
Danau asri yang dikelilingi pepohonan besar menghasilkan suasana teduh ditambah semilir angin pagi berhasil membuai dua insan larut menikmati ketenangan alam.
Diatas kursi kayu Boy dan Siti terduduk manis menikmati sekilas pemandangan yang menyejukan mata mereka.
"Bang ?
"Hemm...
Siti nampak ragu untuk berbicara karna Boy sendiri lebih banyak diam semenjak mereka sampai didanau.
"ada apa ? "Siti berusaha menggali jawaban atas keheningan yang saat ini menguasai keadaan.
"Apa ? "Boy malah balik bertanya.
"Abang mikirin apa ?
"gak ada kok , gua cuma aneh aja sama semua yang terjadi sama kita.."Helaan napas Boy seakan mengisyaratkan kegelisahannya.
"maksudnya ?
"Entahlah ! Gua cuma gak habis pikir sama kelakuan gua sendiri , bisa-bisa nya gua begitu bodoh ninggalin elu disaat elu butuh sama gua..Tapi ?
Boy sejenak menggantung ucapannya.
"semakin gua menjauh dan menutupi penyesalan itu , keadaan selalu aja memaksa gua kembali sama elu Siti !
"Apa ini yang namanya takdir ?
"Apa kita emang berjodoh ?
"Gua gak ngerti sama itu semua , Gua cuma tau dan sadar sesadar-sadarnya kalo gua gak bisa jauh dari elu..Apa itu Cinta ?
Siti mengulas senyumannya menyadari dan mencerna dengan baik setiap ucapan yang meluncur dari mulut pemuda dihadapannya.
"Semudah membalik telapak tangan ,tiba-tiba aja semua terasa mudah tanpa hambatan apapun ? Apa ini tanda kalo Tuhan merestui kita ?
"Entah kenapa gua jadi cemas ?
Siti kembali tersenyum melirik raut wajah tampan yang berhasil memporak-porandakan perasaannya itu.
"Bukankah seharusnya kita bersyukur ,Bang ?
"Bersyukur ? "Boy tak habis pikir mengapa dia tidak menyadari itu.
"Semua yang terjadi belakangan ini udah bikin Aye makin yakin kalo Abang emang lelaki yang dipilih buat nemenin Aye beribadah panjang...
"ibadah panjang ? "Boy mengkernyitkan dahinya bingung.Sementara Siti kembali mengulas senyuman manisnya.
"Hemm..Aye emang kecewa sama Abang !
"Deg..."Boy mendadak bungkam.
"Tapi...Aye yakin itu semua cara Tuhan menguji seberapa kuat perjuangan kita menuju harapan kita !
"Bukan kah tujuan hidup itu adalah ibadah ?
__ADS_1
lalu kenapa harus menyesal dan kecewa dengan keadaan yang sempat mengikis semangat kita menuju impian ?
"Siti ? "Ucapan Siti seakan mengubur kecemasan yang menggelayuti pikiran Boy.
"Semua hanya bagian kecil dari perjalanan kita menuju ibadah terpanjang ! Untuk itu kita harus selalu siap dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi diluar prasangka baik terhadap Kuasa illahi.
"Kita harus saling menguatkan Bang ! Jangan pergi lagi disaat keadaan memaksa kita menjauh bahkan memukul kepercayaan dan keyakinan kita !
"Deg.."Boy kembali bungkam.
"Bukankah bersama akan lebih mudah ? meskipun kesendirian melahirkan hikmah yang diluar dugaan kita ?
"Glek.."Boy semakin bungkam seakan menahan sengatan dihatinya.
"Berkali-kali Aye istiqhoroh ! dan berkali-kali Aye mencoba Muhassabah atas semua yang terjadi belakangan ini !
"Usaha terbaik udeh Aye kerjain dan Doa terbaik sudah Aye minta dihadapan illahi ..
"Bukankah saat ini kita hanya bisa bersyukur dan menghadapi masa depan dengan kesiapan hati ?
"AKU sebagaimana prasangka Hamba Ku ? "Kalimat yang tiba-tiba keluar dari mulut Boy berhasil membuat senyuman manis Siti terpampang sempurna.
"Makasih Siti..
"iya Bang ! Teruslah berpikir dan berprasangka baik terhadap ketentuan Tuhan agar kebaikan selalu datang menaungi langkah kita menuju keridhoan melalui ibadah terpanjang ?
"Ibadah terpanjang itu apa sih ? "Boy tak bisa menyembunyikan senyumannya mencoba menggoda Siti.
Sementara Siti hanya mengulum senyuman menyadari Boy mencoba menggali pengakuan dan keinginannya.
"Hihihi...
"Jadi kapan lu siap jalanin ibadah terpanjang kita ?
"Ketika Abang juga siap.."Tegas Siti dengan senyuman yang begitu meyakinkan.
"Jadi imam yang memutuskan ? bukankah makmum juga punya hak memutuskan ?
"Akan lebih baik jika makmum mengikuti dan menyiapkan diri untuk segala kemungkinan...
"Subhanallah...Elu emang selalu bisa bikin gua jontay terkapar dengan segala keistimewaan dan kepribadian lu...I hope you my partner !
Siti kembali tersenyum dengan anggukan kepala yang mengisyaratkan persetujuannya.
"Gua emang lupa bersyukur...Huuuhfh.."Boy menghela napas begitu dalam menyadari segala yang terjadi dikehidupannya.
"Jadilah pengingat disaat gua Lupa !
Bukankah pernikahan itu awal dari rencana menggapai Keridhoan Nya..?
"insyaAllah Bang !
"Aahh..Lega rasa nya...
Senyum kebahagian tak bisa disembunyikan dari wajah mereka saat ini ketika Dua hati telah terpaut dengan tujuan yang sama.
__ADS_1
"By the way ! Kok bisa ya macan ompong mendadak jinak ? Apa si babeh udah dapet hidayah kalo gua itu calon mantu paling the best ? hihihi...
"Calon Mantu Rese.."Ceplos Siti.
"Hahahaha..."Boy malah tergelak mendengar sindiran Siti.
"Aye juga gak pernah nanya Soal itu ,yang jelas semenjak Babeh ngobrol sama Papa Petter ,Si Babeh jadi makin tenang...
"Ngobrol sama Papa ?
"Eemm.."Siti hanya menganggukan kepalanya.
"Gua yakin Si Macan Ompong kena pengaruh Bokap gua yang super sableng itu..hahaha..
"isshh.. Abang kenapa sih hobby banget ngasih julukan gak sopan buat orangtua ?
"Hihihi...Mereka berdua emang cocok punya julukan itu..hihihi..
"Abang emang badung banget ! Dan lucunya Aye malah suka sama kenakalan Abang itu...
"Heh ? Ciiieee..Suka ? Jadi cuma suka sama sikap gua ? Ama orang nya gak suka gitu ?
"issh..Apa sih Bang ?
"Cieee..Malu
"Abang iihh..
"Hihihihi..Yuk Ah !
"Kemana ?
"Daftar ke KUA...hihihi..
"Abang !
"Hihihi..Mumpung masih pagi biar gak antri daftarnya..
"Maen daftar aje ! Emangnye Abang udah dapet izin dari Babeh ?
"Gampanglah ituuuu ! Yang penting kita daftar dulu hihihi...
"Gak Sabaran amat !
"Mana bisa sabar lagi ? Udah pengen banget bisa mesra-mesraan dengan label Halal..
"iisshh..
"emangnya lu gak mau ?
Siti tak menjawab namun senyumannya sudah berhasil memompa semangat Boy.
"Ciee..Malu nih ye..hihihi
"Abang iihh..
__ADS_1
"hihihi...