
Rencana tinggalah rencana , ketika harapan dan keinginan tak selaras dan tak sejalan akibat dua sudut pemikiran yang berbeda.
Ekspektasi Boy untuk pergi honeymoon tak bisa di aplikasikan karna Siti memiliki alasan logis yang tak bisa ditolak oleh Boy meskipun dia tetap berusaha merealisasikannya dengan segala cara.
Beruntung suasana hati Boy yang sedikit kecewa itu kini terobati setelah pulang dari rumah sakit menemani Siti memeriksa kehamilannya.
"Abang masih aja gak habis pikir , ternyata anak kita masih segede biji kacang.."Boy terkekeh geli melihat hasil USG dari rumahsakit yang tak pernah lepas dari tatapan takjubnya.
"panan baru 5 minggu Bang..."Siti tak bisa menahan senyumnya melihat sang suami masih saja terkekeh senang.
"little Bean..."
"apaan Bang ? little bean ? "Siti ikut terkekeh mendengar gumaman suaminya.
"yeah..my baby just a little bean..hahaha..
"Abang iihh..masa anak kita disebut kacang..
udeh kayak Mr.Bean.."
"Hahaha..."Boy malah tergelak melihat istrinya mencebik dan merajuk.
"My little bean..."Boy semakin tertawa lepas seraya menundukan kepala dan mengecup perut istrinya.
"hey my baby , my son ..my little bean ,are you Okay for ur nick name ?.."Lagi-lagi Boy terkikik geli menirukan suara anak kecil sambil mengelus-elus perut isterinya ,sementara Siti hanya geleng kepala melihat Suaminya begitu antusias berinteraksi dengan calon anak mereka.
"Woy..Tengari robek udah mesra-mesraan aja sih ? gak peka banget sama aku yang lagi ditinggal sama Bebeb.."
"hey my little bean , liat tuh tante kamu baru datang langsung sewot..hihihi.."Boy dan Siti malah terkekeh melihat Sonia yang menghampiri sambil menggerutu.
__ADS_1
"Heh ? Kaka sebut keponakan aku apa ?
Little bean ? hahaha gak sekalian aja kacang rebus atau kacang goreng hihihi.."Bibir Sonia yang cemberut itu mendadak tergelak mengejek nama panggilan yang diucapkan Boy.
"Tuh kan , Sonia aje langsung ketawa.."Siti malah mengamini ejekan adik iparnya yang juga merasa aneh dengan panggilan itu.
"Biarin aja ..Sonia itu cuma iri sama kita gara-gara Si Ricco belum juga ngelamar dia hahaha..
"Jahat ..kaka jahat..Kamu tega sekali rudolfo.."tak pelak Sonia mencebik kesal mendengar ocehan Boy.
"Abang iihh.."Siti pun tak tahan untuk mencubit pinggang suaminya yang begitu antusias mengejek adik iparnya itu.
"hahaha..."
"Hey seru amat ? Ada apa nih kesayangan Mama kumpul semua disini ? gimana hasil check up nya Boy ? Siti ?
"Alhamdulillah Bae , Mah..Semuanya sehat dan normal.."
"Alhamdulillah..."Mama Shoffie nampak terlihat bernapas lega seraya mengucap syukur.
"Hey little bean , look into ur grandMa...Shes so worries..."Boy malah terkekeh melihat Mama nya menghela napas.
"Little Bean ? are you kidding me ? Dont call like that ! Mommy not a love it..." Mama Soffie langsung mencerca putra nya ketika mendengar panggilan nyeleneh untuk cucunya itu.
"Hahaha..Kalian bertiga gak asyik aahh...
"Haisshh..."Ketiga perempuan tersayang itu hanya bisa geleng kepala melihat Boy tetap saja memanggil calon anak nya dengan panggilan itu.
"Hey little bean , gak usah denger propokasi dari tiga wanita gak asyik ini yah ! You are my Bean..Okay.."Boy malah terkekeh menirukan suara anak kecil sambil mengusap-usap perut Siti meskipun dia tau istrinya itu merasa jengah dengan kelakuannya.
__ADS_1
"Dasar calon Ayah sableng..."Sonia semakin mencebik melihat tingkah konyol kaka nya.
"Kamu memang anak Papa ..Meskipun sudah menikah tapi tetep aja konyol kayak Papa mu.."
Mama Shoffie diam-diam tersenyum tipis mengingat tingkah dan kelakuan suaminya yang nyaris sama dengan putranya.
"gak ada nick name yang lebih bagus apa Ka ?
xample like the sweety or cute ?
"aahh itu pasaran De...
"daripada kacang...
"biarin aja sih , kacang kecil ini bakal menjelma jadi makhluk besar dan kuat..hehe
"haissh ...
"Udah biarin aja ! Biar calon Ayah ini seneng.."Meskipun terlihat tak setuju namun Mama Shoffie tetap membiarkan Boy larut dalam kebahagiaannya.
"Hahaha...My baby ..My little bean..
sehat-sehat yah ! jangan rusuh , jangan ngerepotin ibu kamu ! kalo bisa , biar Ayah aja yang direpotin sama kamu..hihihi.. im waiting you , son...
meski tingkah Boy terlihat konyol namun ketiga perempuan dihadapannya sangat mengerti dan tahu kebahagiaan Boy yang sedang meledak semenjak mengetahui kehamilan Siti.
Siti pun tak henti-hentinya mengulas senyuman melihat kebahagiaan suaminya yang terpancar jelas disetiap waktu kebersamaan mereka.
"Alhamdulillah..irhamna yaa rohman..Karuniakan selalu kebahagiaan untuk keluarga kecilku..aamiin.."
__ADS_1