SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Big Plan


__ADS_3

"Selamat Bro..."Pekik Tonny berhambur mengalungkan lengannya pada leher Boy.


"Selamaaattt berjuang menuju ranjang..."Ceplos Andre ikut mengalungkan tangan nya dan membuat Boy semakin terhuyung menunduk.


"Congraaattt...Plaaakk..."Ricco melepas satu pukulan pelan tepat dikepalanya.


"Dasar adik ipar durhaka..."Ketus Boy sengit.


"Bodo amat.."Ricco tak kalah ketus lantas mencengkram baju Boy.


"Sekali lagi lu berani nyusahin kita-kita , Gua pastikan ..Gua orang pertama yang bakal pecahin kepala lu...PLAK.."Satu tamparan mendarat di dada Boy.


"Dan gua bakal selalu jadi orang pertama yang nyeret lu dari persembunyian..."Ketus Andre.


"Gua kutuk lu jadi patung kalo berani kabur lagi..."Tonny semakin mengencangkan dekapan tangannya.


Semua orang terkekeh melihat cara mereka mengekspresikan kebahagiaan ,Meskipun terlihat dan terdengar kasar namun ada ketulusan yang terpancar dari hubungan persahabatan mereka.


"Udah ! Jangan bikin calon pengantin jadi bengep ! "Ceplos Sonia melerai mereka.


"Lepasin Bangsaaadd ... "Pekik Boy kesal. sementara ketiga sahabatnya itu seolah tak peduli.


"Boooyy..."Pekik Petter dengan kedua mata membulat sempurna.


"Sudah waktunya kamu bicara sopan ! Kalian ini benar-benar memberi pengaruh buruk buat anak ku..."Ketus Petter.


"Heh ? Om Petter Picek ? Justru Si Kunyuk Sialan ini yang bikin kita semua jadi Error.. "Andre menentang pernyataan Petter.


"Thats Right..."Ceplos Tonny menimpali.


"Yeaahh..."Ricco ikut meyakinkan.


"Haisshh..Apa kalian tidak mau sedikit saja memuji sahabat kalian ini ? "Boy menghela napas kesal.


"NO..."Pekik mereka serempak.


"Uhss..Menyebalkan ! "Ketus Boy lantas merampas Sapu tangan yang terikat dirambut Sonia.


"Haissh..


"Mama Sudah ..?


"Udah dong ! "Shoffie memotong ucapan Boy seraya mengeluarkan kotak kecil dari tasnya.


"Your Best ,Mom..."Pekik Boy lantas meraih kotak kecil itu dan menyerahkan nya pada Siti.


"Simpan kotak ini ! Nanti aku pakaikan kalo sudah SAH ..."Ucap Boy tulus dan disambut senyuman manis Siti.

__ADS_1


"Ayo kita ke Musholla ! "Boy menyerahkan ujung kain sapu tangan milik Sonia kepada Siti.


"Heh ? Semua mata tertuju pada mereka.


Boy melepas senyuman dengan anggukan kepala mencoba meyakinkan Siti yang terlihat kebingungan.


"Bukan kah kita harus bersyukur ? "Ucap Boy dengan penuh keyakinan sambil tetap menjulurkan ujung kain Sapu tangan.


Siti tersenyum tipis lantas menyambut ujung kain sapu tangan itu dan bergegas lepas dari pelukan Mama Shoffie.


"Kalian tentukan saja tanggalnya ! kalo bisa lebih cepat ! "Boy lantas membawa Siti menjauh dari semua orang dengan bergandengan memakai Kain Sapu tangan sebagai perantara.


"Amazing ! Kakak ku bisa tahan punya hubungan kayak gitu ? "Sonia terperangah melihat mereka menjauh sambil bergandengan memegang ujung kain sapu tangan.


Semua orang yang mendengar ucapan Sonia berdecak kagum menyadari Boy begitu menghargai dan menghormati Siti.


"Kamu harus mencontoh Kaka mu itu ,Sayang! "Mama Shoffie mencubit gemas pipi Sonia.


"No Mah.. aku gak bakal kuat kalo jauh dari Si Jutek itu..."Sonia terkekeh sambil menunjuk kearah Ricco.


"Haisshh..."Petter dan Shoffie hanya bisa geleng kepala.


Rojali dan Romlah masih saja tersenyum melihat pasangan muda yang semakin menjauh dari pandangannya.


"Udeh Udeh ! Mending kite pastiin tanggal bae nye sekarang juga..."Kong Mamat membuyarkan isi kepala semua orang yang ada ditempat itu.


"good idea..."Pekik Hendry antusias.


"Haissh..Sudah lama aku nantikan acara ini Brother..."Hendry seakan acuh.


"Yang penting jangan bentrok sama jadwal aku ya OM ! "Pekik Andre semangat.


"HEH ??? "Semua orang terkejut dengan pengakuan Andre.


"Saya juga bakal nyusul si Kunyuk itu , Doa in yah...hihihi...


"Seriuss...? "Ricco dan Tonny sudah siap melepas pukulannya.


"wait wait wait..! Andre melangkah mundur melihat Kedua sahabatnya siap menyerang.


"Masih proses bujuk bokap sama DUA NYOKAP yang over crazy itu...hihihi..


"Haiisshh..."Ricco dan Tonny menghela napas kasar merutuki kebodohannya.


"Kalian bisa diam gak ? "Ketus Petter sengit.


"Siyap Om..hihihi..."Andre dan Thonny terkekeh mengejek Petter.

__ADS_1


"Jadi gimana Beh ? Kira-kira kapan hari baik yang tepat buat menikahkan mereka ? "Petter menatap serius wajah Kong Mamat.


"Bulan depan aja ! Pas bulan mulud biar jadi berkah..."Tegas Kong Mamat.


"apa bocah tengik itu mau nunggu sebulan ? Papa yakin dia gak bakal sabar...


"Iya juga sih..hihihi..."Mama Shoffie malah terkekeh menyadari sikap putranya yang sudah tidak sabaran.


"12 rabbiul awal entu hari kelahiran nabi ! sekiranye bisa kita nikahkan mereka dihari itu! Moga aje jadi berkah dengan keutamaan kelahiran manusia paling sempurna..


Bukan nye pernikahan entu peristiwa besar ?


Nape gak sekalian kita niatkan merayakan Maulid Nabi ?


"Saya setuju , Beh "Ucap Petter antusias.


"Aye juga setuju ,Beh.."Ujar Jali.


"Urusan resepsi terserah lu pade ! Hari entu juga bise..Kalo mao nyusul juga gak nape..


"sekalian aje , Beh ! "Usul jali.


"Mau di sini apa mau digedung ? Kalau saya sih ikut aja ! Dan Soal biaya ditanggung sama Si Boy soalnya Dia pernah ngomong sama saya kalo kita dilarang ikut campur urusan biaya resepsi..


"Kok gitu Pah ? Mama juga kan pengen ikut biayain pesta anak kita.."Shoffie menentang.


"Sabar Mah ! Anak kita gak mau merepotkan kita semua , Tapi dia gak nolak kalo kita bantu lewat hal lain..."Tegas Petter dan mendapat anggukan semua orang.


"Dasar bocah nakal..."Ketus Shoffie.


"Selalu saja..."Ketus Ricco sengit.


"Dasar kunyuk.."Andre tak kalah ketus.


"Kalian tenang aja ! Nanti aku sama Siti yang bakal melelehkan si batu karang itu..hihihi.."Sonia terkekeh penuh keyakinan.


"Udeh gak usah mikirin soal begituan...


inti nya soal nikah nye aje ! "Kong Mamat menyelak.


"Bener tuh.."Timpal Nyak Romlah.


"12 Rabiul awal pagi acara ijab kabul disini ! "Usul Jali dan mendapat anggukan kepala semua orang.


"Sekalian resepsinya aja..."Ujar Romlah yang juga disanggupi semua orang.


"Alhamdulillah..jadi kite udeh mufakat yeh ! Moga aja lancar dan dapet Ridho Allah..."Ucap Kong Mamat.

__ADS_1


"Aamiin..."Pekik semua orang.


"YEEAAYYY...AKU PUNYA KAKAK IPAR..."Pekik Sonia antusias dan disambut gelak tawa semua orang.


__ADS_2