SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Tamu Istimewa


__ADS_3

"Ayo Sayang..!" Mama Shoffie langsung menggandeng Siti ketika mereka tiba dirumahnya.


"Haish, Kayaknya semua Cecunguk masih komplit ? "Petter hanya mendengus saat mendengar suara teriakan Andre.


"Kakak ipar ? "Sonia yang berada diujung taman bersama Ricco berteriak lantang memanggil Siti yang tengah diapit oleh Mamahnya


"Ngapain Bocah Bisu itu duduk berduaan sama Sonia ? Aihh.." Petter mendelik sengit melihat Putrinya berduaan dipojok taman.


"Kak Siti..." Sonia lantas berlarian berhambur memeluk Siti.


"Kakak kok bisa datang bareng sama Papa, Mama ? Jangan -jangan Papah sama Mamah sudah melamar Kakak ya ? "Sonia langsung mencecar Siti dengan banyak pertanyaan hingga Siti mendadak gugup saat mendengar celotehannya.


"Haish, Anak ini ? "Mamah Shoffie lantas menyingkirkan Sonia dan kembali memboyong Siti.


"Mamah iih, Jahat ! Aku malah dibuang ?"Sonia mendelik saat Mamah Shoffie menjauhkannya dari Siti.


Siti hanya tersenyum tipis melihat tingkah Sonia yang mencebik sebal.


"Nia, Gak Nape-nape Kan ?


"Enggak Kok, Kak ! ish, Dasar Mamah rese.."Sonia kembali bergelayut manja pada tangan kanan Siti, Karena tangan kirinya sudah digandeng oleh Shoffie.


"Heh, Mamah sama anak sama saja, Dua-duanya langsung nempel sama Siti ? Haissh, Pantas saja Si Boy mendadak bersemangat.."


"Hey, Anak Mamah kenapa ? Kayaknya lagi Happy banget ?


"Eh ? iya dong, Mah ! Aku lagi Happy karena Kak Siti datang kerumah kita.."


"Emm, Yakin ? Kayaknya bukan Siti yang bikin Kamu happy banget ?


"Mamah isshh..."Sonia lantas mencebik sambil melirik kearah Ricco.


"Sudahlah ! Ayo kita masuk ! Kasihan Siti kelamaan berdiri disini.." Petter menyelak omongan istrinya lantas berjalan masuk lebih dulu.


Andre dan Tonny yang mendengar suara obrolan diluar rumah lantas bergegas menghampiri karena merasa penasaran.


"Wah, Ada tamu istimewa.."


"Aih, Si Kunyuk bakalan jingkrak kegirangan nih ?


"Ka Boy mana ? "Sonia lantas bersidekap dada bertanya dengan raut wajah sengit.


"Biasa, Dia lagi bertapa dikamarnya..."


"Ayo kita bikin kejutan buat Ka Boy..Hihihi.."


Sonia lantas menarik lengan Siti memboyongnya masuk menuju kamar Kakaknya.


Semua orang hanya bisa geleng kepala melihat Sonia begitu antusias hingga Siti tak sempat menolak keinginannya.

__ADS_1


"Sssttt..."Sonia menempelkan telunjuk tangan dibibirnya saat mereka sampai didepan pintu kamar.


" Heh ? "Sonia terlihat heran ketika mendengar suara Kakaknya yang sedang bernyanyi namun terdengar kesulitan menghapal lyric lagunya.


"Sstt.. Kak Siti tahu enggak ? Ka Boy lagi nyanyiin lagu apa ya ?


"Hem.."Siti hanya menganggukan kepala dan tersenyum kecil mendengar samar-samar suara Boy yang sedang membaca Sholawat tapi terdengar salah dalam pengejaannya.


"Kenapa Gua jadi Bego amat sih ?


Damn it ! Gua enggak pernah bisa hapal ?


Samar terdengar suara Boy yang sedang kesal karena tak bisa menghapal Lyricnya.


Siti yang menyadari Boy sedang belajar membaca Sholawat, semakin tersenyum lebar melirik kearah pintu kamarnya Boy.


Tok, Tok, Tok, Kakak ? Woy Kakak ?


Sonia mengetuk pintu sambil berteriak memanggil-manggil Boy.


"Apa sih Dek ? Berisik banget ? "Boy mendengus sebal melihat Sonia terkekeh-kekeh.


"Surprises..."Sonia merentangkan kedua tangannya menunjuk kearah Siti yang berdiri dua langkah dari pintu kamar Boy.


"Hah ? BidadariKu ? "Seketika Boy berhambur menyingkirkan Sonia dari hadapannya saat menyadari keberadaan Siti.


Seperti biasa, Siti hanya tersenyum tipis melihat Boy begitu tergesa-gesa menghampirinya.


"Plak.."Sonia ikut menampar pelan pipi Kakaknya sambil terkikik geli melihat kelakuan Boy.


"ini bukan mimpi, Kak ! "Sonia semakin terkekeh meledek Kakaknya yang hanya bisa meringis kesakitan.


"Kak Siti datang kesini sama Papa Mama, Kak


"Ternyata benar dugaan Kakak, Papah sama Mamah pasti datang kerumah Babeh Jali..."


"Apa kabar Bang ? "Akhirnya Siti mengeluarkan suaranya.


"Kabar Gua mendadak amat sangat Baik.."Boy semakin mendekat hingga hampir saja menubruk Siti.


"Eiit, Belum Halal yah.."Sonia langsung menarik tangan Boy sambil terkekeh mengejek Kakaknya.


Siti kembali tersenyum meski sedikit salah tingkah saat melihat Boy begitu antusias bahkan hampir hilang kendali.


"Ayo masuk dulu !


"Ehh ? Enggak usah, Bang ! Kite kebawah aje !


"Haih, Dasar otak udang ! Sembarangan saja ngajak anak perawan orang masuk ke kamar ?

__ADS_1


"Haish.." Boy tersadar berkat ejekan Sonia, dan merasa tak enak hati pada Siti.


"Ayo kebawah ! Jangan lama-lama didepan kamar Bujang.."Sonia Kini malah meledek Siti.


Boy yang menyadari Siti terlihat begitu gugup, lantas menarik lengannya agar mengikuti langkahnya turun menuju ruang tamu.


Siti terperanjat kaget, Untuk kedua kalinya Boy tiba-tiba menggenggam tangan Siti tanpa merasa berdosa.


"Wow, Sudah gandengan tangan ? Mau nyebrang jalan Lu ? "Andre yang melihat Boy menggandeng tangan Siti tak bisa menahan diri untuk meledek mereka hingga membuat semua mata tertuju pada Boy dan Siti.


Wajah Siti seketika memerah menahan malu karena semua orang memperhatikannya.


"Tolong lepasin, Bang !


"Astaga, Maaf Siti ! Gua gak sengaja ! Gua terlalu senang sampai enggak sadar.."Boy hanya bisa nyengir kuda dan menggaruk rambutnya yang mendadak terasa gatal.


"Heleh, Modus.."


"Gas keun, Bro !


Andre semakin terkekeh melihat Boy tak berkutik dihadapan Siti.


"Sini Sayang ! Duduk sama Mamah !" Mamah Shoffie yang menyadari kepanikan Siti lantas menarik Siti duduk disampingnya.


"Ciee, Si Kunyuk berbunga-bunga..Hahaha


"Sebentar lagi mendadak jadi pujangga, baca puisi sambil nongkrong diatas pohon.."


"Monyet Dong ?


"Hahahaha..."Andre dan Tonny semakin tergelak mengejek Boy.


"Bacoott ! "Ricco menyelak ejekan Duo lacknat saat menyadari Siti yang terlihat semakin gugup dan canggung.


Andre dan Tonny seketika terdiam saat melihat ekspresi sangar Ricco yang mendelik sengit menatap horor kearah mereka.


"Gawat Bro, Pengawal ngadat.."Andre dan Tonny saling berbisik dan masih saja terkikik.


"Kakak nginep disini aja yah ! Sudah lama enggak ada yang temenin Aku tidur.."Sonia lantas duduk disebelah Siti dan berhambur memeluknya dengan manja.


"jangan dong ! Si Kunyuk bisa khilaf.."


"Haiisshh..."Papa Petter hanya berdesis jengah mendengar celotehan Andre.


"Lu kenapa Boy ? malah cengengesan kayak orang sinting ?


"ehh Apa ? "Boy tersentak kaget mendengar ejekan Tonny karena sedari tadi Dia hanya sibuk menatap wajah Siti.


"Dasarr Bucin.."

__ADS_1


"Hahaha.." Semua orang tertawa lepas melihat kegugupan Boy saat dipergoki sedang curi pandang pada Siti.


__ADS_2