SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Rahasia Ricco


__ADS_3

Boy dan Ricco dua sahabat beda ekspresi namun tetap satu visi itu nampak serius membahas sesuatu.


"Gimana kondisi Nyokap ?


Ricco hanya mengangkat kedua bahunya seolah tak tahu apa-apa.


"Sudahlah ! Sampai kapan Elu bermusuhan sama keluarga lu ?


"Entahlah, I dont know.


"Apa mereka gak pernah berusaha nyari Elu ?


"Nothing..


"So, Urusan kantor Bokap, Gimana ?


"Abang gua yang handle...


"Apa lu bener-bener gak bisa maafin mereka ?


Ricco kembali mengangkat kedua bahunya seakan tak peduli dengan semua itu.


"Haish, Susah juga ngomong sama Kulkas ?


Boy sedikit kesal tiap kali berbicara dengan Ricco, Namun Boy sangat memahami kondisi sahabatnya yang tidak jauh berbeda dengan dirinya. sama-sama Broken home dan lebih memilih dunia luar sebagai rumah untuk pulang.


"Gua sudah belajar menerima keadaan, Bro. Dan gua harap Elu juga bisa sama kayak gua !


Boy berusaha menasehati dan mengingatkan sahabatnya dengan menjadikan dirinya sebagai contoh.


"Nevermind ! Very Complicated ..Im Loose


Raut wajah Ricco nampak terlihat frustasi.


"Try again ! Coba lu obrolin sama Abang lu !


gua yakin Abang lu bisa faham.."


"Sudah, dan Sering ! Tapi, Gua gak bisa tahan emosi gara-gara kejadian itu.."


Boy menghela napas kasar mencoba mencari solusi untuk mengatasi masalah Ricco yang semakin rumit.

__ADS_1


"Apa Tonny sama Andre tau soal masalah gua, Bro ?


"Kayaknya mereka tau.."


"Ckk, Merepotkan..!


"Santai saja ! Gua bisa bungkam mulut mereka.."


"Tolong jangan sampe ada yang tau lagi, Bro Gua belum bisa tenang sebelum dapetin bukti-bukti nya..."


"Trust Me, Bro ! "Boy menepuk bahu Ricco.


"Ada masalah apa sih ? Kenapa Kak Boy sama Ricco serius bamget ngobrolnya ?" Sonia yang menguping dibalik pintu menjadi semakin penasaran saat melihat mereka semakin serius, karena segala sesuatu yang berhubungan dengan Ricco akan selalu menjadi urusannya juga.


*


*


"Hallo sobat Lacknat Ku..." Seketika suara Andre yang baru saja datang bersama Tonny membuyarkan obrolan mereka.


"Ngapin Lu berdua datang kemari ?


"HaIsh.."Tonny hanya berdesis sebal mendengar sambutan Boy.


Andre lantas melepas sepatunya dan siap melemparkannya kearah Boy.


"Hahaha..Gua males liat tampang Lu berdua.."


"Kampret..."Andre dan Tonny kompak melempar sepatu mereka.


"Hihihi..


"Kampret Lu..


"Elu betah amat disini Bro ? jangan-jangan habis mojok sama cabe-cabean ? Tonny malah terkekeh mengejek Ricco.Sementara Ricco hanya melengos membuang muka seolah malas mendengar ocehan Tonny.


" Kayaknya Si Ricco lagi PDKT sama calon Kakak iparnya yang bejad itu, Bro ! Makanya Dia betah lama-lama disini..."


"Kayaknya sekalian mau numpang makan.."


"Bisa jadi ?

__ADS_1


"Hahaha..."Andre dan Tonny semakin tergelak mengejek Ricco yang malah semakin bersandar sambil menikmati kepulan asap rokok tanpa memperdulikan ocehan Andre dan Tonny.


"Kebetulan nih, Mumpung lagi ngumpul, Gua mau Share Case sama kalian.."Mendadak Boy memasang raut wajah serius


"Wah, Kayaknya seru nih ? Ada kasus apa ? "Andre mendadak penasaran.


"Hmm, Paling soal Siti..."Ketus Tonny.


" bukan soal cewek, Bro !


" So ? Whats wrong ?


"Diantara kalian ada yang tau gak apa itu Solawat ?


"Heh ? Sholawat ? "Andre dan Tonny mendadak terperangah saat mendengar pertanyaan Boy.


"Kalau dari nama mnya sih mirip sama perawat ..."Andre mulai berspekulasi dengan sisa otaknya yang tinggal separuh itu.


"Sok tau Lu, Nyet ! Menurut Gua sih, itu sejenis makanan yang berasal dari luar negri.." Tonny pun mulai menerka-nerka.


"Haih, Hufhh... "Boy hanya bisa menghela napas mendengar jawaban dua sahabatnya yang suram akan masa depan itu.


"Kenapa lu tanya soal Begituan ? " Ricco mulai bersuara karena merasa penasaran.


"Gua pernah dengar Siti Solawatan, Nadanya bagus Bro, Suaranya juga merdu..Nyaman banget dihati.."Sekilas Boy tersenyum mengingat Siti.


"Oh, berarti Sholawat itu kayak lagu, Bro ?


Andre berusaha menebak menggunakan IQ nya yang sudah tiarap itu.


"Genrenya apa, Bro.." Tonny mendadak jadi penasaran.


" Siti pernah bilang sama Gua kalau Sholawat itu bukan lagu atau nyanyian, Tapi gua heran kenapa ada Nadanya ?


"Kalian terlalu Rusak untuk menerima pengetahuan semacam itu.."Mendadak Ricco menyelak penjelasan Boy.


"Kampret ! Elu mending diem aja deh, Tiap kali ngoceh pasti nyakitin."Andre mendengus sebal menginterupsi Ricco.


" Lu tahu, Bro ? "


"Hemm...

__ADS_1


"Hah ? "Boy, Tonny dan Andre terbelalak tak percaya mendengar ucapan Ricco yang mengakui dirinya mengetahui perihal Sholawatan.


Dan Seperti biasa, Ricco hanya menunjukan ekspresi wajah datarnya saat ketiga sahabatnya menganga tak percaya


__ADS_2