SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Dosa Masa Lalu


__ADS_3

"Dasar Orok Gede.."Siti hanya terkekeh ketika melihat suaminya sudah tertidur lelap setelah beberapa menit meminta dirinya untuk menemani tidur.


"Tubuh kamu, Aroma parfum kamu, bahkan suara napas kamu itu seperti teraphy relaksasi buat aku.."


"Ckk..Aye dijadiin alat pengantar tidur ? "Sekilas Siti berdecak sebal mengingat ucapan suaminya, namun senyum kecil dibibir Siti sudah mengisyaratkan rasa senangnya ketika dirinya benar-benar dibutuhkan sekaligus dirindukan oleh suaminya.


"Sleep well..."Sejenak Siti mengecup kening suaminya sambil mengucapkan perkataan yang biasa diucapkan suaminya.


"Udah tidur ?


"Eh, Udah Mah ! "Sudah pasti Siti mendadak canggung ketika mertuanya tiba-tiba saja berdiri dibelakangnya.


"Issh..Bocah ini, Mau tidur aja harus ditemenin dulu sama kamu ? "Mamah Shoffie hanya bisa geleng kepala mengingat kelakuan anaknya yang menahan Siti didalam kamar dan tak mengijinkan siapapun mengganggunya.


Siti hanya tersenyum tipis melihat mertuanya mendengus kesal.


"Kamu gak ikut tidur ?


"Enggak Mah, Aye gak ngantuk, Malahan lagi pengen gerak mulu.."


"Kalo gitu, Kita jalan-jalan yuk ! Eh, Tapi Mamah udah masak banyak buat kamu loh, Kita makan dulu yah !


"Eh Mamah masak ?


"Special buat kamu.."Mamah Shoffie terkekeh senang ketika melihat ekspresi menantunya yang berbinar bahagia mendengar dirinya memasak.


"Dasar Bumil, Gak boleh denger makanan ? "


Siti hanya bisa terkekeh manja ketika Shoffie mencubit gemas kedua pipinya.


.


.


.


.


"Jadi ini alasan lu putusin Tania ? ini juga yang bikin elu gak berani komitmen sama cewe ?


Thonny hanya bisa menganggukan kepala dengan lemah setelah Andre dan Ricco mengetahui insiden masa lalu yang selama ini dirahasiakan oleh dirinya.


"Haiihh..."Andre dan Ricco hanya bisa menghela napas panjang dan bersitatap tegang menyadari kesalahan fatal yang sudah dilakukan sahabatnya.


Sementara Thonny semakin terguncang tertunduk dengan wajah pucat seakan menahan tangis hingga tubuhnya terlihat gemetar tak terkendali.


Untuk pertama kalinya Andre dan Ricco melihat Kondisi Thonny seperti ini hingga mereka pun kesulitan menenangkan sahabatnya yang sedang terguncang itu.


"Aargh...Bodoh bodoh bodoh.."

__ADS_1


"Aiih.."Andre semakin khawatir ketika melihat Thonny berteriak memaki diri sendiri sambil meremas kuat kepala dan rambutnya.


"Si Kunyuk lagi ngapain sih ? Ditelpon gak diangkat ? Di Chatt juga gak dibaca ? "Ricco mendengus sebal ketika melihat layar ponselnya yang belum mendapat balasan dari Boy.


"Telpon Sonia aja !


"Bisa repot kalo Sonia tau "


"iya juga sih, Ya udah, Biar gua yang telpon Om Petter.."


"Yakin lu ?


"Mau gimana lagi ? Om Petter lebih bisa jaga rahasia daripada Sonia , ya kan ?


"Mending telpon Siti aja ! Bilang aja kita meeting soal project gitar.."


"Eh, Lu ngajarin gua bohong ?


"Daripada Bumil kepikiran ? Lu mau disemprot si Kunyuk kalo sampe bokinnya kepikiran gara-gara bocoran dari kita..?"


"Iya juga sih..hehehe , Hadeuh ada-ada aja sih kelakuan kawan kita ini, berak kok lupa cebok..hehehe


"Haiissh.."Ricco hanya berdesis sebal mendengar ejekan Andre, Namun ketika melihat Thonny semakin tertunduk dengan tatapan kosong Dia hanya bisa menghela napas pasrah dan memberi waktu bagi Thonny untuk menyendiri larut dalam kesedihan dan penyesalannya.


.


.


.


.


"Gara-gara mantan pacar kamu tuh, Aku jadi males nongkrong lagi.."Donny malah mendengus kesal mengingat kelakuan Thonny.


"Heh ? Thonny ? Ngapain dia dateng ke kantor kakak ?


"Bocah sinting itu ngamuk-ngamuk di kantor Kakak, Dia maksa Kakak nunjukin rekaman Cctv.."


"Rekaman CCtv ?


"iya, Mana udah kadaluarsa, Gila aja tuh bocah minta rekaman CCTv 5 tahun lalu.."


"Buat apa ? Dia nyari orang ?


"iya, Dia nyari pelayan perempuan yang gak sengaja masuk ke kamarnya.."


"Pelayan perempuan ? "Seketika Tania teringat ucapan Thonny ketika mengigau dalam keadaan mabuk.


"Terus ? Ketemu orangnya ?

__ADS_1


"Untungnya memorry CCTV itu di save sama tekhnisi dan jadi berkas keamanan kantor, akhirnya ketemu juga tuh orang yang dicari sama dia.."


"Terus ?


"Dia langsung merosot, mukanya ampe pucet banget begitu tau identitas perempuan yang masuk kamar itu.."


"Kok bisa gitu ?


"Untungnya kamu udah putus sama dia, Kakak gak nyangka kalo dia punya kelakuan busuk kayak gitu.."


"Maksudnya ?


"Kakak gak sengaja denger pengakuan Thonny didepan Bos Andre sama temennya.."


"Pengakuan ?


"Iya, Si Thonny itu gak sengaja melecehkan pelayan hotel gara-gara mabuk berat.."


"Astaga ? beneran Kak ? Kok bisa ?


"ya beneranlah, Sekarang aja Si Thonny masih ada dikantor, Dia lagi disidang sama Bos Andre.."


"Huuhfh..Untung kamu gak lama pacaran sama dia, Bisa repot urusannya kalo sampe dia berani lecehin kamu.."


"issh Kakak apa sih ? Selama pacaran sama aku, Si Ton-Ton itu sopan kok, Cuma masih suka mabuk aja, dan itu yang jadi alasan buat aku putus sama dia karna gak mau pacaran sama tukang mabuk.."


"Baguslah ! Pemabuk itu gak punya masa depan, Untungnya otak kamu masih waras.."


"isshh.."


"Sebenernya Kakak kasihan juga liat mukanya yang mendadak pucet itu, Kayaknya Dia bener-bener nyesel atas kesalahannya itu, apalagi sewaktu ditonjok sama Bos Andre, Dia bener-bener gak ngelawan sama sekali, Cuma pasrah aja dihajar habis-habisan.."


"Kok dipukulin ?


"Bos Andre marah besar, Apalagi temennya yang namanya Ricco itu, Huuh lebih sadis..Si Thonny ditendang ampe jatuh nubruk meja berkali-kali.."


"Sadis amat ?


"itu gak seberapa dibanding sama kesulitan yang dialami perempuan yang udah dilecehin sama dia..Masih untung tuh cewek gak lapor sama polisi.."


"Pasti ada alasannya ? masa sih gak lapor sama polisi ? atau mungkin dia malu ?"


"Bisa jadi kayak gitu, Tapi menurut pengakuan Thonny, Cewek itu udah punya anak umur 5 tahun.."


"Anak ?


"iya, Dia curiga kalo anak itu hasil dari kebodohan dia 5 tahun yang lalu.."


"Astaga ? " Pantas saja Dia sering mabuk-mabukan, mungkin itu pelarian dia dari rasa sesal dan ketidakberdayaan ?" Sejenak Tania menghela napas kasar mengingat sikap Thonny yang sering tak terkontrol dan sering larut bermabuk-mabukan.

__ADS_1


"Mungkin itu semua yang jadi alesan dia gak mau berkomitmen sama aku, pantas aja dia selalu menghindar tiap kali diajak serius.."


Donny nampak menghela napas ketika melihat Tania tertegun dan larut dalam pemikirannya sendiri. Kayaknya Ade gua masih peduli sama Si Thonny..Haiihh.."


__ADS_2