karyawan tertuju pada mereka.
"Apa kabar nganten ? "Bagas terkekeh sambil menepuk bahu Boy seakan mengejek raut wajah ceria Bos nya itu.
Dan semua karyawan satu persatu memberi ucapan selamat pada mereka seakan rasa bahagia Boy tersalur pada mereka.Bahkan Trio Cunguk pun nampak terheran-heran melihat selera Bosnya yang berbanding terbalik dengan kelakuan gaharnya.
"Akhirnya Bos Willy bebas dari kegalauan..."Kartika terkekeh mengejek Boy.
"haiisshh...
"Maaf aku gak bisa datang Ka , Selamat yah..."Ayu lantas mengecup tangan Boy seakan mengisyaratkan dirinya pasrah mengakui Boy sebagai Kakak.
"Thanks...
"Samawa ya Ka ..."Ayu langsung berhambur memeluk Siti meskipun hatinya saat ini tengah tersayat menyaksikan lelaki yang disayanginya kini sudah memantapkan pillihan hidupnya.
"Aamiin , Makasih !
"Jagain Ka Willy ! Aku orang pertama yang bakal rebut Dia kalo Ka Siti gak bisa bikin ka Willy bahagia..." Suara hati Ayu seakan tersalurkan ketika Siti merasakan dekapan erat Ayu saat memeluknya penuh perasaan.
"Udah jangan lama-lama !
Gua gak rela bini gua dipeluk orang lain sekalipun itu cewe...hihihi.."Boy menarik lengan Siti lantas melingkarkan tangannya dipinggang istrinya membawanya duduk di Shoffa yang biasa jadi tempatnya bekerja.
Bagas ,Kartika dan Leon hanya bisa geleng kepala begitupun karyawan lainnya yang tak menyangka Bos mereka se Posesif itu.
Mellisa dan Rosyie yang belum lama bergabung di Caffe tak pernah menyangka Bos gahar nya itu mendapatkan seorang istri yang berpenampilan muslimah.
"Minum gua mana Bro ? "Pekik Boy dan langsung dijawab Leon dengan acungan jempol.
"Pegawai Abang cakep-cakep ye ? "Siti melirik kearah 5 gadis yang kembali sibuk melayani para tamu.sementara Boy hanya terkekeh mendengar ucapan istrinya itu.
"Sebagai Cowo gua akuin kalo mereka semua cantik-cantik..Tapi mereka semua gak bisa menandingi kecantikan elu , dan kalaupun nanti ada yang lebih cantik dari elu ,gak bakal bisa mengganggu posisi lu dihati gua...
Seulas senyum dibibir Siti merekah namun kedua matanya masih saja melirik kearah satu gadis yang tengah sibuk dimeja kasir.
__ADS_1
"Sejak kapan lu jadi puitis gini ,Will ? "Bagas yang duduk dihadapan mereka terkekeh mendengar ucapan Boy.
"Haiisshh...
"Kirain gua cuma cengeng doang ? ternyata puitis juga...? "Leon ikut mengejek sambil meletakan minuman dan camilan diatas meja
"Cengeng ? "Siti sudah pasti penasaran.
"Suami lu itu kerjaannya bengong dipantai sambil mewek.."Cetus Leon lantas melangkah cepat kabur sebelum Bos nya murka.
"Hahaha...Bagas tergelak menyadari Leon juga mengetahui kelakuan Boy.
"Dirumah gua juga kerjaaan dia galau mulu sambil mewek kayak bocah gak dibeliin mainan...hihihi..."Bagas pun ikut membongkar aib bos nya itu.
"Haiisshh...
"Karaoke an aja sambil mewek..."Cetus Halimah sambil lewat disamping mereka.
"Astaga...Halliii..."Boy mendengus melihat Halimah terkekeh menghindarinya.
Tak Ayal Senyum Siti semakin lebar menyadari Suaminya itu tak jauh berbeda dengan dirinya yang sempat larut dalam kesedihan.
"iya iya iya..Hahaha...
Gua tau elu takut aib lu kebongkar semua kan?
hiihihi..."Bagas pun melenggang pergi sambil terus tertawa mengejek Boy.
"Haiissh...
"Lu kenapa senyam-senyum aja ?
seneng ya denger gua di Bully sama mereka ?
"maka nya jangan sok-sok an kabur ! "Siti pun malah ikut mengejek Boy.
"Heh ? Uhsss..Udah berani yah ngejek suami ?
Seketika Siti pun tertawa geli ketika tangan Boy tak berhenti menyentuh pinggangnya.
__ADS_1
Dan pemandangan bahagia itu membuat Ayu menghela napas panjang menyadari dirinya merasa iri sekaligus kesal namun mau tak mau terpaksa menerima keadaan.
"Santay aja Siss..Sabar yah..hihihi kan masih ada Babang Angga..."Kartika berbisik mengejek Ayu yang selalu saja melihat ke arah Boy dan Siti.
"Huuhfh..."Ayu hanya menghela napas dan membuat Kartika makin terkekeh.
Dan dari kejauhan Bagas pun memperhatikan adiknya yang saat ini tengah merasakan kesedihan karna dia sangat memahami perasaan Ayu terhadap Boy.
"Lu mau makan apa Bos ? Hari ini gua sama Made siap layanin permintaan lu..itung-itung permintaan maaf karna gak bisa dateng hihihi.."Angga terkekeh menawarkan diri.
"Thanks Bro , Gak usah ! Gua sama bokin udah makan diHotel...
"Yakin ? gua punya menu baru nih !
"Entar aja deh ,Pas jam makan malam..
Sekarang gua mau ngajak bokin gua jalan-jalan dulu...
"Ok deh..."Angga lantas melenggang kembali masuk kedalam kitchen.
"Komunikasi Abang sama karyawan sengaja ya dibikin kayak gitu ? Jadi keliatan akrab banget gak kayak Bos sama atasan..."Siti menyadari semua karyawan Boy terlihat dekat dan akrab saling berbaur tanpa dibatasi.
"Hemm..Konsep keluarga..
Dengan cara ini gua lebih leluasa membaca keluh kesah mereka dan cari solusi cepat demi kinerja optimal tanpa merasa terkekang atau terpaksa...
"Suami Aye emang ajiibb..."Siti terkekeh.
"Ya iyalah..Gua kan dulu sering ajib ajib...
"Maksudnya ?
"Di Discotik..Ajib ajib ajib ajib..ajib.."Boy terkekeh dengan kepala manggut-manggut bergoyang versi Ajeb.
"iiisshh...Abang iihh...
"Hahahaha...
💕💜
__ADS_1
.