
Perasaan memang sulit dihindari meski sebisa mungkin ditekan dan dilupakan tetap saja tak bisa dibendung meski lidah bisa berbohong dan mata masih bisa menahan tangisan namun perasaan yang terlanjur dalam akan sangat menyiksa tanpa tersalurkan.
Malam ini Boy tak bisa tenang selalu saja gelisah mengingat bayangan wajah Siti yang selalu saja mengusik pikirannya semenjak mendengar cerita Bagas mengutarakannya perasaannya pada Halimah.
"Shitt..gara-gara si Bagas ,gua jadi keingetan mulu sama Siti...Huhfh..
Boy termenung sendiri dibelakang rumah Pak Kail menatap hamparan langit gelap mencoba menenangkan diri sendiri meski tubuh masih terasa lelah.
"Shitt..Gua kangen sama elu Siti.." Baru sebulan Boy menjauh dan menghindar dengan segala caranya bahkan selama sebulan ini ia terus menekan perasaannya berusaha tetap ceria dan tertawa bahagia namun terasa sia-sia ketika rasa rindu datang secara tiba-tiba.
"Apa kabar sayang ? " Boy menatap layar ponselnya melihat Fhoto kebersamaannya saat berdua dipinggir danau.
"Apa Lu bahagia ? " Boy hanya bisa menghela napas melihat fhoto itu. satu wajah yang sulit dilupakan sekalipun banyak wajah cantik lain yang mendekat.
"Cantik juga Will..hihihi "Pak Kail memiringkan kepalanya melihat Fhoto Siti dan Boy pada layar ponsel yang dipegang Boy.
"Haissh..ngagetin aja sih Om "Boy mendelik kesal menyadari Pak Kail usil sengaja mengintipnya.
"Hihihi..lagi kangen yah ? "Pak Kail mengejek mengulum senyumnya lantas duduk disebelah Boy.
Boy hanya terdiam seakan malas menjawab pertanyaan pak Kail.
"Kalo mau curhat Om siap dengerin loh ! Om juga kan pernah muda..hihihi "Pak Kail menepuk bahu Boy seakan memberi asupan semangat sekaligus mengejeknya.
"Huuuhfh..."Boy hanya bisa menghela napas panjang menyadari pak Kail memang sengaja mengganggunya.
"Kalo kangen ya samperin..
kalo Cinta ya perjuangkan !
__ADS_1
Kalo gak punya nyali mending nyerah aja !
Ngapain nyiksa diri sendiri ! yang penting sudah ada kejelasan !
Tapi..JANGAN SAMPAI SALAH MENGAMBIL KEPUTUSAN...!
"Kadang kita baru sadar kalo orang itu sangat berarti setelah kita kehilangan dia...Huuhfh..jadi kangen sama bunda..hihihi"
Pak Kail menghela napas pelan mengulum senyumnya melihat Boy masih terdiam seakan larut dalam pemikirannya sendiri.
"Apa keputusan gua salah ? bukankah ikhlas menerima keadaan itu juga sebagian dari perjuangan ? " Huuuhfh..."Lagi-lagi Boy hanya bisa menghela napas kasar.
"Berat amat narik napas nya ? hihihi.."Pak Kail malah terkekeh mengejek Boy yang semakin semraut.
"Sue nih si Om ! seneng amat ngejek ? "Ketus Boy mendelik sinis.
"hihihi...Maaf ya Will , Om sebenernya tau masalah kamu gara-gara gak sengaja denger obrolan si Bagas sama Ayu..
"Maaf Will...hihihi..
"gak apa-apa Om..mungkin Om emang harus tau , cuma saya jadi tengsin aja..
"hahaha..kenapa harus malu ?
kamu itu sudah Om anggap anak sendiri ! Cerita aja kalo lagi ada masalah..apalagi masalah cinta..hihihi..Om juga mantan pejuang Cinta..hihihi..
"Heh ?
"Kamu pikir Bagas sama Ayu bisa lahir tanpa perjuangan ? hahahaha..
__ADS_1
"Haissh...Om emang kudu kawin lagi biar gak mesum.. "Boy makin mendelik sinis.
"Hahahaha...Om masuk duluan yah !
jangan lama-lama diluar ! entar masuk angin terus meriang makin parah aja kan ? udah hati lagi sakit ditambah badan ikut sakit..hahahaha
"Sialan.."Boy semakin kesal melihat Pak Kail melenggang sambil mentertawakannya.
Ketika sedikit ketenangan perlahan mengikis keegoisan namun jarak seakan membungkam kenyataan maka kerinduan siap meledak tanpa diduga seperti halnya saat ini Boy semakin larut dalam kegamangan dan kerinduan.
"Apa perjodohan itu berlanjut ? tapi si Jamil pasti maksa mempercepat pernikahan mereka supaya gak diganggu sama gua.."
"Huuhf..Apa lu bahagia Siti ?
"Gua harus memastikan Siti bahagia meskipun bukan sama gua..." Boy lantas membuat akun Fake mencoba mencari kabar Siti melalui media sosial.
"kenapa gak ada Posting an sama sekali ? terakhir dia Posting cuma pas ulangtahun nya aja.." Boy tersenyum getir melihat sebuah fhoto yang dulu diposting Siti. Sebuah frame fhoto dengan selembar uang 20 ribu bertuliskan "masa depan".
"Shitt...I miss you.." Sulit menahan rasa sesak didada seakan debaran jantung semakin tak beraturan ketika mengingat hal terindah terpaksa dihempaskan tanpa kepastian.
"Aaarrghh..."Boy menendang meja bambu dihadapannya hingga terpelanting jauh kedepan.
"Aaaaaaaaarrrgghhh.."Boy berteriak meluapkan perasaannya yang berkecamuk seakan tak berdaya dengan keadaan.
💔
"Bang Boy kayaknya butuh Kopi nih ? 😆
Kirim kopinya ke meja Othor yah ! sekalian kembang setaman biar relax 😊
__ADS_1
Thanks For 👍💬💜🎁☕