SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Tajam


__ADS_3

"BANG BOY ???


Pemuda yang sedang diliputi kegelisahan itu tersentak kaget mendengar suara seorang gadis yang berdiri tepat dibelakangnya.


"Putry ?


"Astagaaaa..ternyata beneran Kaka ? kok bisa sih ? kaka kenapa ada disini ? "Putri begitu antusias dan langsung berhambur duduk disebelah Boy.


"aku kira Berandalan itu bohongin aku ? ternyata Kaka beneran udah pulang..


"Berandalan ? " Boy masih tak habis pikir dengan tingkah gadis disampingnya.


"Kaka apa kabar ? Udah kerumah Siti ? Aahh..Akhirnya sahabat ku gak galau lagiii..


"Lu sendiri ngapain pagi-pagi ada disini ? "Boy melirik bungkusan yang dibawa Putri


"Haissh ..Kaka belum jawab pertanyaan aku eh malah balik nanya..Dasar Cowo jahat , EGOIS ! "Mendadak raut wajah Putry menjadi ketus dan sengit melirik sinis wajah Boy.


"Heh ? maksud lu ?


"Pake nanya lagi , Kaka gak nyadar udah bikin sahabat aku galau berkepanjangan ,Heh ? "Putry semakin ketus dengan tatapan sinis nya seakan menghakimi Boy.


"Shitt..Dia kan Bokin nya Si Andre ? Sahabat Siti juga ? pasti tau masalah gua..." Boy tersenyum getir mendengar hujatan Putry dan hanya bisa pasrah tanpa mau membela diri.


"Ka Boy kok jadi pendiam ? Dia juga pasti galau kan ? hihihi "Kernyitan kedua alis putry seakan menelisik keadaan lelaki dihadapannya.

__ADS_1


"Kaka belum kerumah Siti ya ? "Kali ini pertanyaan Putri begitu menohok tepat sasaran.


"Hemmm.."Boy hanya berdehem menjawab dengan anggukan kepala nya.


"Kenapa ?


"kenapa cewe ini penasaran banget ? " Huuhfh.."Boy hanya menghela napas.


"Tumben tadi lu manggil gua Abang ? sekarang malah ganti Kaka ? "Boy berusaha mengalihkan rasa penasaran Putry.


"Ehh iya juga ya ! kayak nya aku ketularan sama Siti..hihihi ..Yaaahh maklumlah selama 2bulan ini aku sering main kerumah dia..


"Huuuhfh...Kasian banget sahabat soleha ku mellow terus semenjak ditinggalin kaka..


Boy masih saja terdiam lebih memilih mendengarkan celotehan gadis dihadapannya.


"Jadi Dia yang temenin Siti selama ini ? ternyata bukan cuma Halimah ? " Boy pun malah ikut bungkam enggan berkomentar.


"Sebenernya aku gak mau ikut campur sama urusan kalian, Tapi ..


"Huuuhfh..Aku gak tega liat sahabat ku selalu aja sedih , Yaaahh walaupun aku tau dia selalu berusaha tutupin perasaannya itu..."Tatapan Putry seakan menerawang mengingat keadaan sahabatnya.


"KAKA HARUS TANGGUNG JAWAB ! "Seketika Putry bangkit berdiri menunjuk wajah Boy dengan tatapan sengit.


"Kaka harus balikin senyuman sahabat ku !

__ADS_1


Kaka harus balikin kebahagiaan Sahabatku !


Kaka gak boleh bikin sahabatku nangis lagi !


Putry semakin membulatkan mata nya mendelik sengit menunjukan amarahnya yang membuncah.


"Huuuuhhfh..."Boy hanya bisa menghela napas melihat tingkah Putry yang sangat menyudutkannya.


"Kayaknya ka Boy masih gak berani ketemu sama Siti..." Putry masih saja mendelik sinis namun berangsur kembali duduk.


"Makasih udah temenin Siti ! Makasih lu Ada disaat Dia butuh seseorang yang bisa menguatkan...seenggak nya gua bersyukur masih ada sahabatnya yang peduli sama dia..."Kali ini Boy hanya bisa bersyukur tanpa ada keinginan menjawab segala cecaran.


"Dia itu bener-bener rapuh ,Ka...


Mungkin kalo aku yang jadi Dia ? Udah bisa dipastikan aku masuk RSJ..."Putry tersenyum kecut dengan nada ketus.


Ucapan Putry kali ini begitu menusuk berhasil meremukan hati seorang Boy yang hanya bisa menundukan kepala menahan perasaan yange berkecamuk remuk redam larut dalam penyesalan.


"Seandai nya boleh dan bisa...? Rasa nya aku pengen muter waktu kemasa lalu dan Aku bakal mencegah dan menghalangi sahabat ku jatuh cinta sama PECUNDANG... "Putri semakin ketus meski tak sedikitpun melirik kearah Boy.


Boy semakin menundukan kepalanya tak berani mengeluarkan sepatah kata pun hanya bisa menelan setiap ucapan yang keluar dari mulut ketus itu.


"menyesal gak ada guna nya Ka ! Minta maaf tidak akan menghapus kenangan menyakitkan itu meskipun aku tau Siti itu baik hati dan selalu sabar..Tapi Dia juga punya perasaan dan kepercayaan yang harus dijaga..


"DITINGGALKAN DAN BERJUANG SENDIRI ?...

__ADS_1


"Cihh...itu gak adil ,Ka ! "Putri semakin ketus menghakimi Boy yang hanya bisa menundukan kepala tanpa berani menjawab ataupun menyangkal.


"Heh ? Whaaaattt ??? Ka Boy mewek ? " Seketika Putri terperangah melihat sudut mata Boy yang terlihat basah.Gadis tomboy itu tak menyangka bila lelaki tampan dan gahar dihadapannya itu ternyata sangat melankolis.


__ADS_2