
Cacing diperut Boy sudah tak lagi berdemo, Dan pertemuan singkatnya dengan gadis manis anak sang jawara begitu berkesan hingga membuat senyum lebar mengembang sempurna diwajah tampan pemuda itu.
"Apa mungkin gua suka sama cewe itu..?
Boy bersandar nyaman di Soffa dalam ruang Studio music miliknya dengan pikiran menerawang jauh mengingat wajah cantik yang mendadak menggelayuti pikirannya semenjak pulang dari warung Bang Junet.
"Stress lu Bro ? Cengengesan sendirian.."Tonny yang baru saja tiba terkekeh melihat sahabatnya tersenyum sambil melamun.
"Haiissh, Dua kunyuk itu kemana ? " Boy hanya mendengus dan malah balik bertanya dengan raut wajah datar.
"Haiih, Kayak nya masih kesel aja lu, Bro ? Sorry deh, becandaan kita kemarin terlalu over dosis..." Tonny hanya menghela napas ketika melihat aura kemarahan diwajah sahabatnya itu.
"Hemm....." Boy hanya berdehem seakan enggan untuk berbicara.
" By the way, Weekend kita manggung, Bro ! ada pagelaran HardRock di Kampus.."
"So ?
"Aih, Elu gak semanget amat sih, Bro..? " Tonny mulai khawatir melihat sikap Boy yang lebih sering diam tak seperti biasanya.
" Whats Up, Bro ? "Suara teriakan Andre dan Ricco terdengar nyaring ketika menghampiri seraya menjulurkan tangan melakukan tos dengan kepalan tangan.
"Gimana nih ? Weekend kita bawain lagu apa ?
"Terserah ! "Boy hanya mendengus seolah tak peduli dengan antusiasme sahabatnya.
"Metallica ? Deep purple ? apa Bon Jovi ? Emm Apa kita bawain lagu sendiri aja ?" Andre bertanya dengan luapan semangat 45 yang membara.
"Dream Theater aja, Bro ! Biar lebih banyak Jump.." Ricco pun terlihat antusias sambil menghisap rokok dan bersandar nyaman diatas Soffa.
"Boleh juga tuh, Gimana Boy ?
"Terserah kalian, Gua ikut aja ..."
"Ah Gak asyik luh Boy......" Andre seketika mendengus sebal sambil mengeluarkan sebotol minuman keras dari dalam tasnya ketika melihat ekspresi suram sahabatnya.
__ADS_1
"Mending minum dulu lah biar gak kaku..Hehe
"Sempet-sempetnya Elu bawa minuman
Bro ?" Tonny hanya menghela napas namun langsung menyambar botol minuman itu.
"Gua belum bisa asyik kalo belum minum Bro..Hahaha.." Andre tertawa keras sambil membuka tutup botol minuman itu.
"Lagak lu, Bro ! Mentah bener kayak mangga muda.." Ricco malah terkekeh sambil mentoyor kepala Andre.
(gambar hanya pemanis) ....just visual.
"Asem dong ? Hahaha..."
Raut wajah Boy masih saja terlihat begitu murung saat bersandar disoffa.Sang Vokalis tampan itu lebih sering melamun seolah tak peduli dengan keberadaan dan celotehan ketiga sahabatnya.
"Ada masalah...? "Ricco yang memperhatikan tingkah Boy semakin merasa penasaran ketika sahabatnya masih saja bungkam dan enggan berbicara.
"Lagi PMS kalihh.... "Andre malah terkekeh mengejek Boy yang terlihat semakin enggan menjawab.
" Haish, Jangan usik macan lapar, Bro...." Tonny menepuk bahu Andre mencoba mengingatkan resiko kemarahan seorang Boy yang tak mungkin bisa dibendung oleh mereka.
"Hahaha, Macan linglung kalih...."Andre malah terkekeh.seolah tak peduli dengan semua itu.
"Takk.."
"Wadaw..ishh Ckk.." Andre hanya bisa mendengus kesal ketika sebuah tutup botol minuman mendarat mulus diwajahnya.
"Sompret, Dasar kulkas butut, kaum Barbarian, Selalu aja pake kekerasan.." Sudah Pasti Andre memarahi Ricco yang melemparkan tutup botol itu.
"Mamam tuh..Hihihi " Tonny terkekeh geli melihat Andre meringis kesakitan.
"Mentang-mentang Calon Kakak ipar, selalu aja dibela...."ketus Andre sengit.
__ADS_1
"Berisikkk..!
"Hahahaha..."Tonny malah tertawa lepas melihat Ricco dan Andre saling bersiteru tegang.
"Gua jadi semakin yakin Si Kulkas ini memang paling cocok jadi adik iparnya si Boy, Nanti kalo mereka lagi berantem bakalan seru adegan baku hantamnya, Bro..Hahaha"
"Yo'e, Kita bakal liat kepala Tyson masuk kedalam Kulkas butut..Hahaha" Tonny malah tertawa menimpali ejekan Andre.
"Tapi gua heran juga sih, Kenapa Sonia bisa suka sama Kulkas butut yang kaku ini ya ?
" Dasar Ogeb, Cewe tuh paling suka sama cowok yang penampilannya cool kayak Si Kulkas butut ini.."
"Heh ? Dia bukan Cool, Bro ! Yang ada malah Kaku kayak Kanebo kering.."
"Hahahaha...."Andre dan Tonny tertawa lepas mengejek Ricco yang tetap terlihat santai dengan ekspresi datar mendengar celotehan dua sahabat lacknatnya.
"Gua balik dulu, Guys.."Mendadak Boy berdiri dan menyambar jaketnya lantas melangkah lunglai keluar dari Studio.
"Bener-bener gak asyik lu Boy.." Andre hanya bisa mendengus dan menggerutu.
"Lu pilih aja lagunya ! Gua pasti bisa...."Sejenak Boy menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang lantas kembali melangkah pergi.
"Haish, Kayaknya lagi galau berat tuh bocah.."
*
*
*
Bersambung,
"Sabar yah ! Author lagi sibuk ngocekin Kupi "
Dont Forget for Supporting Me !
__ADS_1