SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Mendadak Jadi Ustadz


__ADS_3

"Serius ? Elu tau soal sholawat ?"Meski Boy merasa heran namun Dia tetap berusaha meyakinkan Ricco.


"Hemm..."lagi-lagi Ricco hanya berdehem


"Gua gak yakin, Beneran Lu tahu "Andre mendadak semakin penasaran.


"Kalau memang Elu tahu, Tolong jelasin sama Gua, Bro ! Gua benar-benar pengen tahu..."Boy terlihat begitu memelas menunggu jawaban Ricco.


"Huuhfh, Ckk.." Ricco hanya menghela napas panjang lantas menatap wajah ketiga sahabatnya itu.


"Lu semua buka kuping Lebar-lebar ! Gua cuma sekali nih jelasinnya.." Ricco hanya mendengus seolah malas dan enggan untuk bicara.


"Haih, Sok keren Lu..." Andre Mendelik sengit menyepelekan Ricco.


"Lu diam dulu, Nyet ! Gua pengen lihat Si Kulkas ngoceh panjang lebar..."Tonny mendadak antusias mendengar penjelasan Ricco.


"Lu berdua jangan ngebacot melulu ! Gua butuh penjelasan dari si Kulkas butut ini.." Boy mendengus sebal memarahi Tonny dan Andre.


"Udah ngocehnya..?


"OK, Coba jelasin, Bro !


Ricco mulai beringsut duduk dengan tegak seraya kembali menatap ketiga sahabatnya dengan ekspresi wajah serius.


"Gua bakal ngomong berdasarkan pengetahuan yang gua punya, Jadi kalau ada perbedaan pendapat, Kalian cari saja jawaban yang lebih baik dari Gua.."


"Setahu Gua, Sholawat itu Pujian untuk memuliakan Nabi Muhammad Saw, Dan memuji serta memuliakan Nabi itu bisa dilakukan dengan banyak cara, Baik itu secara lisan maupun tulisan, Juga berupa perbuatan dan keyakinan hati .


Dahulu pada jaman Nabi, Banyak sekali orang-orang yang memuliakan nabi secara terang-terangan dan banyak juga yang memuliakan melalui Syair-syair tentang Sifat, Akhlak serta sejarah perjalanan hidup Nabi Saw.


Ada banyak Syair pujian yang memiliki Nada, Semata karena faktor kondisi dengan maksud agar lebih mudah dihafal dan lebih mudah menyentuh kalbu para pecinta Nabi Saw.

__ADS_1


Dan yang terpenting adalah, Tuhan kita bersholawat kepada Nabi dengan Cara-Nya ,Begitupun para Malaikat-Nya yang bersholawat dengan cara mereka.


Jadi, Enggak usah bingung kalau melihat atau mendengar orang yang bersholawat dengan cara yang berbeda-beda.


Kalau soal Sholawat yang dibaca sama Siti, itu hanya sebagian contoh kecil dari sekian banyaknya Cara dan bentuk bersholawat.


"Jadi intinya, Sholawatan itu mengingat, memuji dan memuliakan Nabi Muhammad Saw dengan cara yang berbeda-beda.


Sementara perihal ganjaran atau keberkahan itu bergantung pada diri sendiri, Karena semakin banyak dan semakin tulus kita bersholawat, Maka akan semakin baik balasan yang kita dapat.."


"Logikanya Begini, Saat kita memuji dan memuliakan Seseorang, Sudah pasti orang yang kita muliakan itu akan mengakui kita.."


"Jadi, Salah satu alasan bersholawat itu bisa dijadikan sarana pengakuan sebagai umat Nabi, Bukankah selain Sholat, Kita juga mengharapkan Syafaat dari Nabi ? itulah salah satu alasan orang-orang bersholawat, Dan masih banyak alasan lainnya, Karena akan selalu ada alasan untuk kita memuliakan Nabi.


Tapi ingat ! Bukan MengKultuskan, Meski Nabi memiliki kesempurnaan yang tidak bisa dibandingkan dengan manusia lainnya, Beliau tetaplah seorang Hamba, Bukan Tuhan.."


Ricco mendadak menghela napas panjang lantas kembali bersandar pada Soffa sambil menyalakan sebatang rokok, Seolah acuh pada ketiga sahabatnya yang menganga mendengar penjelasannyan.


"Gila, Benar-benar gila, Damn ! Gua benar-benar Enggak nyangka Si Kulkas Butut bisa menjelaskan sedetail itu.."Andre masih saja merasa tak percaya melihat Ricco memiliki pengetahuan tentang Sholawat.


"Mirip Ustad yang ada di TV..." Tonny masih saja menganga keheranan.


"Rocker Syariah.." Tonny terkekeh mengejek Ricco yang hanya mendelik mendengar celotehannya.


"Rocker mendadak Ustadz..Hahaha" Andre malah tergelak menertawakannya.


"Haih, Berisik.."Ricco hanya mendengus sebal melihat Tonny dan Andre menertawakannya.


"Baru sebentar kuping Gua merasa nyaman, Eh sekarang Congor Lacknatnya merosot lagi ..Hihihi "Tonny terkikik geli mengejek Ricco.


"Gua masih penasaran, Nyet ! Elu tahu darimana soal begituan ? Andre semakin penasaran mengingat Ricco begitu lancar dan gamblang menjelaskan semuanya.

__ADS_1


"Nah itu, Gua juga penasaran ? "Tonny ikut-ikutan menimpali.


"Seorang Ricco yang hobbinya Mabok dan cuma tau cara nyakitin orang, Kenapa bisa ngomong benar mirip Ustadz ?


"Hahaha.."Tonny dan Andre tertawa lepas mengejek Ricco lagi.


"Thanks atas penjelasannya, Bro ! Gua jadi semakin yakin kalau Siti memang pantas untuk diperjuangkan..."Boy mendadak tersenyum lebar menyadari kelebihan gadis manis yang menjadi incarannya.


"Eh Kampret ! Apa hubungannya ?


" Haish.."


Andre dan Tonny hanya bisa geleng kepala melihat raut wajah Boy yang mendadak terlihat begitu ceria.


"Bagi Gua, Siti itu selain cantik, manis,lembut dan baik, Dia juga rajin Sholat dan sering baca Sholawat, Cewek hebat kayak Siti itu harus Gua perjuangkan..."Boy nampak begitu bersemangat saat mengingat perangai Siti.


"Gua setuju, Bro ! Sekalipun Bau neraka nempel dibadan kita, Tapi kita harus tetap optimis memperjuangkan aroma surga, Dan Siti itu termasuk kriteria aroma surga, By the way, Masih ada gak cewek kayak gitu ? Bolehlah disisain satu buat gua..Hihihi


"Eh Kunyuk, Tampang Penghuni Neraka kayak Elu tuh lebih cocok sama jablay perapatan "


"Hahaha.."Boy dan Andre tertawa lepas melihat Tonny mendengus kesal.


"eh Kunyuk Bisu, Elu belum jawab pertanyaan gua, Darimana Lu tahu soal begituan ?


"Haih.."Ricco hanya mengangkat kedua bahunya seolah acuh saat Andre kembali bertanya.


"Gak penting ! Kalian bisa cari penjelasan lain dari youtube, Karena Kalian pasti gak bakal mau bertanya sama para Kyai atau ustadz.."Ricco tersenyum kecut menyepelekan Andre dan Tonny.


"Si Jabrik itu cuma buka youtube kalau mau lihat Blu film..Hahaha, Lu Bener Nyet, Dia gak bakal mau tanya sama Ustadz, Dia sendiri aja enggak tahu kayak gimana orang yang disebut Ustadz itu..Hahaha "


"itu sih kelakuan Lu, Setan ! Nonton Bokeh melulu.."

__ADS_1


"Hehehe..."Semua terkekeh menyadari kelakuan rusak mereka sendiri.


__ADS_2