SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Latihan


__ADS_3

Andre berlarian masuk kedalam Studio lantas meraih Gitar Bass kesayangannya diikuti oleh Tonny yang langsung duduk dihadapan set Drum terbaiknya.


Sementara Ricco masih terlihat duduk santai diatas Soffa bersama Sonia yang terus saja menempel padanya.


Boy pun masih terlihat betah berduaan dan merayu Siti hingga tidak memperdulikan Andre dan Tonny yang sudah siap beraksi.


"Woy Kunyuk ! Jangan pacaran mulu ! Ayo mulai...."Teriakan Andre membuyarkan suasana.


"Kalian pemanasan saja, dulu !


"Elu juga ngapain masih nyender disitu ? Dasar Kulkas Butut..."Andre kembali berteriak memanggil Ricco.


"Haissh, Ckk." Ricco hanya berdecak lantas berdiri dan melangkah malas masuk kedalam Studio.


Seketika suara nyaring pekikan Distorsi menyeruak kesegala penjuru ruang Studio saat Jemari Ricco mulai menari diantara senar Gitar kesayangannya.


Disusul dentuman Drum Full power begitu terasa memukul gendang telinga.


Andre pun mulai menunjukan aksi fingering boardnya hingga jemari tebalnya terlihat bergerak lincah menarik-narik senar bass.


Boy lantas berlarian masuk meraih stand mick kemudian berteriak lantang bahkan sampai terdengar melengking.


Mendadak Kedua mata Siti seolah berperang dengan kedua telinganya.


Matanya menatap kagum melihat aksi mereka, Namun telinganya terasa mau pecah saat mendengar pekikan Distorsi yang memekakan gendang telinga.


Sonia hanya tertegun menatap Rcco yang mendadak jadi liar saat memainkan gitarnya.


" Cuma gitar itu yang bisa bikin ka Ricco terlihat semangat..

__ADS_1


Jemari Ricco terus saja berselancar dengan Skill Speed fingering Board yang begitu mumpuni, Sementara kaki kanannya nampak begitu lihai menari diatas Set effeck miliknya hingga suara yang keluar dari gitarnya benar-benar memekakkan telinga Siti dan Sonia.


Boy semakin bersemangat menyanyikan lagu terbaiknya bahkan berjingkrak liar tak tentu arah seolah sedang berada datas panggung konser hingga membuat Siti terkekeh melihatnya.


"Dulu, Aye cuman liat Live Streamingnye aje, Sekarang Aye Liat aslinye, Bang Boy sama temen-temennye emang punya potensi jadi Bintang.." Sekilas Siti tersenyum lebar melihat aksi ke empat pemuda didalam ruang Studio.


Setelah hampir setengah Jam, Nyaring pekikan Distorsi pun tak lagi terdengar setelah Boy mengakhiri lagu dengan suara lengkingan Khasnya.


Seketika Telinga Siti seolah berada di Kuburan keramat yang sepi dan sunyi ketika raung distorsi itu berhenti memekak telinga.


"Haish, Bang Boy memang ganteng ! Enggak heran kalo banyak Cewe yang suka sama Dia..Bakal repot nih kalo punya Laki ganteng kayak Dia.." Sejenak Siti tertegun dan tersenyum tipis saat melihat Boy sedang membersihkan keringatnya setelah beraksi bersama Stand Mic kesayangannya.


Boy yang menyadari tatapan Siti, Lantas bergegas menghampirinya.


"Jangan bengong aja ! Nanti bakal semakin terpesona..Hihihi


"Ehh ? "Siti hanya melengos saat Boy tiba-tiba saja berbisik ditelinganya.


Boy mulai mengeluarkan Vocal terbaiknya membawakan sebuah lagu berjudul " I need you, My love " yang begitu romantis bahkan sepanjang lagu itu kedua mata Boy tak pernah beralih dari wajah Siti.


Dan Siti pun terlihat begitu menikmati suara merdunya Boy yang membawakan satu lagu romantis untuknya.


Namun pada akhirnya suara pukulan tonny pada Symbal Drum mengakhiri syahdunya suasana hati Boy dan Siti.


"Gila, Romantis banget Si Kunyuk..." Andre terkekeh menyadari Boy dan Siti saling curi pandang selama lagu itu bawakan.


"Bukannya waktu dipanggung Si Kunyuk juga kasih lagu terakhir buat Siti...." Tonny lantas menyelak mengingat konser terakhir mereka.


Siti yang mendengar ucapan Tonny mendadak kaget dan mulai mengingat video konser livestreaming yang pernah ditontonnya.

__ADS_1


"Jadi, Orang entu ? Aye ? " Siti mengingat ucapan Boy yang mempersembahkan lagu terakhirnya untuk seseorang.


Boy tersenyum memandang wajah Siti yang terlihat merona namun menggemaskan.


"Kak Ricco gak mau bawain lagu buat aku ?" Sonia menggoda sambil menyodorkan sebotol softdrink untuk Ricco.


Ricco lantas mengambil softdrink yang disodorkan Sonia dan langsung menenggaknya, Namun sama sekali tidak merespon Candaan Sonia.


"Sabar ya cabe-cabean centil ! Si Kulkas butut itu memang menyebalkan...."Andre terkekeh melihat Sonia diacuhkan oleh Ricco.


"Kak Andre tuh yang paling menyebalkan..." Sonia malah bersidekap dada mencibir Andre.


"Hahaha, Mak lampir ngadat.." Tonny ikut tertawa lepas mengejek Sonia.


Boy hanya tersenyum tipis melihat adiknya yang sedang merajuk.


"Aye mao pulang, Bang..."


"Eh, Sebentar yah..." Boy berusaha menahan Siti namun Boy juga teringat pada pesan Kong Mamat.


"Lu anterin Sonia ya ! " Boy menepuk bahu Ricco sambil mendelik sengit menatap horor padanya. Sementara Ricco hanya menganggukan kepala dengan raut wajah malas.


"Hasyik, Aku pulang sama Kak Ricco.."


Sonia mendadak begitu antusias dan ceria.


"Dasar cabe-cabean centil...." ketus andre.


"Biarin aja, Bro ! Mak lampir lagi seneng dapet jackpot Kulkas Butut..Hihihi " Tonny terkekeh mengejek mereka.

__ADS_1


"Jadi tuh Cabe bisa masuk kulkas..? Hahaha


"Haih, Ya udah ! Gua duluan yah, Kasian Siti kalo kelamaan disini, Dia bisa terinfeksi Virus Kalian.." Boy hanya terkekeh lantas mengajak Siti keluar dari Studio.


__ADS_2